Dear mom..... Aku mau ikutan shre nih... Saudara aku (anaknya sudah 2) dari anak pertama dia tdk pernah memberi asi langsung dr PDnya. Karna awalnya, setiap diminumin langsung dr PD, anaknya slalu nangis. Mungkin posisinya gak pas. Jasi saudaraku udh keburu bingung duluan. jadi dia perah asinya (dengan tangan tanpa pompa) langsung dimasukkan ke botol/kantong asi. Tapi asinya tetep banyak tuh. Malah sampai banyak bgt n akhirnya yang susunan di bagian blakang gak keambil sampe kadaluarsa.
Pokoknya bund, kuncinya kita harus positif thinking. Jangan pernah kita berpikir kalau asi kita gak akan cukup buat anak kita. Tapi berfikirlah sebaliknya, dengan yakin. ASIKU PASTI CUKUP UNTUK ANAKKU. Selain itu tentunya kita juga harus makan makanan bergisi dan makanan yang meningkatkan produksi asi. Semiga membantu ya bund Shinta -ibu lathifa ketjil n calon ddnya- http://bajuku-busanaku.com Sent from my Nokia phone -----Original Message----- From: Mira Marselina <[email protected]> Date: Fri, 30 Apr 2010 09:38:03 To: <[email protected]>; <[email protected]> Subject: [Ayahbunda-Online] [Tanya] ASI berkurang karena tidak dihisap ? Dear Doc's and SP, Moms Ini titipan pertanyaan dari temen saya,minta infonya ya,yg pasti sangant bermanfaat sekali buat temenku. Temenku punya baby cowok (1,5 bln),sejak lahir sampai hari ini temenku terus berusaha memberikan ASI exclusive untuk baby nya. Dikarenakan babynya tidak bisa menghisap langsung ke PD (maaf,salah satu sisi bibirnya tidak ada),jadi selama ini temenku hanya memeras ASI setiap 3 jam sekali dan memberikan ASIP nya dengan sendok. Terakhir dia kontrol ke DSOG dan beliau bilang,kemungkinan ASI nya akan cepat habis karena cuma diperah tapi tidak dihisap oleh si baby, pernyataan ini yg membuat temenku agak down,sampai dia bilang 'paling gak aku bisa ASIX di 6 bulan pertama aja' (padahal dua kakak si baby bisa ASIX dan ASI sampai 2 tahun). Pertanyaannya: 1. Bagaimanakah manajemen laktasi yg benar untuk case temenku itu? 2. Haruskah ada alat khusus supaya si baby bisa menghisap langsung? Thanks for reading, ditunggu masukannnya ya ... Salam, Mira -------------------------------------------------------------------- This message contains confidential information and is intended only for the addressee named. If you are not the named addressee (or authorised to receive for the addressee), you must not disseminate, distribute or copy this email.Please notify the sender immediately by e-mail if you have received this e-mail by mistake and delete this e-mail from your system
