Siapa bilang masakan tradisional hanya laku di daerah asalnya saja.  Saat ini 
tidak sedikit masakan tradisional yang berkembang pesat dan merambah 'keluar' 
kandangnya dan bahkan sangat disukai oleh masyarakat di luar daerah tersebut. 
 
Sebut saja Mie Kocok Bandung dan Mie Jogja Pak Karso.  Mie Jogja Pak Karso asal 
Yogya yang sudah dua tahun dan Mie Kocok Bandung Mang Uci asal Bumi Pariangan 
yang baru buka tiga bulan di Malang hingga kini sangat digemari oleh para 
pecinta dan penikmat kuliner nusantara dari berbagai 
kalangan yang tinggal di kota dingin tersebut. 

Bahkan, tidak sedikit kalangan wisatawan yang berkunjung ke Malang yang 
menyempatkan diri mampir menyicipi Mie Jogja Pak Karso yang berlokasi di 
bilangan Jl. Tengger. Seorang wisatawan asal Banyuwangi mengungkapkan hawa 
Malang yang sejuk sangat pas dengan menyantap hidangan apa pun, termasuk Mie 
Jogja dan Mie Kocok. 

Puspo Wardoyo, pewaralaba masakan tradisional Indonesia yang juga pemegang 
waralaba dua jenis masakan Mie Kocok Bandung Mang Uci dan Mie Jogja Pak Karso 
tersebut, mengharapkan kehadiran rumah makan yang menyajikan masakan 
tradisional ini bisa mengobati rasa kangen bagi orang daerah asal yang tinggal 
di daerah lain untuk menikmati makanan daerah asalnya. "Bisa juga sebagai 
bagian dari nostalgia." 

Saat ini Mie Jogja Pak Karso memiliki 19 gerai, sementara Mie Kocok Mang Uci 
yang kini baru memiliki enam gerai segera akan mengembangkan jumlah gerai-nya 
menjadi 20 gerai. Resep masakan untuk Mie Kocok Mang Uci asli berasal dari si 
empunya nama. Demikian juga untuk Mie Jogja Pak Karso, yang merupakan racikan 
Pak Karso sendiri. 

Sajian berbeda 

Drajat Khaerudin, Manager Operational Mie Kocok dan Mie Jogja Area Jatim, 
mengatakan di Mie Kocok Bandung Mang Uci, pengunjung bisa menikmati tiga sajian 
yang berbeda, yakni mi kocok daging ayam, mie kocok daging sapi, dan mi kocok 
kikil kaki sapi. 

Minuman spesial yang tersedia adalah Es Cendol Bandung. Mie Kocok Bandung 
sangat tepat dinikmati sore menjelang malam saat hawa dingin menusuk tulang, 
karena kuahnya yang panas 
dengan aroma jeruk nipis yang wangi dan bisa menghangatkan badan. 

Mi kocok diolah secara unik. Sesuai namanya, mi dan tauge dikocok-kocok dalam 
air mendidih hingga matang. Ditambahkan taburan kacang tanah serta irisan kikil 
sapi yang empuk. "Nikmat deh," kata seorang konsumen dari Surabaya.  Bagi yang 
tidak terlalu suka kikil bisa memilih variasi menu dengan irisan daging ayam 
atau daging sapi. Makanan selingannya pun tersedia, yakni risoles ayam. 

Di Mie Jogja Pak Karso, Anda akan disuguhi lebih banyak pilihan menu, seperti 
mi godhog, bihun ghodog, mi campur ghodog/goreng, nasi goreng, bihun goreng, mi 
goreng. Tersedia pula dua pilihan minuman khas daerah seperti teh tarik dan 
bajigur juga makanan selingan seperti sosis solo. 
Mi dan bihun sangat enak bila dipadu dengan kriuknya krupuk 

Puli khas Solo. 

Suasana yang tercipta sangatlah nyaman walaupun terkesan sederhana. Sangat 
tepat untuk tempat bersantai ataupun saat melobi relasi, bercengkerama dengan 
keluarga atau untuk  alternatif makan siang dan makan malam bagi para pekerja, 
juga bisa untuk tempat merayakan ulang tahun. 

Mie Jogja Pak Karso dan Mie Kocok Bandung Mang Uci dibuka pukul 09.00 hingga 
23.00 WIB. Harga makanan yang dipatok sangat terjangkau yakni Rp8.000 per 
porsi. Hidangan yang disajikan menggugah selera dan pelayanannya pun cepat dan 
ramah. 

  
([EMAIL PROTECTED]) 

Bambang Sutejo

Bisnis Indonesia
 
http://www.bisnis.com 

Kirim email ke