Klo gak cocok cari sufor yang lain.
Terkadang sufor yang mengandung zat besi tinggi bikin anak jadi sembelit.


-----Original Message-----
From: kania arbiaty <arbi...@yahoo.com>
Date: Mon, 2 Apr 2012 00:22:56
To: balita-anda@balita-anda.com<balita-anda@balita-anda.com>
Reply-To: balita-anda@balita-anda.com
Subject: Re: [balita-anda] Sufor,pup keras
mbak minnie..kadang kita gak melulu ikut aturan juga ya :-) pengalama saya juga,.. liat kondisi anak kita. kalo pup keras emmang ada kemungkinan sufor gak cocok,...tapi sebelum ganti coba dulu saja diencerkan atau agak diencerkan, jadi misal 120 ml itu 4 sendok..ya dikurangi jadi 3,5 sendok.. atau tetep 4 sendok tapi airnya dilebihin dikit.

teori diatas memang gak resmi yaa..itu dari pengalaman aja mulut ke mulut heheheh



________________________________
From: "minnie_cen...@yahoo.com" <minnie_cen...@yahoo.com>
To: balita-anda@balita-anda.com
Sent: Monday, 2 April 2012, 14:25
Subject: [balita-anda] Sufor,pup keras

Mumpung lg ngomongin sufor ..
Kl kaia 2th n iyok 9bln sdh minum sufor.
Pup iyok terutama (dia br sj minum sufor,sdh tdk ASI) keras. Sdh mkn buah,mpasi nya jg d campur sayuran,minum air putih bnyk, tp masih jg tuh.komposisi sufor pun jg mengikuti aturan..
Qra2, hrs mencari sufor yg kandungannya bgmn spy tdk mengalami pup keras?

Trims moms




Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: boed...@gmail.com
Date: Mon, 2 Apr 2012 05:46:33
To: <balita-anda@balita-anda.com>
Reply-To: balita-anda@balita-anda.com
Subject: Re: [balita-anda] Ramuan Obat tradisional untuk baby

Ada koreksi sedikit
Susu formula jangan diencerkan yah
Karena laruttan osmosisnya (apa ya namanya) dan kanddungan susunya jadi tidak sesuai syarat

Lagipula anakk diare butuh asupan gizi extra.. Kl kandungan susu berantakan, maka darimana dia mendapatkan gizi?

Larutan susu tetap harus sesuai dengan takaran yg tertulis dikkemasan.


-----Original Message-----
From: Yeni Sandri CHB <yeni.san...@enseval.com>
Sender: Yeni Sandri CPP <yeni.san...@enseval.com>
Date: Mon, 2 Apr 2012 10:14:19
To: <balita-anda@balita-anda.com>
Reply-To: balita-anda@balita-anda.com
Subject: [balita-anda] Ramuan Obat tradisional untuk baby
Dapat artikel dari teman.....
Semoga bermanfaat
13 Ramuan Alami untuk Bayi
IBU manapun tak mau bayinya sakit. Saat si buah hati terkulai lemas karena
kembung, diare, demam, atau rewel karena biang keringat, tak sabar rasanya
segera membasmi si biang keladi.

Bawa si kecil berobat ke dokter, itu solusi termudahnya! Hanya saja, ada
beberapa kondisi dan keadaan yang tak memungkinkan sebagian ibu untuk
segera membawa bayinya ke rumah sakit atau dokter.

Untuk itu, tak ada salahnya bila Moms siap sedia memberikan pertolongan
pertama lewat obat tradisional, ramuan alami warisan nenek moyang yang
sudah teruji keampuhannya. Bahannya juga mudah didapatkan. Bahkan bumbu
dapur yang biasa Moms gunakan untuk memasak ternyata memiliki khasiat
obat, loh!

Berikut beberapa resep obat tradisional yang dibagi oleh Ning Harmanto,
konsultan kesehatan herbal sekaligus pemilik PT Mahkotadewa Indonesia!

Kembung

- Ambil selembar daun jarak, lalu bersihkan.
- Letakkan dalam wadah bersih, tambahkan minyak telon secukupnya.
- Panaskan di atas api kecil - jangan terlalu panas dan lama. Cukup
hangat-hangat kuku saja.
- Tempelkan daun jarak tersebut - dalam keadaan hangat – di atas perut
bayi. Biarkan beberapa saat.
- Lakukan lagi jika diperlukan.
- Bisa digunakan pada bayi mulai usia 2 bulan ke atas.

Diare

- Hancurkan beberapa siung bawang merah secukupnya. Tambahkan sedikit
minyak kelapa. Balurkan di atas perut bayi. (Ramuan ini tidak
memberhentikan dengan segera namun dapat mengurangi diare si kecil).
- Lakukan lagi jika diperlukan.
- Bisa dilakukan untuk bayi dari usia 2 bulan hingga ke atas.
- Catatan: Tetap berikan ASI atau susu formula yang diencerkan. Untuk bayi
berusia 6 bulan ke atas, tetap berikan air putih agar bayi tidak
dehidrasi. Atau, Moms bisa pula memberikan si kecil teh dengan tambahan
sedikit madu. Berikan beberapa sendok saja, sebanyak 3 kali sehari.

Flu

- Untuk bayi berusia 6 bulan ke atas.
- Dapat dilakukan mandi rempah. Caranya, siapkan air hangat pada bak mandi
si kecil. Masukkan irisan kayu secang secukupnya – sangat baik untuk
peredaran darah. Tambahkan irisan sereh secukupnya. Taburkan daun teh satu
sendok makan. Tambahkan satu atau dua buah cengkeh.
- Mandikan bayi dengan cara berendam beberapa menit di dalam air hangat
berisi campuran rempah tadi. Aroma dan uap rempahnya berkhasiat untuk
meringankan gejala flu.
- Selain itu, Moms bisa pula menambahkan bawang putih pada sup si kecil.
Bawang putih juga dapat meredakan gejala flu.

Batuk

- Untuk bayi berusia 6 bulan ke atas.
- Dapat dilakukan mandi rempah. Lihat caranya seperti di atas.
- Untuk obat minum – ambil kencur secukupnya dan bersihkan. Parut dan
peras lalu ambil sarinya. Buang ampasnya. Campur air hasil perasan tadi
dengan sedikit madu. Berikan kepada si kecil dua kali sehari,
masing-masing satu sendok makan.
- Dapat pula dengan cara meminum teh herbal atau air hangat.
- Perbanyak istirahat, makanan yang berkuah dan hangat seperti sup, soto
atau sayur bening.

Pilek

- Dapat dilakukan mandi rempah. Lihat caranya seperti di atas.
- Untuk obat minum. Ambil jahe secukupnya. Bersihkan, lalu parut/tumbuk
halus. Peras dan ambil sarinya. Campurkan dengan sedikit madu. Berikan
kepada si kecil 3 kali sehari, masing-masing satu sendok makan.
- Dapat pula dengan cara meminum teh herbal atau air hangat.
- Perbanyak istirahat, makanan yang berkuah dan hangat seperti sup, soto
atau sayur bening.
- Lakukan pada bayi berusia 6 bulan ke atas.

Demam

- Parut bawang merah secukupnya dan tambahkan minyak kelapa secukupnya.
Balurkan di sekujur tubuh bayi atau anak.
- Lakukan beberapa kali hingga si kecil turun demamnya.
- Tetap berikan minum air putih atau dapat pula meminum teh herbal atau
air hangat – untuk bayi berusia 6 bulan ke atas.

Masuk angin

- Untuk obat minum. Ambil kencur, jahe, dan kapulaga secukupnya. Rebus
dengan air hingga tersisa setengahnya. Tunggu hingga air rebusannya hangat
lalu diminum secara teratur dua kali sehari. Berikan untuk bayi satu
sendok makan. Jika usia bayi di atas satu tahun, bisa diberikan lebih
banyak.
- Untuk obat balur. Parut beberapa siung bawang merah dan campurkan dengan
sedikit minyak kelapa. Balurkan pada bagian punggung dan perut si kecil.
Efek hangat bawang merah dan minyak kelapa dapat mengusir masuk angin pada
anak.

Muntah-muntah

- Muntah bisa disebabkan perut mual atau kembung.
- Untuk obat minum. Siapkan ½ sendok teh ketumbar, 3 butir kapulaga dan 5
butir adas hitam, dan air setengah gelas. Kemudian direbus. Setelah
dingin, berikan pada si kecil sedikit-sedikit, sesering mungkin atau dua
jam sekali.
- Boleh juga dibuatkan air beras kencur. Caranya, cuci 1 sendok makan
beras dan direndam sebentar. Sangrai beras tersebut sampai berwarna
kecokelatan, lalu ditumbuk halus bersama dengan 1 ruas jari kencur, 1 ruas
jari kunyit, dan ¼ sendok teh adas manis. Setelah itu diseduh dengan air
panas, tambahkan gula merah, sedikit garam, dan asam jawa. Saring, lalu
diminumkan pada anak agar tubuhnya hangat.
- Untuk bayi berusia di atas 6 bulan.

Sariawan

- Untuk obat minum. Moms bisa membuat minuman asam gula. Sediakan tiga
ruas jari asam jawa (buang bijinya) dan gula merah secukupnya. Rebus
dengan air secukupnya. Saring airnya dan diminum selagi hangat.
- Berikan pada bayi secara teratur dua kali sehari beberapa sendok makan.
- Moms dapat pula membuat teh hangat untuk diminum si kecil.
- Lakukan pada bayi berusia di atas 6 bulan.

Bisul

- Untuk obat balur. Sediakan 3 - 5 lembar daun angsana segar. Cuci bersih
lalu remas-remas dan letakkan di atas bisul tadi. Sebelumnya, bisul
terlebih dulu dicuci dengan air bersih atau dengan alkohol 70 persen, lalu
baluri dengan remasan daun angsana. Ganti daun angsana setiap tiga jam.
Lakukan berulang kali hingga bisul kempis.
- Cara lain, hancurkan bawang putih secukupnya lalu campur dengan minyak
kelapa dan panaskan di atas lilin atau api. Setelah hangat, oleskan ramuan
tadi di atas bisul. Lakukan beberapa kali hingga bisul mengempis dan
sembuh.
- Waspada jika bisul tidak sembuh dalam jangka waktu tiga bulan atau
lebih. Periksakan pada dokter terkait.

Biang keringat

- Sediakan buah mentimun secukupnya, lalu blender/parut/tumbuk halus.
Tambahkan dengan bedak beras dingin secukupnya. Aduk hingga rata. Oleskan
pada kulit yang terkena biang keringat.
- Lakukan beberapa kali hingga biang keringat kering dan sembuh.

Campak

- Sebagai obat minum, sediakan daun pegagan segar dan rebus dalam air
hingga tersisa setengahnya. Setelah hangat, berikan air rebusan tadi untuk
diminum bayi Anda. Bila perlu, tambahkan madu secukupnya.
- Berikan secara teratur dua kali sehari beberapa sendok makan.

Gatal-gatal

- Ambil temu hitam, temu kunci dan kunyit secukupnya. Campur dan haluskan.
Lalu oleskan pada kulit yang gatal.
- Lakukan beberapa kali hingga gatal-gatal hilang. (Sumber: Mom & Kiddie)



--------------------------------------------------------------
Yuk berkunjung ke Web Balita-Anda: bisa baca dongeng, download
lagu, print buku mewarnai, origami dan masih banyak lagi...
Balita-Anda Online: http://www.balita-anda.com
Peraturan Milis: peraturan_mi...@balita-anda.com
Menghubungi Admin: balita-anda-ow...@balita-anda.com
Unsubscribe dari Milis: balita-anda-unsubscr...@balita-anda.com
--------------------------------------------------------------
Balita-Anda: Panduan Orangtua yang Cerdas, Kreatif dan Inovatif dalam Merawat dan Mendidik Balita

Kirim email ke