saya punya alasan sendiri mengapa Amerika maju...seperti halnya Inggris.
Ya, Saya heran karena sejak kecil anak-anak disana sudah diajar dan fasih 
berbahasa Inggris.
-just kidding be happy 
ngurah beni setiawan
P Save a tree...please don't print this e-mail unless you really need to



----- Original Message ----
From: john black <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Monday, May 12, 2008 9:13:07 AM
Subject: [baliblogger] Mengapa Amerika Maju


Pernah nggak berpikir mengapa Amerika maju ? Saya sempat mengajukan pertanyaan 
ini ke diri sendiri. Dalam bidang teknologi misalnya, banyak penemuan baru di 
dunia berasal dari Amerika. Bahkan kalau mau dikhususkan di bidang software dan 
Internet, mungkin di atas 90% perusahaannya berasal dari Amerika ! Coba 
perhatikan nama-nama ini: Microsoft, IBM, Google, Yahoo, YouTube, MySpace, 
Netscape, Oracle … semuanya adalah perusahaan Amerika. Untuk perusahaan 
software yang besar di luar Amerika saya hanya bisa memikirkan SAP dan Corel.


Semua ini membuat saya penasaran. Masalahnya, secara intelektual saya pikir 
Amerika tidak unggul. Dalam olimpiade ilmiah misalnya, tidak terdengar mereka 
menjadi juara dunia. Yang merajai adalah Cina atau negara-negara Eropa Timur 
(dan belakangan juga Indonesia tentunya :)). Dalam buku The World is Flat 
banyak ditulis bagaimana anak-anak di Amerika pendidikannya tertinggal 
dibandingkan banyak negara lain. Orang-orang Asia bekerja lebih keras dan 
seringkali mempunyai prestasi lebih tinggi dari orang Amerika. Dengan keadaan 
seperti itu bagaimana mereka bisa begitu menonjol di dunia ?
Jawaban untuk ini tersirat di dalam The World is Flat dan saya pikir inilah 
kuncinya:
Amerika adalah mesin mimpi terbesar di dunia
Apa yang dimaksud dengan "mesin mimpi" ? Ini dia: 

        1. Setiap orang bebas memiliki mimpinya sendiri-sendiri
Ini adalah keunggulan dari negara yang bebas seperti Amerika. Setiap orang bisa 
memiliki mimpinya sendiri-sendiri tanpa dibatasi oleh sistem politik, sosial, 
dan lain-lain. Di banyak negara lain hal ini tidak terjadi. Ada saja peraturan 
yang membatasi mimpi mereka. Inilah salah satu keunggulan Amerika dari Cina 
yang menerapkan sistem komunis. Di Cina masih banyak peraturan yang membatasi, 
khususnya kalau bersentuhan dengan politik. Terus terang saja, saya sama sekali 
tidak percaya Cina akan bisa menjadi kekuatan ekonomi terbesar dunia selama 
mereka masih menerapkan sistem komunis seperti sekarang.
        2. Setiap orang didorong untuk mewujudkan mimpinya
Mungkin semua orang bisa mempunyai mimpinya sendiri-sendiri, tapi untuk 
mewujudkan mimpi pasti tidak mudah mengingat risiko yang diambil. Nah, di 
Amerika orang-orang didorong untuk mewujudkan mimpinya. Dengan cara apa ? Yaitu 
dengan tersedianya insentif finansial yang sangat besar kalau mereka berhasil 
mewujudkan mimpinya. Insentif ini terutama dalam bentuk IPO (initial public 
offering) di pasar saham dan akuisisi dari perusahaan yang lebih besar. 
Insentif IPO inilah yang menjadikan Sergey Brin dan Larry Page dari Google 
masuk daftar orang terkaya dunia dalam usia masih 30-an tahun. Dan insentif 
akuisisilah yang membuat orang-orang YouTube kebanjiran uang setelah dibeli 
Google.
Satu hal lagi yang juga membantu adalah kenyataan bahwa di Amerika setiap orang 
menerima imbalan sesuai dengan kemampuan dan kontribusi masing-masing (sistem 
meritokrasi) . Ini berbeda dengan keadaan di kerajaan-kerajaan kaya minyak di 
mana para bangsawannya menjadi kaya raya semata-mata karena faktor keturunan
        3. Setiap orang dibantu untuk mewujudkan mimpinya
Amerika memiliki sistem yang bagus untuk membantu orang mewujudkan mimpi mereka 
menjadi kenyataan. Yang pertama adalah dari segi hukum, di mana sangat mudah 
untuk mendirikan maupun menutup perusahaan. Akibatnya orang-orang tidak bimbang 
untuk memulai perusahaan baru. Yang kedua - dan ini mungkin paling menentukan - 
adalah tersedianya dana secara besar-besaran bagi orang-orang "gila" melalui 
venture capital (VC). Karena banyak mimpi membutuhkan dana tidak sedikit untuk 
diwujudkan, VC inilah yang memungkinkan mimpi-mimpi tersebut menjadi kenyataan. 
Para venture capitalist di Amerika memiliki sistem yang sangat handal untuk 
memilih dan memoles ide yang berprospek untuk didukung.
Dari sini tidak heran kalau banyak ide gila muncul dan berkembang di Amerika 
dan bukannya di negara lain. Mungkin banyak hal lain di Amerika mudah ditiru, 
tapi saya yakin akan sangat sulit untuk meniru "mesin mimpi" ini. Meskipun 
begitu, siapa tahu Indonesia suatu saat juga bisa menjadi mesin mimpi. 
Bagaimana, mungkin tidak Indonesia menjadi mesin mimpi ?

Source : http://www.gayahidu pdigital. com/2006/ 12/22/mengapa- amerika-maju/
-- 
J.B
------------ --------- --------- -------
http://www.son. web.id  


      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

Kirim email ke