Sharing, ya Mom Menurut sy, sebelum kita mengatakan seorang anak keras kepala atau tidak, hrs dilihat secara obyektif. Suatu kondisi situasi dimana terlihat si anak seolah *keras kepala* bs jadi krn bbrp hal : 1. Si anak mulai atau sdg belajar MEMPERTAHANKAN pendapatnya. Dlm kondisi ini, sia anak mgkn blm tahu benar tidak nya pendapat dia. Tp yg dia tahu...dia hrs pertahankan pendapat dia. Benar atau tidaknya pendapat dia, sebaiknya tdk dilihat dari kacamata ortu. Tp coba lihat dr kacamata si anak dan cara pandang si anak dlm mememecahkan persoalan itu sesuai dgn logika si anak, bkn logika org dewasa. Dlm hal ini, sebaiknya si anak dibiarkan dl memandang persoalan sesuai kacamata dia. Perlahan, kita berikan logika dan pengertian bagaimana persoalan itu sebenarnya. Jd...utk menghindari si anak keukeuh dg apa yg dia katakan wlupun misalnya keliru, kita membawanya dgn diskusi. Jd label *keras kepala* tdk menancap dlm kepalanya.
2. Seorang anak bs juga dikatakan *keras kepala* oleh ortunya, krn si ortu sebenarnya sdg memaksakan kehendak dia pd si anak. Saat si anak gk mau mengikuti keinginan si ibu dan si anak mempunyai keinginan lain, maka si ortu akan lgsg menghakimi si anak dgn label *keras kepala*. Ma'af jika kurang berkenan Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: Eva Araniri <[email protected]> Date: Sun, 21 Mar 2010 20:43:14 To: <[email protected]> Subject: [Ayahbunda-Online] Anak yg keras kepala Tanya, Ada yang tahu gak yach.. supaya anak tidak keras kepala, bagaimana?
