Maaf kalau tidak membantu, Untuk informasi saja, penderita kanker sebaiknya tidak makan daging, karena ayah saya mengalaminya. April kemarin ayah saya divonis tumor di belakang paru-paru sudah stadium 3, dan mencoba daun keladi tikus sebagai pengobatan. Karena menurut keterangan keladi tikus, akan (maaf) buang air berwarna hitam sebagai tanda bahwa keladi tikus tersebut telah bekerja, maka ayah saya tiap hari memperhatikannya, dan ternyata belum ada. Setelah dia menyetujui pengobatan secara kemotrapi, ternyata tinja hitam yang ditunggu keluar, tetapi karena sudah menjadwalkan kemotrapi, dia memberhentikan terapi keladi tikusnya karena tidak tahan atas gatal-gatal yang dideritanya akibat mengkonsumsi keladi tikus. Selama 3 bulan pertama proses kemotrapinya, dia merasakan perubahan yang sangat baik (batuk sudah tidak sakit di paru-parunya). Dan hasil rontgennya menyatakan bahwa tumor tersebut sudah berkurang banyak. Saat itu setiap hari yang dimakannya hanya tahu dan sayur-sayuran, jadi berhenti mengkonsumsi daging. Setelah 3 bulan itu, dokternya memerintahkan kepadanya untuk makan daging karena darahnya tidak cukup untuk melanjutkan kemo. Akhirnya ayah saya makan daging kembali karena menuruti saran dokter tersebut, dan apa yang terjadi? Selang 2 minggu sejak dia terus menerus makan daging, dia merasakan sakit yang sama seperti dulu lagi. Tetapi karena dia mempercayai ucapan dokter, dia tetap makan daging, dan dokter tersebut hanya menyatakan sakitnya itu diakibatkan kerusakan syaraf akibat kemotrapinya. Akhirnya tiba-tiba ayah saya merasa sakit yang amat sangat pada perutnya, dan Oktober kemarin hasil rontgen menyatakan bahwa di paru-parunya tumornya telah benar-benar mengecil, tetapi tumor tumbuh di empedunya, dan setelah di bonescan, tumor telah menyebar ke seluruh tulangnya. Saat ini kondisi ayah saya menurut dokter sudah tidak ada harapan lagi, karena tumor telah membesar di hatinya dan menyebabkan hatinya sudah membengkak, dan radiasi sekarang dilakukan untuk menghilangkan tumor yang ada di tulangnya. Saya tidak tahu apakah itu karena daging yang dikonsumsinya atau karena yang lain, tetapi keluarga kami yakin sekali bahwa memang daging dapat mempercepat pertumbuhan sel-sel kanker / tumor. Demikian sharing saya, semoga dapat membantu. Mei Ly
Nor Janah <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Pak .... saya tidak ada pengalaman ttg penyakit ini hanya saja kemaren malam (malam senin) saya liat di Metro TV sekitar jam 19.30 WITA di acara interactive dibahas tentang jus buah merah yang berkhasiat untuk mengobati kanker & HIV aids di mana setelah minum jus buah merah itu banyak yg mengalami kemajuan, nara sumbernya I Made Budi. Pak Made ini bermukim di Papua tapi ada perwakilannya di jakarta. Kemaren ada diberitahukan nomor telponnya tapi saya tidak sempat mencatat, mungkin bapak bisa hubungi ke metro TV. Maaf tidak bisa membantu banyak. Nure -----Original Message----- From: supriyono [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Tuesday, November 02, 2004 11:23 AM To: [EMAIL PROTECTED] Subject: [balita-anda] kangker paru paru Dear mom and Dad Ada titipan nih, Orang tuanya temanku (59th) menderita kangker paru-paru yang sudah akut. Sekarang sedang berbaring di Rumah Sakit. Dokter Paru udah angkat tangan. Barangkali ada Mom or Dad yang punya pengalaman mohon infonya. Temanku sebelumnya mengucapkan terima kasih jika ada info. Pa Ve2 --------------------------------- Do you Yahoo!? Check out the new Yahoo! Front Page. www.yahoo.com/a

