Wah caranya Mamut canggih lho... Kalau saya, karena memang harga buku cerita anak yang bagus itu mahal, jadi terpaksa harus ekstra hunting, namanya juga usaha ya.... Alhamdulillah bisa dapat jejaring penjual buku cerita anak dengan harga miring, punya teman publisher sehingga suka dapat gratisan, kalau lagi apes, lumayan bisa dapat terbitan lama yang dijual dengan harga sangat murah di stasiun. Seperti Mamut saya juga gak banget-banget hobby baca kecuali baca novel dan majalah. Tapi pengen banget punya anak yang gemar membaca, karena seperti orang tua saya yang meyakini bahwa buku adalah jendela dunia, maka saya juga ingin menularkan keyakinan ini. Dibaca atau tidak, tapi buku-buku tersedia. Jadi ingat dulu waktu kecil ayah saya sampai berlangganan buku-buku seri penemu gra****a berikut novel anak seperti lima sekawan dan sapta siaga --padahal penghasilan seorang pegawai negeri kan terbatas ya.... -- Meski ketertarikan Razka terhadap buku baru beberapa bulan terakhir, tapi saya berharap hal ini tidak terlambat ya..... itu pun baru buku-buku yang ada gambar kereta apinya. Di dengar atau tidak saya tetap membacakannya meski akhirnya saya kelelahan dan tertidur sendiri. Heheheh siapa yang diceritain, siapa yang tidur?
PS: kalau baca novel kok gak pernah ngantuk ya... Salam maniez, -bundanya Razka- Widya D. Setyawati [email protected] [email protected] ph.: 021-31931935 http://oui-day.blogspot.com http://masrazka.multiply.com YM: widya.setyawati
