Thanks sharing-nya, kebetulan anakku baru 5m24d, jd banyak yg bs dipraktekin 
sesuai tahap tumbuh kembangnya.

Yg pasti sekarang dia lg tertarik sm koran krn bunyi kresek2nya, katalog dari 
kartu kredit mommy-nya krn gambar2nya colourfull, liatin papanya maen bas, 
senang dengar adzan dan yg ngaji, tapi juga suka musik jadul dari group band 
favorit akungnya yaitu CCR ^_^

Thanks
Agita
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: salehw siregar <[email protected]>
Date: Sat, 19 Dec 2009 11:15:05 
To: <[email protected]>
Cc: <[email protected]>
Subject: [Ayahbunda-Online] Genius maker, Mama and Pa, Make your baby, genius !


GeniusMaker.

This Is An Easy-to-use, Fun Software For Parents To Teach

Young Children Or Babies To Get A Headstart In Life By Training Them How To 
Read,

Learn Mathematics And Have An Encyclopedic Knowledge Base At A Young Age.

http://ad1a9wqnp95kkt5aodwxm0bs5n.hop.clickbank.net/

Kepintaran seorang bisa dibilang sebuah
anugerah yang diberikan kepada anak tersebut. Tapi ternyata faktor yang
mempengaruhi kepintaran seorang anak juga ditentukan oleh lingkungannya.

Ada
banyak hal yang bisa membuat anak menjadi lebih pintar, tentunya selain
dengan belajar di sekolah. Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk
membuat anak menjadi lebih pintar, seperti dikutip dari MSNNews, Sabtu 
(1/8/2009):

1. Bermain permainan yang berpikir
Catur,
teka-teki silang dan sudoku selain menyenangkan juga mendukung strategi
berpikir anak-anak, bagaimana cara menyelesaikan masalah, dan membuat
keputusan yang kompleks. 

2. Bermain musik
Bermain musik
selain menyenangkan juga bisa merangsang pertumbuhan otak kanan.
Menurut sebuah studi di Universitas Toronto, diadakannya pelajaran
musik bisa memberikan keuntungan dalam meningkatkan IQ anak dan
performa akademisnya. Semakin lama waktu yang digunakan untuk bermain
musik maka efek yang dihasilkan juga semakin besar.

3. Pemberian ASI
ASI
merupakan makanan otak yang paling dasar. Peneliti secara konsisten
terus menunjukkan berbagai macam keuntungan ASI yang behubungan dengan
pertumbuhan bayi. Anak yang mengkonsumsi ASI eksklusif akan memiliki
tingkat kepintaran yang lebih tinggi dibandingkan dengan anak yang
mengkonsumsi ASI hanya beberapa bulan saja.

4. Membiasakan berolahraga
Para
peneliti di Universitas Illinois menunjukkan hubungan yang kuat antara
kebugaran dan prestasi akademik di antara anak-anak sekolah dasar.
Semakin bugar badan sang anak maka kemampuan dalam menerima pelajaran
juga meningkat. Sebaiknya mendorong anak untuk terlibat dalam aktivitas
fisik atau organisasi olahraga tertentu sesuai dengan minat anak.

5. Menyingkirkan makanan siap saji
Mengurangi
asupan gula, lemak trans dari makanan siap saji dan menggantinya dengan
makanan bergizi tinggi yang baik untuk perkembangan mental anak usia
dini serta berfungsi dalam perkembangan motorik anak pada usia 1-2
tahun pertama. 

6. Mengembangkan rasa ingin tahu
Para
ahli mengatakan orang tua yang menunjukkan rasa ingin tahunya pada anak
akan mendorong anak untuk mencari ide-ide baru, sehingga merangsang
anak untuk berpikir. Mengajari anak keterampilan baru serta pendidikan
di luar rumah juga bisa mengembangkan rasa ingin tahu anak dan
intelektualnya.

7. Budayakan membaca
Membaca adalah cara yang
paling mudah untuk meningkatkan pembelajaran dan perkembangan kognitif
anak-anak dari segala usia. Cara ini bisa dimulai dengan sering
membacakan anak dongeng sebelum tidur dan sering-seringlah memberikan
anak hadiah buku yang bisa menarik perhatiannya.

8. Mengajarkan kepercayaan diri
Orang
tua sebaiknya meningkatkan semangat dan optimisme anak-anak. 

9. Memberikan sarapan yang sehat
Para
peneliti meyakinkan bahwa mengonsumsi sarapan yang sehat akan
meningkatkan memori dan konsentrasi anak dalam belajar. 

GeniusMaker.


This Is An Easy-to-use, Fun Software For Parents To Teach


Young Children Or Babies To Get A Headstart In Life By Training Them How To 
Read,


Learn Mathematics And Have An Encyclopedic Knowledge Base At A Young Age.


http://ad1a9wqnp95kkt5aodwxm0bs5n.hop.clickbank.net/





      

Kirim email ke