Untuk Ananda "Mamut" dan "Eliyati"....
Please japri Nenda.....akan nenda bimbing untuk menjadi langsing dan sehat.
Boleh nenda tahu dimana domisili "Mamut" dan "Eliyati?"......
Best regards,
"Nenda"...continuously give, continuously gain.....
Enny Hasan Koehler
Tel: 021-98850643 ...... HP : 0811854082 & 0818 0805 4656
email: [email protected]
http://ennys-studies.com
http://www.bisnis5milyar.com/?id=edelweiss
http://www.asiakita.com/edelweiss
http://ennyhasankoehler.blogspot.com
http://healthyslimhappy.multiply.com
http://klubpulsa.com/?id=ennyhasankoehler
http://www.usahaweb.com/idevaffiliate.php?id=22176
________________________________
Date: Fri, 24 Jul 2009 11:29:15
To: <Ayahbunda-Online@ yahoogroups. com>
Subject: Re: [Ayahbunda-Online] Re: [H W] [Balas] Gemuk is Beautiful
haduh nendaaa
saya banget niiii...-->blm langsing dah hamil lg
hihihih
sekarang menyusui tambah gemuk..
mamut
cinta bgt ma nasi, heran
--- On Tue, 7/21/09, Enny Hasan Koehler <ennyhasankoehler@ yahoo.com> wrote:
From: Enny Hasan Koehler <ennyhasankoehler@ yahoo.com>
Subject: [Ayahbunda-Online] Re: [H W] [Balas] Gemuk is Beautiful
To: hanyawanita@ yahoogroups. com
Cc: ibubeke...@yahoogro ups.com, ayahbunda-online@ yahoogroups. com,
femaleradio@ yahoogroups. com, mumsandkidsclub@ yahoogroups. com
Date: Tuesday, July 21, 2009, 12:07 AM
Dear ananda semua...
Tidak ada yang mengatakan "gemuk itu tidak cantik", kalau ananda menilai
seseorang bukan dari penampilan dirinya (appearance) tetapi dari hatinya. Yang
harus dihindari adalah kegemukan , overweight atau "obesitas".. ..
Dengan kegemukan( Obesitas) yang terjadi pada kita:al
1. sulit membeli pakaian/baju yang pas...kecuali ukuran double double
large...dan tidak banyak pakaian yang berukuran double double large dengan
model yang kita inginkan.
2. overweight (kadar lemak dalam tubuh 25,1 s/d 27%) kemungkinan/ rentan
terhadap : lelah, masalah pencernaan, sirkulasi darah
3. Obesitas tingkat 1 (kadar lemak dalam tubuh 27,1 s/d 30% ) rentan thd:
diabetes, hipertensi, jantung, sendi lutut, pembekuan darah, stroke, sakit
tulang belakang
4. Obesitas tingkat 2 (kadar lemak dalam tubuh 30,1 s/d 35%) rentan thd:
diabetes, kanker, angina, serangan jantung, radang pembuluh darah, jantung
koroner, stroke
5. Obesitas tingkat 3 (kadar lemak dalam tubuh diatas 35%) rentan thd: resiko
tinggi dari diabetes, kanker, serangan jantung...
6. dengan overweight/obesitas gerak kita kurang energetik (nampaknya), agak
lamban...
7. jangan di interpretasikan "langsing dan sehat" kembali selangsing sebelum
menikah...bukan itu. pasti ada tambahan berat badan, jadi tetaplah berpegang
pada pengukuran berat badan ideal:
- usia dibawah 30: tinggi dikurangi 110
- usia diatas 30: tinggi dikurangi 100
jadi dari usiapun kita sudah ada peluang untuk "agak berisi" dibandingkan
dengan sebelum berusia tsb....atau sebelum melahirkan dan menyusui. Biasanya
para ibu muda, setelah anak pertama berusia 1 tahun, masih gemuk rasanya masih
"okay" dengan dalih...."kan baru melahirkan dan masih menyusui" ...anak usia 2-
3 tahun, berkurang hanya sediki dibandingkan dengan tahun lalu, tapi kemudian
hamil lagi....berat yang dulu belum tuntas,...yach happy hamil lagi, happy
tambah permata hati yang pasti lucu lagi....berat bertambah pula....demikian
seterusnya.
Sedangkan diet bagi yang menyusui pun dapat dilakukan, tidak akan mengurangi
nutrisi untuk sangpermata hati, bahkan dia pun akan sehat, asipun bertambah
banyak.
Nah, ananda semua, mari kita langsing dan sehat....tentunya dengan personality/
kepribadian yang prima...
Best regards,
"Nenda"...continuou sly give, continuously gain.....
Enny Hasan Koehler
Tel: 021-98850643 ...... HP : 0811854082 & 0818 0805 4656
email: ennyhasankoehler@ yahoo.com
http://ennys- studies.com
http://www.bisnis5m ilyar.com/ ?id=edelweiss
http://www.asiakita .com/edelweiss
http://ennyhasankoe hler.blogspot. com
http://healthyslimh appy.multiply. com
http://klubpulsa. com/?id=ennyhasa nkoehler
http://www.usahaweb .com/idevaffilia te.php?id= 22176
From: Romauli Sihite <uli_sih...@yahoo. com>
To: hanyawanita@ yahoogroups. com
Sent: Tuesday, July 21, 2009 10:06:03 AM
Subject: [H W] [Balas] Gemuk is Beautiful
ehehehe..mau komen..
kalo gemuk itu kan tampakan dari luar..outsite beauty..
so selain gemuk cenderung tidak sehat..so gemuk itu jadi gak cantik..
trus kalo mikirnya biarpun gemuk tapi baik hati..daripada kurus..putih tapi
hatinya jelek dan pemarah..itu sih mau nyenang2in diri sendiri..
Intinya kalo mau outsite dan insite beautynya terpancar...
dua2nya harus diperbaiki.. .toh gemuk itu identik dengan kejelekan banyak loh..
gemuk identik dengan malas bergerak, banyak makan, makan gak terkendali, malas
olah raga, emosi gak stabil dll...
well..gemuk is not beautiful anymore..
Salam langsing sehat (BB idela lah maksudnya..bukan yg kelas model)
--- On Sat, 7/18/09, Nita Sitorus <nitasitorus@ yahoo.com> wrote:
From: Nita Sitorus <nitasitorus@ yahoo.com>
Subject: [H W] Gemuk is Beautiful
To: femina-friends@ yahoogroups. com, hanyawanita@ yahoogroups. com
Date: Saturday, July 18, 2009, 9:16 PM
Dear Friends,
Tulisan di bawah ini adalah curahan hati dari saya pribadi yang saya ambil dari
weblog saya http://www.catatann ita.com untuk di share kepada teman-teman di
milis ini. Semoga dapat menghibur.
Gemuk is Beautiful
Saya tahu, tidak semua orang setuju dengan judul di atas. Saya pun awalnya juga
tidak setuju. Cantik darimananya coba?
Dulu,saya sering merasa tidak nyaman ketika berpapasan dengan orang gemuk,
entah itu perempuan atau laki-laki. Saya seperti orang parno, takut sekali jadi
gemuk. Jadi, waktu masih sekolah dulu, saya mati-matian jaga berat badan saya
untuk selalu ada di posisi ideal.
Kini, setelah saya melahirkan tiga kali di tambah usia yang udah kepala tiga,
rasanya untuk kembali langsing adalah hal yang mustahil buat saya. Hahaha….
Bukan apa-apa, rasanya segala cara untuk mendapatkan bentuk badan dan berat
badan yang seperti waktu masih kuliah dulu, seperti tidak menghasilkan.
Nol. Zero. Jalan di tempat. Saya tidak mengerti, apa yang salah dengan saya?
Apa saya yang kurang disiplin? Atau kurang komitmen? Memang sih, banyak yang
bilang, untuk menjadi langsing kembali, harus komit dulu dengan diri sendiri.
Saya sempat tidak menyukai diri sendiri. Saya seringkali merasa kurang pede
dengan bentuk tubuh seperti sekarang. Mencari baju yang cantik dan lucu yang
sesuai dengan ukuran saya jelas bukan pekerjaan yang mudah. Kalau pun ada, saya
yakin sekali harganya pasti mahal. Karena udah pasti mereknya dari luar punya
dan ukurannya memang untuk badan orang bule.
Lama-lama, saya jadi putus asa. Desperate. Pelarian saya akhirnya ke makanan
juga. Yang ada, saya malah semakin membesar. Hahaha….
Butuh waktu yang cukup lama buat saya, ketika akhirnya saya menyadari bahwa
untuk menjadi cantik itu tidak harus berbadan langsing. Adik saya yang habis
melahirkan sembilan bulan yang lalu, juga akhirnya berbadan besar sekarang,
yang awalnya juga langsing. Tapi, dia nyaman-nyaman aja tuh dengan bentuk
tubuhnya yang sekarang. Malah dia rajin berkegiatan menyelam. Setahu saya, olah
raga berenang juga bikin badan jadi lebih berotot kan? Tapi, itulah yang
terjadi pada adik saya. Dia enjoy sekali dengan kegiatannya dan sama sekali
tidak bersusah hati karena berat badannya yang belum kembali seperti semula.
Akhirnya, saya mendapati bahwa saya pun bisa seperti adik saya. Mungkin
kegiatannya bukan menyelam. Tapi paling tidak, saya punya kegiatan yang saya
cintai. Itu akan mengalihkan perhatian saya dari rasa tidak nyaman akan bentuk
tubuh saya. Saya pun mengubah mind set saya. Saya katakan pada diri saya
sendiri, saya bukannya tidak pernah langsing lho…. Saya juga belajar untuk
selalu berpikir positif. Lagipula, tidak ada satu orang pun yang berhak
menghakimi saya karena saya gemuk. Rasanya tidak adil kalau saya terus menerus
menyalahkan ‘pasca melahirkan’ yang menyebabkan saya jadi gemuk begini. Bahkan
suami dan anak-anak saya tetap mencintai saya dan rasa cinta mereka tidak
pernah berubah hanya karena saya gemuk. Dan ternyata, masih banyak tuh wanita
yang jauh lebih gemuk dari saya, tapi mereka tetap merasa pede dan terlihat
cantik. Hidup ini terlalu indah untuk di repotin masalah tubuh gemuk atau
langsing. Masih banyak hal positif dan berguna untuk
saya lakukan tanpa harus menjadi langsing. Iya kan?
Entah karena akhirnya saya mulai menerima diri sendiri, saya juga akhirnya
menemukan butik di salah satu mal paling rame di kota saya yang khusus menjual
baju-baju cantik untuk wanita bertubuh extra seperti saya! Dan harganya…. Murah
meriah!! Hahaha…..
Kini, saya tidak peduli dengan komentar orang yang mengatakan saya gemuk lah,
berat lah, karung beras lah, atau apa saja yang bisa membuat kuping panas.
Semua saya hadapi dengan senyum. Yah, anjing menggonggong kafilah berlalu kan?
Karena ketika saya menunjukkan sikap yang baik, orang akan melihat saya dengan
hati bukan lagi dari bentuk tubuh saya. Yah, cantik yang sebenarnya adalah dari
hati kan? Percuma dong, wajahnya cantik tubuhnya langsing kulitnya putih tapi
hatinya penuh amarah, dendam dan niat jahat! Saya rasa, sifat jelek pun bisa
terbaca dari wajah kita! Hehehe….
Jadi, gemuk (juga) artinya cantik kan?
rgds,
-nita-
http://www.catatann ita.com