Dear All,
Saya menulis ini sebagai informasi saja,supaya para pembaca milis tidak ada
yang mengalami hal ini.
Terutama para moms yang sangat senang pastinya jika diberitahukan dapat diskon
belanja ataupun hadiah.
Ceritanya begini, dalam seminggu ini saya dan 2 teman saya (bisa pas banget
alami kejadian yang mirip) mengalami hal2 yang aneh,yang paling menyakitkan
yang saya alami karena saya sampe kena caci makian. Teman saya yang pertama
ditelpon oleh seseorang yang mengaku dari pihak visa/mastercard yang menayakan
tentang no telpon kantor suaminya. Teman saya ini bilang saya tidak tahu karena
klo berkomunikasi ke suaminya selalu via hp,tidak pernah ke telpon kantor.
Teman saya bilang klo emang dari pihak visa/mastercard pasti kan udah ada data
no hp suami saya,buat apa telpon kantornya yang memang dia tidak tahu. Orang
yang telpon kesal dan bilang gimana seh suami sendiri ga tau no telpon
kantornya? Dan dia langsung menutup telponnya…(orang yang aneh,pikir teman saya
ini).
Teman saya yang kedua,ditelpon (mungkin dari pihak yang sama juga)
memberitahukan bahwa dia mendapat 3 voucher Free,yang terdiri dari 2 Voucher
menginap gratis hotel di Bali (bintang 4) silakan memilih boleh hotel
manapun,dan 1 vouchernya lagi tiket pesawat gratis (bole penerbangan manapun
kecuali Air Asia karena Air Asia punya program sendiri dengan HSBC) gitu kata
si penelpon..Teman saya yang ini emang orangnya seneng banget dibilang Voucher
Free,emang orangnya juga senang traveling..
Dia tidak curiga,sehingga menanggapinya. Nah untuk Voucher ini dikirim kami
harus ada bukti kepada system kalo ibu memang pemegang visa/mastercard. So ibu
tolong sebutkan aja 16 digit kartu kredit ibu terserah aja dari bank manapun
boleh (yang penting ada logo visa/Mastercard).ini Cuma validasi doang kok kan
ga digesek,jadi ibu ga perlu khawatir akan kena tagihan..Teman saya pun ok dan
memberikan 16 digit salah satu kartu kreditnya…ampun2 d…tapi memang Tuhan baik
banget,dia melindungi teman saya banget..16digit kartu kredit yang dia sebut
adalah kartu kredit tambahan dari kakaknya.yang kebetulan kakaknya memang lagi
banyak pemakaian,so limitnya sepertinya ga cukup buat dipake org tersebut
deh..kakaknya ditelpon pihak bank katanya bahwa kartunya sudah batas limit,jadi
jangan digunakan dlu sampe ada payment.kakaknya tanya2 ama pihak bank tersebut
memang ada apa?pihak bank bercerita klo kartu tambahan beliau sudah dicoba
transaksi yang cukup besar
berkali-kali tapi gagal karena limit ga cukup dan dengan bantuan pihak bank
kakaknya memblokir kartu kredit tersebut..jadi selamet d dari penipuan tersebut.
Dan saya mengalaminya kemarin siang. Kemarin malam kami emang ada janjian
ketemu dan cerita2 dan kaget aja dengan yang kami bertiga alami,mirip..
Oiya saya certain dlu ya kejadian saya..Jam 1 siang saya ditelpon, penelpon
mengaku dari PT. Paradise dia ingin mengkonfirmasi apakah saya telah menerima
kartu diskon dan 3 buah voucher?yang mereka kirimkan? Saya jelas aja bingung,ga
ngerti banget dengan apa yang dibicarakan.trus dia menjelaskan dari pihak
visa/mastercard tapi bukan dari pihak bank,kami berdiri sendiri.dia menjelaskan
klo kartu diskon itu berlaku membership 5 tahun,diskon yang didapat itu antara
20 %- 65 % belanja apapun,di manapun dan kartu ini bisa dipindahtangankan
karena tidak ada nama yang tercetak karena berfungsi sebagai kartu diskon yang
hanya ditunjukan saja pada saat belanja. Saya seh udah curiga dari
awal,langsung saya tanya iurannya pertahun berapa?dia bilang kita free ga ada
iuran tahunan karena bukan sepeti kartu kredit(dalam hati saya ah boong bgt
neh) tapi saya dengerin aja dlu penjelasan dia dan 3 free voucher yang didapat
sama persis detailnya dengan yang teman saya
kedua alami..(tapi kan saya blom tau cerita temn saya yang kedua) trus dia
tanya apakah ibu sudah mengerti?saya jawab iya udah,ok kami akan segera
mengirimkan kartu dan voucher ibu,besok ibu bisa menerimanya (dalam hati tadi
pas awal telpon dia bilang ud ngirim,pengen konfirmasi aku dah trma apa belum)
saya iya2 aja.trus dia bilang ok ini dikonfirm atas nama ibu ya,maka ibu hanya
perlu membayar Rp. 1.999.900,- yang bisa ibu bayarkan melalui salah satu kartu
kredit ibu,berlaku diskonnya 5 tahun dan ibu bisa sebutkan saja no kartu
kreditnya,pihak kami akan mendebetnya.saya langsung ngomong lah tadi bilangnya
gratis,dia ngotot iya gratis kok ini Cuma buat admin ibu saja kan murah 5 tahun
diskon apapun up to 65 %,ibu mikir aja coba kalo dihitung2 kan untung(dia
berdebat gtu,galak bgt) saya kesal langsung saya teriak TIDAK.. TIDAK MAU..KAMU
GA NGERTI SAYA BILANG TIDAK.. Dan saya sungguh kaget,dia menjawab saya ANJING
LU BANGSAT…(maaf kasar,ya ini
sebenarnya yang saya alami dan sampai hari ini saya menulis ini saya masih
kesal banget) Maaf panjang banget,tapi ada kesimpulan dari kami bertiga yaitu :
1. Mereka memang hanya menghubungi ke telpon rumah (agar identitas no
mereka tidak diketahui )makanya kepada teman saya pertama pihaknya ngotot
banget minta no telpon kantor.klo telpon ke hp kan bisa terlihat no mereka.
Kebetulan di rumah saya telpon rumahnya terhubung caller ID sehingga saya bisa
tahu no mereka..( 021-7278 9541)
2. Mereka sangat meyakinkan dalam menjelaskan sampe teman saya yang kedua
saja ga curiga (3 voucher yang disebutkan sama persis dengan yang saya juga
dijelaskan)
3. Dengan 16 digit no kartu kredit mereka pasti gunakan untuk hal2 yang
tidak-tidak..yang telpon saya mungkin stress ga dapat orang yang ketipu dan
saya teriak tidak ..tidak smpe dia mencaci maki saya..
Kemarin malam kami bertemu,kami cerita apa yang kami alami,dan kami kaget wah
kok mirip banget kejadiannya dan kami sangat yakin ini pihak yang sama..untung
Tuhan masih melindungi kami sehingga kami tidak tertipu satu sen pun...
Demikian dari saya,semoga dengan sharing saya ini teman2 semua tidak akan
menjadi korban mereka..Amin..
Salam,
Fanny
Apakah wajar artis ikut Pemilu? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers.
http://id.answers.yahoo.com