Mom, Lokasinya dimana? Bagas (1,5 th) dah terdeteksi 80% alergi (hiks, karena turunan mama n ayahnya) dari umur 2 bulan, dimulai dari alergi susu. Kita konsul ke Dr Nonoeng Rahayu (kakek2 niy) di Jl. Mendawai III, Barito. Cukup informatif dan baik, sepanjang kita nurutin pantangan2 (kadang2 aku langgar juga siy, hehe), sekarang Bagas dah lebih tahan terhadap beberapa faktor pencetusnya. Terapinya untuk Bagas, minum obat 2 kali sehari (anti alergi n pengencer dahak karena dulu Bagas rentan di pernafasan), dan pelan2 dosisnya akan dikurangi kalo emang kondisinya dah membaik. Prakteknya Senin Rabu Jumat mulai jam 5 sampai....he he, bisa dapet giliran jam 12. Telp dulu buat perjanjian ke 7244970. Btw, debu bisa dari AC lo, atau lingkungan sekitar rumah yang emang terpolusi.HTH ya mom
Atiek --- In [email protected], "mama_aesha" <indra_tja...@...> wrote: > > Dear Moms, > > mau tanya dunk, anakku sudah 1 bulan lebih batuk gak sembuh2. Awalnya > disertai pilek. Tapi setelah diberi obat dokter, pileknya sembuh tapi > batuknya tidak. Suhu tubuh normal, tdk panas. Dua minggu kmd msh blm sembuh > sy ke dokter lagi dan disuruh nebulizer tiap hr selama 3 hari. Sudah > dilakukan tapi tdk ada perubahan. Tetap batuk. Akhirnya dokter menyuruh utk > rawat inap. > Oh iya, anak saya diduga alergi. Saat di RS diberi obat2an (bukan > antibiotik), infus, nebulizer 4 kali sehari. Besok paginya membaik. Dokter > berkesimpulan anak saya alergi debu. > Akhirnya rumah dibersihkan. Tidak lg menggunakan tirai, karpet, taplak. > Untungnya tempat tidur berbahan latex. Tapi begitu anak saya pulang ke rumah > jam 8 malam, besok paginya pas shubuh sudah batuk lagi. > Saya sudah putus asa. > Apakah yg harus saya lakukan? Cari dsa lain atau ke klinik alergi? Kalau ke > klinik alergi? Tapi saya merasa rumah sudah super bersih. Dan anak saya pun > sudah tidak lagi punya boneka krn harus dijauhkan dr boneka berbulu. > Mohon sarannya kalau ada yg pernah punya pengalaman sama. > > Regards, > Mama Aesha yg bingung. >
