Tiba-tiba aja, seorang supir mobil pick up berhenti di tengah jalan. Di 
belakangnya tak ada kendaraan lain. Aneh, ada apa? Berhenti kok di tengah 
jalan. Ada masalah? Olala, rupanya si supir berhenti untuk memasang sabuk 
pengamannya. Lebih kurang 100 meter dari tempatnya berhenti, Pak Polisi sedang 
sibuk mengatur lalu lintas. Menjelang pembukaan Pesta Kesenian Bali di Niti 
Mandala Renon, Pak Polisi berjaga di mana-mana. Rupanya lagi, si supir takut 
kena tilang.
   
  Urusan sabuk pengaman, tak ada bedanya dengan helm. Kalau tak ada polisi, 
sebagian masyarakat “bergaya” - biar wajahnya kelihatan atau terlihat gagah 
(?)- tak mau pakai helm. Untuk berjaga-jaga, mereka menggantungkan helm di 
sepeda motor. Nah, kalau nanti ada Pak Polisi melintas atau kelihatan sedang 
ada polisi berjaga, buru-buru pakai helm. Tujuannya jelas, agar tak kena tilang.
   
  Lalu, apa hubungannya antara asuransi, helm, dan sabuk pengaman?
   
  --selanjutnya baca di http://erhanana.wordpress.com

       

Kirim email ke