Wuah diskusi yang sangat menarik :)

Dear mom yang baik hati dan penuh cinta kasih :)
Apakah memberikan susu formula yg termahal sbg indikasi yg terbaik adl
benar2 yg terbaik? Apakah benar bahwa tidak semua wanita dpt memberikan ASI
kpd buah hatinya, walaupun anak itu hanyalah anak adopsi?

Dear moms,
Susu formula bukanlah solusi ataupun yg terbaik.. Jika moms mengetahui
pendapat dr penemu sufor itu sendiri bahwa "Formula milk is not a milk but a
chemical soup", apakah moms masih mau memberikan susu formula yg notabene
adl bubur kimia kpd malaikat2 kecil kita?

Dear moms,
Semua wanita bs memproduksi ASI tanpa melalui kehamilan. Oleh krn itu,
carilah bantuan Konselor Laktasi atau datang ke klinik laktasi dimana anda
bisa mendapatkan informasi mengenai ASI.

Siapa bilang relaktasi itu sulit? Apalagi skrg ada teknik HIPNOLAKTASI,
dimana sudah banyak yg merasakan manfaatnya. Siapa bilang tidak semua wanita
bisa punya ASI banyak? Semua bisa kok.. Para wanita dg anak adopsi itu BISA
MENYUSUI ANAK ADOPSI nya.. Semua tergantung kepercayaan diri en komitmen yg
kuat pd diri moms semua..

Saya merasakan jwb2 yg mendukung pemberian susu formula hanyalah sebuah
pembenaran akan sesuatu yg telah di ketahui keburukannya.. Knp saya berkata
demikian? Pdhl saya sendiri pun tdk ASI Eksklusif, bahkan saya sendiri pun
sejak kecil mengkonsumsi susu formula?
Krn pengalaman kesehatan pd diri saya dan anak2 saya, kmd di tambah ilmu yg
bertambah mengenai ASI membuat saya benar2 mendorong para ibu utk memberikan
yg TERBAIK.. YAA.. HANYA ASI YANG TERBAIK sbg makanan utk bayi anda..

Suatu saat nanti..tidak kah anda kan bahagia saat anak mengatakan :TERIMA
KASIH MAMA UTK PERJUANGANMU..

Moms.. Sosok IBU adalah sosok yang ISTIMEWA.. KITA LAH MALAIKAT bagi buah
hati kita..

SELAMAT HARI IBU yah Moms.. SELAMAT BAGI PARA IBU yang berjuang sampai tetes
ASI terakhir..yg tiada lelah berjuang.. :)

Mohon maaf jika kurang berkenan...
-- 
"Enjoy The Most Precious and Romantic Moments By Giving ASI to Your Baby"
Salam ASI,
dr Henny H. Zainal, CHt
Konselor Laktasi
[email protected]
02199532800 / 0813-83285000(tidak SMS)
YM : [email protected]

Kirim email ke