Semeton Bloger, Terlepas dari kasus meninggalnya salah satu mahasiswa Unas, sungguh menarik membaca artikel di detik.com (link dibawah)
Intinya keluarga Maftuh tidak menerima pernyataan tim dokter RSPP yang menyatakan penyebab meninggalnya mahasiswa itu karena inveksi HIV. Dasar penolakannya adalah "pendidikan dengan dasar agama yang kuat dalam keluarga dan si Maftuh adalah anak yang dikenal taat beribadah" Pendapat bahwa "taat beribadah dan pendidikan agama" bisa benar untuk membentengi seseorang dari perilaku berisiko terhadap penularan HIV/AIDS. Benar jika kemudian ketaatan itu menjauhkan seseorang dari kelakuan "jajan sembarangan", pergaulan seks bebas dan tidak menjadi pencandu (minimal pencicip) narkoba yang dengan bebas tukar menukar jarum suntik yang tidak steril. Tapi saya jadi ragu karena manusia adalah manusia yang rentan terhadap godaan kenikmatan duniawi yang saat ini selalu terpampang jelas di depan mata tanpa malu-malu. Ah, saya jadi pengin tau neh pendapat teman-teman semua. Any comments my friend ? Matur suksma, Yos Kebe mosalaki.multiply.com http://www.detiknews.com/indexfr.php?url=http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/06/tgl/22/time/180016/idnews/960470/idkanal/10

