Selasa, 16/12/2008 17:56 WIB

Disangka Ilegal, Guru Sita Linux Murid
*Dewi Widya Ningrum* - detikinet

Ilustrasi (ist.)
*Austin* - Label /open source/ versus /proprietary/ ternyata masih belum 
dipahami benar oleh kalangan pendidik. Kasus yang satu misalnya. Guru 
menyita disk Linux siswanya karena dikira software ilegal.

Hal itu terjadi di Austin, Texas. Dikutip dari Vnunet, Selasa 
(16/12/2008), seorang guru menegur salah seorang siswanya karena 
mendemonstasikan dan membagi-bagikan salinan distro Linux HeliOS ke 
teman-temannya.

Sang guru lantas menyita disk dan menahan siswa tersebut untuk diperiksa 
karena menyebarkan software ilegal. Guru yang dikenal bernama Karen ini 
lalu mengirim email ke salah seorang evangelist Linux bernama Ken Starks 
dari HeliOS.

Dalam emailnya, sang guru menyebutkan kalau ia tidak mendukung 
penggunaan software ilegal di kelasnya. Email tersebut ditulis dalam 
Bahasa Inggris. Jika diterjemahkan, isi emailnya kira-kira berbunyi 
seperti ini:
 
/"Starks, saya yakin Anda tahu apa yang Anda lakukan. Tetapi saya tidak 
bisa mendukung Anda atau membiarkan hal ini terjadi di ruang kelas saya. 
Dalam hal ini, saya tidak yakin apa yang Anda lakukan adalah legal. 
Tidak ada software yang gratis"./

Guru tersebut juga memaparkan bahwa ia akan memeriksa kasus ini dan 
mengklaim akan menuntut denda sesuai undang-undang jika Starks terbukti 
melakukan tindakan yang ilegal.

Starks sendiri sangat menyesalkan ketidaktahuan sang guru mengenai 
legalitas Linux, khususnya HeliOS. Starks merasa dihina karena dirinya 
dituduh melibatkan anak melakukan aktivitas 'ilegal'. "Anda sebaiknya 
malu sendiri berbicara omong kosong seperti itu," tukasnya.

Dikutip dari Vnunet, Selasa (16/12/2008), sang guru juga mengatakan 
kalau ia dan beberapa sekolah lain akan 'mengadili' Linux selama di 
sekolah. Sebab, menurutnya setiap komputer di sekolah menggunakan sistem 
operasi Windows.

Terkait hal ini, Starks mengimbau bahwa alangkah lebih baiknya jika uang 
yang digelontorkan Austin Independent School District tersebut untuk 
membeli jutaan dolar software Microsoft digunakan untuk mengedukasi anak.

* ( dwn / faw ) *

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
You received this message because you are subscribed to the Google Groups 
"Balikpapan Information, Communication & Technology Community" group.
 To post to this group, send email to [email protected]
 To unsubscribe from this group, send email to 
[email protected]
 For more options, visit this group at 
http://groups.google.com/group/balikpapan-ict?hl=en-GB
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke