/<http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2009/09/15/08353247/Taktik.Menghindarkan.Pencurian.Saat.Rumah.Ditinggal.Mudik>
  Selasa, 15 September 2009 | 08:35 WIB

*JAKARTA, KOMPAS.com* — Tradisi mudik bagi sebagian masyarakat di kota-kota
besar selama Idul Fitri sering dimanfaatkan kawanan pencuri untuk menguras
harta benda mereka. Garong-garong itu biasa mengincar tempat tinggal kosong
yang ditinggal mudik pemiliknya.

Nah, agar mudik Anda tenang, ada beberapa tips untuk mengecoh atau
menghindari calon pencuri yang akan beraksi di rumah, kamar kontrakan,
wisma, mes, atau tempat kos Anda. Berikut tips dari Humas Polda Metro Jaya
dalam situs resmi Polda Metro:

   -

   Pertama, Anda bisa menaruh sandal atau sepatu di depan kamar atau halaman
   rumah seolah-olah ada penguni di dalamnya.
   -

   Kedua, hidupkanlah radio dan nyalakan lampu di dalam rumah atau kamar.
   Itu dapat membuat ragu calon pencuri.
   -

   Ketiga, apabila dana mencukupi, Anda dapat memasang CCTV atau lensa
   pemantau sehingga dapat memutar ulang rekaman suasana rumah selama ditinggal
   mudik. Jika tidak memiliki dana, Anda bisa memanfaatkan lensa pemantau yang
   sudah rusak dengan tujuan sekedar membuat ragu calon pencuri.
   -

   Keempat, Anda dapat meminta bantuan tetangga dekat atau rekan yang tidak
   mudik untuk menghidupkan dan mematikan lampu di halaman dan di dalam rumah
   setiap hari. Cara ini jauh lebih baik ketimbang menghidupkan lampu secara
   nonstop selama mudik. Calon pencuri biasanya melakukan pemantauan pada siang
   hari. Bila melihat ada rumah dengan lampu menyala, berarti rumah tersebut
   tidak ada penghuninya.
   - Kelima, Anda dapat menitipkan rumah atau kamar kepada saudara dekat,
   rekan, atau tetangga dekat yang tidak mudik. Namun, jangan lupa memberikan
   balas jasa seusai mudik.
   - Keenam, pastikan tidak ada barang berharga yang ditinggalkan di rumah
   ketika mudik. Kalaupun ada, pastikan disimpan ditempat tertentu yang aman
   atau dapat dititipkan orang terdekat.
   - Ketujuh, pastikan jendela, pintu rumah, dan pintu pagar dalam keadaan
   terkunci baik. Bila ada kunci yang rusak atau tidak berfungsi optimal, lebih
   baik diperbaiki atau diganti.
   - Kedelapan, mintalah kepada agen koran untuk tidak mengirimkan koran
   selama mudik. Untuk surat-surat tagihan, Anda dapat meminta kepada
   masing-masing perusahaan untuk mengalihkan ke kantor Anda.
   - Kesembilan, bila Anda memiliki kebiasaan menaruh kunci cadangan di
   bawah karpet atau pot tanaman, pastikan kunci tersebut sudah diambil sebelum
   mudik.
   - Terakhir, berdoalah kepada Tuhan. Titipkanlah seluruh harta benda yang
   merupakan rezeki dari-Nya.

Silakan mencoba.... Semoga Anda dapat mudik dengan tenang.


-- 
Aldo Desatura ® & ©
================
Kesadaran adalah matahari, Kesabaran adalah bumi
Keberanian menjadi cakrawala dan Perjuangan Adalah pelaksanaan kata kata

Kirim email ke