*Jumat, 31 Oktober 2008*
*Telkom Sebar 200 Hotspot*
*Mulai Sekolah, Pusat Bisnis hingga Tempat Ibadah*
BALIKPAPAN - Kabar gembira buat pengguna layanan internet di Balikpapan.
Jika tidak ada kendala teknis, Speedy, produk layanan internet dari PT
Telkom, akan menyebar 200 area hotspot di berbagai lokasi di Balikpapan.

Manager Data & VAS (Value Added Service) Telkom Divre VI Balikpapan Hartanto
mengungkap, rencananya lokasi yang menjadi target 200 area hotspot antara
lain restoran, sarana olahraga, taman, hotel, pusat bisnis, masjid, mal,
sekolah, kampus, cafe, dan rumah sakit.

"Untuk bulan Oktober rencananya akan ada 75 titik. Sedangkan target akhir
tahun 2008 sebanyak 200 titik," kata Hartanto. Diungkapnya agenda ini
merupakan salah satu program bertajuk Gebyar 1000 Hotspot yang dilakukan
Telkom Speedy.

"Program ini akan direalisasikan di berbagai daerah di Indonesia. Untuk di
Balikpapan, diharapkan akan selesai akhir tahun," tambahnya.

Penggunaan layanan hotspot ini bisa digunakan secara gratis. Namun, kata
Hartanto, masa gratis tersebut berjangka dua minggu atau free trial. Untuk
melanjutkannya, pengguna bisa memakai kartu iVAS atau Speedy Prepaid, yang
akan dijual di masing-masing lokasi hotspot. Seperti koperasi sekolah,
warnet, dan Plasa Telkom.

Harga yang ditawarkan kartu Speedy Prepaid mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp
100 ribu. "Untuk tarifnya hanya Rp 4.500 per jam atau Rp 75 per menit, belum
termasuk PPN 10 %. Sedangkan kecepatan hotspot memiliki kapasitas bandwith
hingga 1 Mbps," bebernya.

Lebih lanjut dijelaskan, penyedia lokasi hotspot tidak dipungut biaya.
Penyedia cukup menyediakan listrik untuk menunjang kerja peralatan koneksi
Wireless Fidelity (Wi-Fi) atau hotspot tersebut.

Biaya pemasangan jaringan ini sekira Rp 1 juta untuk satu titik hotspot.
Tapi, penyedia lokasi juga tak perlu mengeluarkan biaya apa pun saat
pemasangan. Semua penginstalan perlengkapan pun dikerjakan oleh Telkom.
Malahan, nantinya kita akan ada sharing used atau bagi hasil sebesar 10
persen.

Hanya saja, kata Hartanto, pihaknya akan melihat dan mempertimbangkan
terlebih dahulu untuk menjadi suatu tempat sebagai lokasi hotspot. "Kami
melihat dari potensi dan penggunaan internet di lingkungan tersebut. Jika
memenuhi kriteria baru akan kami dijadikan lokasi hotspot Telkom Speedy,"
ujar Hartanto.

Hartanto juga mengatakan, program ini tidak semata-mata untuk menjaring
pelanggan sebanyak-banyaknya saja. Tetapi bertujuan untuk peran serta
mencerdaskan bangsa dan sebagai wujud menuju Balikpapan Cyber City.

"Paling tidak masyarakat mendapat kemudahan untuk mengakses informasi dari
internet dan meningkatkan penguasaan terhadap teknologi informasi,"
tambahnya.(one)
sumber ;
http://www.kaltimpost.web.id/berita/index.asp?Berita=Ekonomi&id=277074

========================

Kapan nih Samarinda nyusul...

salam,
madhy
-- 
http://madhy-cyber.web.id

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
You received this message because you are subscribed to the Google Groups 
"Balikpapan Information, Communication & Technology Community" group.
 To post to this group, send email to [email protected]
 To unsubscribe from this group, send email to [EMAIL PROTECTED]
 For more options, visit this group at 
http://groups.google.com/group/balikpapan-ict?hl=en-GB
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke