Dear ananda semua...

Ini nenda kutip dan forward jawaban atau ulasan dari nenda kepada seseorang 
anggota milis yang mengirim email minta "advis"  nenda..
Sengaja nenda hapus nama2nya, supaya tidak menjurus ke gosip atau 
fitnah...namun curhat serupa banyak sekali nenda terima, terkadang belum ada 
waktu untuk nenda balas...

untuk ananda yang kebetulan memerlukan ulasan/tanggapan atas masalah yang 
mereka hadapi yang notabene "hampir" atau memang serupa, yaitu masih mencintai 
mantan kekasih walaupun kini mereka sudah menikah dan mempunyai putra/putri.

namun demikian, nenda selalu berada ditengah ananda semua.sesuai dengan 
moto/maskot kehidupan nenda tertera dibawah ini: continuously give - 
continuously gain.....nenda akan berusaha terus menerus berbagi yang berarti 
pada gilirannya nanti nendapun akan terus menerus menerima...(minimum kasih 
sayang atau love from all of you)....

teriring salam dan doa nenda....

 
                              
                 




Dear ananda --------,

Nenda terdiam beberapa saat setelah selesai membaca email -----.
Menarik nafas dalam2...pertama ikut merasakan kegalauan hatimu...yang masih 
anxious, penasaran, mengapa cinta ini masih ada didalam dada, di relung hati 
yang paling dalam...

kemudian setelah nenda merenung sejenak, nenda memberikan ulasan ini yang 
datang dari ketulusan hati nenda.  ada pertanyaan dalam hati ini...akan 
kemanakah ananda  berlayar? kemana tujuannya? dipelabuhan mana hati ini akan 
berlabuh untuk berbahagia?

setiap manusia mempunyai hak untuk mencintai dan dicintai...tapi hak tersebut 
"batal karena hukum" norma kehidupan.  coba ananda berfikir sejenak, apa yang 
anda akan lakukan, kalau anda tahu papa anak anda ini sekarang menjadi suami 
karena dulu anda diambil sebagai istri karena "pelarian"  dendam terhadap 
sesuatu yang tidak dapat diraihnya,lalu asal "grabbing" dan menikahi anda?
kalau anda duduk dikursi suamimu, anda memakai sepatu suamimu, sanggupkah anda 
menanggung sedih seumur hidup karena dia menikahi anda bukan karena cinta? 
bukan karena membutuhkan ananda ?

pertimbangan nenda yang kedua adalah: sanggupkah anda kehilangan bening mata 
anakmu? sanggupkah anda membayangkan permata hatimu itu bangun tidur mencari 
mamanya, sedangkan mamanya tidak ada didekatnya? Intan kecil itu akan selalu 
membutuhkan mamanya, bisakah ananda abaikan hal ini?    Bukankan dia dulu ada 
dan lahir sebagai ungkapan kasih sayang papa mamanya...?

mengapa nenda katakan hal tersebut diatas? karena kalau suatu saat (cepat atau 
lambat) suami akan merasakan adanya benang merah cinta antara istrinya dengan 
pria lain (walaupun pria itu bukan mantankekasih anda)...dengan mudah dia akan 
menceraikan anda...
sekarang kalau nenda baca email anda belum terungkap adanya hubungan fisik / 
badaniah antara anda dan mantan kekasih ("hanya" sms dan facebook), ketahuilah 
ananda sayang, ananda  sekarang sedang berselingkuh....walaupun hanya dalam 
angan2....dan ini adalah suatu dosa.kasihan anak kita mempunyai ibu yang 
seperti ini.

berapa tinggi nilai cinta anda kepada mantan kekasih itu dibandingkan dengan 
nilai tinggi keberadaan permata hati, anak  bersamamu?
sedemikian murahkah? Nenda tidak akan pernah meninggalkan anak2 nenda untuk 
pria se ganteng apapun, dengan mata seindah mata Mel Gibson maupun selembut 
pandangan Kevin COstner....Mata bening anak2 nenda jauh lebih 
berharga...bagaimana mata bening mereka ketika menunjukkan achievement dalam 
raport sekolah yang penuh dengan huruf A...bagaimana mata bening itu menitikkan 
air mata kala nenda harus keluar kota untuk bertugas/kerja/dinas.....

Ananda yang nenda kasihi....Tuhan memberikan cinta dalam hati kita...kita 
menjaganya, merawatnya, mensyukurinya...namun Tuhanpun akan dengan mudah 
mencabut cinta itu apabila tidak diberikan kepada orang yang benar, kepada 
orang yang patut menerima cintamu. 
Bersyukurlan ananda memiliki perasaan cinta yang dalam kepada mantan 
kekasihmu...biarkan dia bersarang jauh dilubuk hati yang dalam, yang tidak akan 
pernah terungkapkan secara fisik..biarlah dia disitu dengan kenangan 
indah...(baca: TETAP TIDAK BOLEH DIPELIHARA TETAPI MERUSAK JALAN KEHIDUPANMU 
BERSAMA KELUARGA).

Please,ananda  tanyakan dalam hati sekali lagi...kemana aku berlayar? mana 
pelabuhan tempat aku berlabuh? kalau pelabuhan itu didiri mantan kekasihmu yang 
telah menikah dan memiliki 2 anak (pasti dia sayang sekali kepada anak2 nya, 
Nenda yakin!!!)...apakah dia akan meninggalkan istri dan anak2nya untuk ananda? 
Wanita yang dulu meninggalkan dia karena dekat dengan suamimu sekarang ini?
Bisakah dia? inikah yang ananda inginkan, dua keluarga tidak menjadi harmonis 
hanya karena ke-egoisan hati ananda untuk "ingin menikmati kasih sayang yang 
dulu....walaupun hanya melalui sms dan facebook?"

ada tiga anak yang tidak bersalah, semuanya memerlukan kasih sayang ayah dan 
ibunya masing2....jangan mereka menjadi victim dalam hidup ini cuma karena ayah 
dan ibu mereka masing2 asyik dalam kehidupan romantisme dialam maya 
(sms/facebook) melalui internet.

sekali lagi kita bertanya dalam hati ...pelabuhan mana yang dapat membahagiakan 
dirimu?  kalau jawabnya beda dengan yang nenda sebutkan diatas, ananda sanggup 
berpisah dengan permata hati, lalu apakah dia bersedia menjadi pelabuhan tempat 
anda berlabuh? diapun akan berat meninggalkan anak2 kesayangannya itu....

lalu, lagi2 kita bertanya dalam hati ini...kalau yang pertama tidak, lalu yang 
kedua bukan....apa yang ananda rasakan dalam hidup ini? dimana kebahagiaan ?

kalau ananda bertanya, nenda where is my happiness? disuamiku atau apakah di 
mantan itu? nenda akan menjawab kebahagiaan ada dalam dirimu....kebahagiaan 
bagi nenda adalah membuat orang sekeliling nenda berbahagia. 

kesimpulan nenda: 

        * ananda tidak usah berusaha melupakan kenangan bersama mantan kekasih, 
semakin dilupakan semakin teringat, karena "devil" ikut campur....

        * nanda tidak perlu membunuh rasa cinta itu..biarkan dia berada/dikubur 
dalam2 

        * namun ananda  harus kuat menahan emosi, untuk TIDAK MEMBIARKAN CINTA 
ITU BERSEMI KEMBALI
        * ananda harus mencari kebahagiaan dalam dekapan suamimu..... dalam 
elusan tangannya, dalam keceriaan tawa putra/i kesayangan 

        * kebahagiaan yang dulu pernah dirasakan bersama mantan, biarkan ada 
didalam hati yang paling dalam, jangan disiram dengan pertemuan  
fisik...walaupun itu hanya seulas senyum manismu...JANGAN
        * BIARKAN DISANA, TAPI JANGAN DISIRAM DAN DIBIARKAN BERSEMI...
        * hak kita untuk mencintai dan dicintai, tapi norma kehidupan adalah 
hukum lebih tinggi berkuasa dalam hidup ini
        * ananda  masih muda, masa depan masih panjang dan hendaknya diisi 
dengan hari2 yang penuh kebahagiaan...
        * bagaimana mengisi hari2 dengan penuh kebahagiaan? nenda selalu 
menjawab: bahagiakanlah orang yang ada disekiling anda...siang dan malam.  
nenda yakin ananda akan menemukan kebahagiaan itu
        * kegalauan hati ananda dimengerti sepenuhnya oleh nenda, namun 
pengertian dari nenda ini jangan diartikan nenda memberi dukungan kearah itu
        * hanya Allah yang tahu masa depan manusia, tetapi kita patut 
berusaha....
        * ada ungkapan lama:  apa yang kau cari palupi?
Ananda , nenda akan bersama ananda dari jauh....doa nenda mengiringi setiap 
langkah ananda...semoga kebahagiaan yang ananda dambakan dapat diperoleh dari 
orang2 sekelilingmu, yang mengasihimu dan membutuhkanmu:suami dan anak permata 
hatimu.
Amin, Ya Rabb alamiiin...

(setelah membaca email ini, coba anda lakukan hal2 ini:
1. kalau dikantor, ambil photo anak/permata hatimu....pandang mata beningnya 
dalam2....bicaralah kepada kedua mata itu bahwa ananda mencintainya...
2. kalau dirumah, dekati anakmu yang sedang tidur lelap....pegang tangan 
kecilnya, ucap ubun2 kepalanya, kecup keningnya....

1 atau 2 anda laksanakan, setelah itu bersyukur ......... 
'subhanallah...terimakasih Allah, atas karuniaMU''
maafkan diriku yang telah berselingkuh dalam angan2 ini...
Ya ALlah, ampuni dosaku, bimbinglah daku untuk dapat merasakan cinta suami dan 
anakku....amiiin...

3. stop facebook anda, delete dari daftar pertemanan di facebook...
tunjukkan kebesaran hati ananda, bahwa anda tidak akan luluh lantak, jiwa anda 
tidak rapuh dan tetap kuat serta tidak mau menjadi korban romantisme dialam 
maya yang tidak tentu arahnya kemana.....

Nenda is always here for you....

 
                              
                 


             Best regards, 

"Nenda"...continuously give, continuously gain..... 
Enny Hasan Koehler  
Tel: 021-98850643 ...... HP : 0811854082  &  0818 0805 4656 
email: [email protected]
http://ennys-studies.com
http://www.bisnis5milyar.com/?id=edelweiss







________________________________



Dear Nenda,
Saya 32 tahun dan  telah menikah selama 5 tahun lebih dengan suami saya, 
masalahnya sampai sekarang saya belum bisa melupakan Mr.X (mantan). 
Saya dulu berhubungan dengan Mr. X selama 3 tahun kemudian kami putus karena 
saya dekat Anto (suami saya ini).  Di saat-saat pacaran saya sempat putus 
dengan untuk kembali ke Mr. X, tetapi sayangnya dia sudah dekat dengan wanita 
lain. Sebenarnya kami masih punya perasaan yang dalam, tapi karena Mr. X sudah 
punya pacar lagi jadi dia tidak bisa kembali ke saya dan dia juga tidak bisa 
memutuskan pacarnya itu.
Waktu berjalan sampai akhirnya Mr. X memberi kabar kalau dia akan menikah, saya 
pun kembali dekat dengan...... Saya dan ........pun menyusun rencana untuk 
menikah, yang pada akhirnya saya sadari kalau saya menikah dengannya  hanya 
perasaan pelampiasan saja karena Mr. X juga akan menikah.
Namun sampai detik ini, saya belum bisa benar2 menghilangkan perasaan saya 
dengan Mr. X dan ini mempengaruhi kehidupan rumah tangga saya.  Sekarang saya 
sudah punya anak satu, dan Mr. X mempunyai anak 2. Kami masih sempat 
berhubungan lewat sms atau facebook.
Saya tetap berusaha melupakan Mr. X  tapi saya tidak mampu, rasa itu masih ada 
jauh  di dalam hati. Suami saya tidak tahu akan rasa yang saya simpan ini. 
Hidup saya seperti berpura-pura terus. Saya sayang sekali dengan anak saya, 
tapi kalau Nenda bertanya “Apakah saya mencintai suami saya?” Saya tidak tahu…… 
Please Nenda give me your advise...

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


      

Kirim email ke