Bundanya Sultan, Ini adalah pandangan saya semata yang termasuk praktis dan realistis. Begini dalam pemikiran saya mahar adalah hadiah yang diberikan dari suami kepada istri ketika menikah. diharapkan mahar tersebut memberikan manfaat bagi penerimanya. Makanya Rasul mensunatkan untuk memberikan apa saja yang bermanfaat termasuk unta, bukan hanya perhiasan, bahkan puisi atau lagu kalau itu memberikan manfaat dikemudian hari ya... dipersilahkan. Menurut hemat saya kalau memang ternyata perhiasan tersebut sangat dibutuhkan dan dapat memberikan manfaat kepada penerimanya, InsyaAllah perhiasan tersebut diganti Allah dengan rizki yang lebih besar manfaatnya bagi keluarga. Selama suami mengetahui rencana tersebut dan memang untuk kemaslahatan keluarga, InsyaAllah suaminya Mbak Diana juga ikhlas ya.... Cinta kan tidak harus disimbolkan dengan suatu benda, mungkin bisa dengan sikap dan perilaku yang mungkin lebih mulia dibanding sebentuk perhiasan buatan manusia yang bisa diganti kemudian hari. Yang penting komunikasi Mbak Diana dengan suami berjalan dengan baik. Semoga Mabk Diana dan suami selalu dalam perlindungan Allah SWT, amiin.... Salam maniez, -bundanya Razka-
Widya D. Setyawati [email protected] [email protected] ph.: 021-31931935 http://oui-day.blogspot.com http://masrazka.multiply.com YM: widya.setyawati
