Hai bunda Yalling, Selamat ya atas kehamilannya. Hahahaha.... saya termasuk 'sensi' ketika hamil dulu dan juga sering bete. Hampir sama dengan bunda Yalling, sering harus menahan diri bila ketemu keluarga dari suami. Keluarga suami yang tidak welcome dengan kehadiran saya. Tuduhan saya menikah karena harta, banyak menuntut, tidak ingin berbaur dan sebagainya. Pokoknya di masa kehamilan itu saya banyak menitikkan air mata deh.
Ketika Razka lahir.... hmmmm saya akui Razka punya perasaan yang halus "sensi boy" dan gampang bete. Tapi bukan berarti saya menakut2i dan menyamakan kasus bunda Yalling ya... Tapi memang kenyataannya Razka termasuk anak yang moody. Kalau saya dulu menyikapinya dengan cara sepertiini: 1. Jadi jangan berkecil hati, atau memikirkan hal-hal yang justru membuat kondisi bunda semakin down. Emosi ibu hamil memang labil, jadi hal kecil saja bisa berpengaruh besar. 2. Agar suasana hati yang buruk ini tidak berkelanjutan. Ada baiknya bunda Yalling mengalihkan beban tersebut ke hal-hal yang menyenangkan. Tunda saja dulu permasalahan2 yang bikin bete itu. 3. Untuk sementara perkecil kontak dengan keluarga suami, dan jauhi hal-hal yang dapat memicu emosi. Kalau ada yang berulah anggap saja tidak ada apa-apa atau menyingkir. 4. Ceritakan masalah bunda kepada suami dan minta dukungannya. Karena dukungan suami sangat penting dalam hal ini. Bangun hubungan yang sehat dan menyenangkan dengan suami. 5. Banyak berdekatan dengan orang-orang yang dapat memberikan penghiburan. 6. Banyak berdoa bisa memperbaiki suasana hati kita. Lakukan ini semua demi kebaikan bunda dan si jabang bayi. 7. Lakukan hal yang menyenangkan seperti nonton film komedi, mendengarkan lagu-lagu gembira, sering-sering lihat acara lawak, jalan-jalan ke mal, bergaul dengan orang-orang yang menyenangkan hehehe.... Memang gak mudah bun, tapi kalau kita memikirkan bahwa kita perlu membangkitkan aura positif bagi si baby, pasti akan menyenangkan. Pikirkan saja bahwa saat ini hanya ada bunda dan janin yang di perut bunda. Pada dasarnya marah, sedih, kesel, gembira, senang, bete adalah hal yang manusiawi asal tidak berlebihan dan dapat dikontrol dengan baik. Semoga bunda Yalling dapat melalui masa-masa ini dengan baik ya.... Jangan terlalu dipikirkan nanti kalau kita begini anak akan begitu, kita begitu anak akan begini. Nanti malah tambah stress lho.... Semoga membantu. Salam maniez, -bundanya Razka- Widya D. Setyawati [email protected] [email protected] ph.: 021-31931935 http://oui-day.blogspot.com http://masrazka.multiply.com YM: widya.setyawati
