Halo mbak Rien
Setelah membaca email dari mbak Rien ini, terjawab semua keheranan saya,
kenapa anak saya tidak mau makan?
padahal vitamin yang diberikan adalah untuk menambah selera makan.
Ternyata yang harus diketahui lebih jauh adalah porsi susu dan makanan
tambahan.
Anak saya makannya sedikit, tapi susunya lumayan banyak.
Thanks ya mbak atas informasinya.
salam
ibunya laras
-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED]]On
Behalf Of Rien
Sent: Friday, November 17, 2000 3:12 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [balita-anda] hati-hati, vitamin bikin kurus
dari Nakita no. 84
www.tabloid-nakita.com
--------
HATI-HATI, VITAMIN BIKIN KURUS
Siapa bilang vitamin bisa menambah nafsu makan ? Justru vitamin bisa
bikin si kecil makin kurus kalau kelebihan
Biasanya ibu-ibu paling rajin minta resep vitamin buat anaknya. Kalau
dokter nggak kasih, langsung saja "lari"
ke apotik. Begitu, kan, Bu?
Hati-hati, lo, pemberian vitamin secara berlebih bisa menimbun dalam
tubuh si kecil hingga timbul efek samping; terutama golongan vitamin
yang tak larut dalam air seperti vitamin A, D, E, dan K. "Kelebihan
vitamin A bisa mengakibatkan kepala jadi pusing-pusing," terang Dr.Najib
Advani SpAK., MMed., Paed. dari bagian Ilmu
Kesehatan Anak FKUI RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta.
Bahkan, vitamin yang larut dalam air pun semisal vitamin C, juga tak
boleh diberi dalam dosis tinggi. "Kelebihan vitamin C menimbulkan batu
pada ginjal, disamping mengakibatkan iritasi lambung hingga lambung
terasa perih." Apalagi jika pemberiannya dalam jangka waktu lama, "anak
jadi ketergantungan vitamin C. Istilah kedokterannya, rebound."
Itulah mengapa, dokter sangat "pelit" kala dimintai resep vitamin,
sekalipun vitamin si kecil yang dulu ia resepkan sudah habis. Soalnya,
pemberian vitamin untuk bayi dan anak memang tak dianjurkan buat seumur
hidup.
TAK MENAMBAH NAFSU MAKAN
Umumnya, orang tua memberi vitamin pada bayi untuk tujuan menambah berat
badan karena vitamin dipercaya bisa menambah nafsu makan. Bahkan, saking
vitamin dianggap mujarab mengatasi anak sulit makan, sering terjadi
orang tua setengah memaksa dokter agar memberikan vitamin. Sekalipun
pola makan anaknya sudah bagus dan badannya
juga gemuk.
Padahal, tak ada satu pun vitamin yang berkhasiat menambah nafsu makan
secara langsung. Sekalipun saat si kecil tak mau makan lantaran sakit
dan dokter memberinya vitamin, juga bukan karena vitamin tersebut bisa
menambah nafsu makan, melainkan agar asupan gizi si kecil enggak kurang.
"Kecuali jika bayi kekurangan vitamin B Kompleks, karena dampaknya
memang bikin orang jadi kurang nafsu makan."
Jadi, jangan percaya omong kosong yang mengatakan vitamin bisa menambah
nafsu makan, ya, Bu-Pak. Jangan pula menganggap, semakin gemuk bayi
berarti semakin bagus. Kita enggak perlu malu, kok, meski si kecil
kurus. Toh, kurusnya si kecil bukan berarti kita enggak merawatnya
dengan baik. Iya, kan?
Justru kalau si kecil yang sudah kurus kerap dikasih vitamin sementara
tubuhnya enggak kekurangan vitamin, barulah kita boleh merasa malu.
Jangan lupa, kelebihan vitamin bisa menyebabkan iritasi lambung.
Akibatnya, si kecil malah jadi tak mau makan. Kalau sudah begitu,
bukannya ia bertambah berat badan malah tubuhnya jadi makin kurus. Nah,
ini, kan, sama saja kita merawatnya dengan tak baik. Bukan begitu,
Bu-Pak?
KONSULTASI DOKTER
Lagi pula, sebagai orang awam, agak sulit buat kita mendeteksi si kecil
kekurangan vitamin atau tidak. Apalagi pada kasus yang tak terlalu berat
(marginal). Selain, ciri kekurangan vitamin harus pula dilihat kasus per
kasus. Misal, kekurangan vitamin A, "biasanya di bagian putih mata akan
terlihat keruh. Bila didiamkan, lama-lama akan timbul bercak," jelas
Najib.
Kekurangan vitamin A juga bisa membuat si kecil sering mengalami infeksi
semisal radang tenggorokan. Bukan berarti bila si kecil mengalami radang
tenggorokan maka ia kekurangan vitamin A, lo. Jadi, jangan dibalik, ya,
Bu-Pak.
Kemudian soal berat badan, juga bukan ukuran mutlak anak kekurangan
vitamin. "Memang, sering anak yang kurang vitamin, berat badannya juga
kurang. Namun enggak bisa dibalik bahwa anak yang kurus berarti kurang
vitamin." Anak-anak yang kekurangan vitamin, terang Najib, metabolisme
tubuhnya juga kurang baik hingga berat badannya
berkurang.
Jadi, yang terbaik tentulah berkonsultasi lebih dulu pada dokter, apakah
si kecil memang perlu vitamin. "Biasanya dokter akan melihat dulu pola
makannya. Jika sudah bagus, ya, enggak perlu vitamin." Misal, bayi yang
mengkonsumsi ASI. "Bila gizi ibu cukup dan asupan vitaminnya pun baik,
berarti bayinya tak mutlak perlu vitamin tambahan. Diharapkan dari ASI
sudah terpenuhi kebutuhan bayi."
Begitu pula bayi yang mengkonsumsi susu formula, "bila susu formulanya
sudah mengandung vitamin dengan kadar yang cukup berdasarkan Recommended
Daily Allowences atau kebutuhan tiap hari bayi, maka bayi tak perlu
tambahan vitamin." Namun dengan catatan, pola menyusunya juga baik, lo.
Jikapun si kecil kurus dan sulit makan, dokter juga enggak akan langsung
kasih vitamin tapi melihat kasusnya dulu. Misal, si kecil tak suka makan
sayur dan buah berarti ia butuh vitamin C. Nah, vitamin C inilah yang
diberikan.
EMPAT KONDISI
Umumnya, dokter memberikan vitamin pada bayi bila mengalami salah satu
atau lebih dari 4 kondisi berikut:
* Pola makannya tak bagus.
Kadang bayi mau makan atau minum susu tapi kadang tidak. Misal, bayi
usia 4 bulan tak menyusu dengan baik, padahal di usia ini ia belum
memperoleh makanan tambahan. Jelas ia butuh vitamin. Namun apa vitamin
yang dibutuhkannya, dokterlah yang lebih tahu.
* Saat sakit atau baru sembuh dari sakit.
Dalam kondisi ini, bayi perlu vitamin. Biasanya bayi yang baru sakit
kurang nafsu makan dan kebutuhan vitaminnya pun meningkat. Jadi, agar
asupan gizinya cukup, ia boleh menerima vitamin. Setelah sehat kembali,
pemberian vitamin dihentikan.
* Berat badan rendah.
Bayi dengan berat badan rendah atau kurang dari 2,5 kg juga perlu
tambahan vitamin. Berat badan rendah bisa disebabkan bayi lahir prematur
(belum cukup bulan). Biasanya bayi prematur kekurangan zat besi hingga
yang dibutuhkan adalah suplemen zat besi. Di pasaran sebenarnya ada
formula khusus untuk bayi prematur. Ini bisa diberikan hingga vitamin
tak mutlak perlu.
Lain hal pada bayi lahir cukup bulan tapi kecil, jelas perlu tambahan
vitamin. Biasanya bayi kecil yang lahir cukup bulan ini disebabkan ada
masalah di plasenta ketika bayi masih di kandungan, hingga suplai
makanan dari ibu ke janin kurang bagus. Makanya, ia lahir dengan berat
badan rendah.
* Tak terkena sinar matahari.
Bayi yang tak terkena sinar matahari butuh vitamin, khususnya suplemen
vitamin D. Namun kasus ini biasanya terjadi di negara empat musim.
Ketika musim dingin tiba, bayi, kan, tak bisa dibawa keluar karena bisa
kedinginan dan matahari pun jarang ada. Di dalam kulit, terang Najib,
ada bahan untuk membuat vitamin D. Namun untuk memproduksi vitamin D,
kulit perlu terkena sinar matahari dulu. "Jadi, bila tak ada sinar
matahari, proses tersebut tak bisa berlangsung."
Di negeri kita tentulah jarang sekali terjadi bayi kekurangan vitamin D.
Bukankah negeri kita kaya akan sinar matahari? Terlebih lagi, ibu-ibu
Indonesia biasanya kerap menjemur bayinya di waktu pagi kala mentari
baru menampakkan dirinya.
KEBUTUHAN MINERAL
Selain vitamin, pemberian mineral pun tak boleh berlebihan. Bila gigi si
kecil tak jua erupsi, misal, jangan buru-buru memberinya suplemen
kalsium karena belum tentu ia membutuhkannya. Lagi pula, usia normal
erupsi gigi antara 6 hingga 12 bulan. Toh, ini pun bukan patokan pasti
karena ada juga bayi yang sudah erupsi di usia lebih awal semisal 4
bulan. Pasalnya, terang Najib, erupsi gigi juga dipengaruhi faktor
bawaan anak.
Jadi, bila si kecil menyusunya bagus dan makannya pun baik namun ia
belum juga erupsi gigi, berarti ia tak butuh tambahan kalsium. Bukankah
kebutuhannya akan kalsium sudah dipenuhi dari susu? Jangan lupa, susu
kaya akan kalsium. Sebaliknya, bila si kecil sudah erupsi gigi namun
minum susunya kurang, ia jelas butuh suplemen kalsium.
Tentu bukan cuma kalsium. Mineral lain seperti fosfor dan fluor pun tak
boleh berlebihan. Fluor, misal, penting untuk kekuatan gigi. Asupan
fluor didapat dari air minum. Bila kadar air minum kurang dari 0,3 PPm
(part per million), maka dibutuhkan suplementasi fluor; bisa dalam
bentuk tablet atau multivitamin. Namun bila kadarnya sudah 0,3 PPm atau
lebih, "tambahan fluor jelas tak diperlukan lagi." Hati-hati, lo,
kelebihan fluor membuat gigi bercak-bercak, bukan putih. Malah jadi
jelek, kan?
Bagaimana, Bu-Pak? Sekarang sudah tak mengagung-agungkan vitamin lagi,
kan?
---------
GEMUK PUN BISA KEKURANGAN VITAMIN
Bila si kecil gemuk, kita harus memperhatikan pemberian makanannya.
"Jangan beri makanan yang berkarbohidrat tinggi seperti kue atau
biskuit, karena membuatnya makin cepat gemuk. Sebaiknya berikan sayur
dan buah," anjur Najib. Sayur dan buah sangat tinggi manfaatnya untuk
kesehatan karena bisa menghindarkan sembelit dan tak bikin gemuk.
Sayang, banyak orang tua lebih memilih memberi makanan yang dianggap
lebih bergizi seperti susu, telur, dan daging sementara sayur dan buah
tak dibiasakan. Akibatnya, ada bayi gemuk tapi kekurangan vitamin karena
kelebihan kalori. Jadi, kendati gemuk, bukan berarti si kecil tak akan
kekurangan vitamin, ya, Bu-Pak. Itulah pentingnya anak diberi makanan
bergizi seimbang.
-----------
SI KECIL MENOLAK MAKAN LANTARAN DIPAKSA MAKAN
Bukan tak mungkin lantaran kita terlalu memaksanya makan. Seperti
dikatakan Najib, 89 persen anak yang tak mau makan, penyebabnya karena
dipaksa makan, entah oleh orang tua atau pengasuhnya. "Biasanya mereka
punya target untuk menaikkan berat badan bayi. Hingga, walaupun si bayi
sudah tak mau makan, tetap dipaksa." Bahkan,
sering terjadi ibu sampai marah hingga bayi dicekokin agar makanannya
bisa masuk. Sampai bayinya mau muntah pun masih tetap dipaksa makan.
"Nah, ini, kan, membuatnya jadi trauma hingga akhirnya menolak makan."
Ciri-cirinya: jangankan dikasih makan, melihat peralatan makannya saja
ia sudah berontak dan mau muntah. "Itu akibat saking sebelnya ia karena
dipaksa terus."
-----------
PILIH VITAMIN SINGLE
Maksudnya, sebuah produk vitamin hanya terdiri dari satu jenis vitamin.
Sayang, sekarang jarang sekali vitamin yang single. Kebanyakan, satu
produk terdiri bermacam-macam vitamin yang dicampur jadi satu. Di satu
sisi memang memudahkan, tapi di sisi lain malah menyulitkan. Pasalnya,
bila si kecil cuma butuh tambahan vitamin
C, misal, tapi dengan mengkonsumsi produk yang terdiri macam-macam
vitamin, maka bisa jadi ia akan kelebihan vitamin lainnya. Itulah
mengapa, saran Najib, pilih vitamin yang single karena lebih baik.
--
O
_/)(\_ |~ Salam,
/~~\ o' |~ Rien.
/_ _\ o'
^ ^
>>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
>> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
>>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
>> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]