Mungkin yang dimaksud bu Lisa Soto Mie di Karang Anyar, adalah Soto Mienya H. 
Sahadi. Seorang putrinya membuka usaha soto mie juga di Boulevard Kelapa 
Gading, dengan nama Soto Mie Karang Anyar. Namun disini, karena peminatnya tak 
sebanyak usaha sang ayah putri H Sahadi juga menambah menu dengan Soto Betawi, 
dan lain-lain.

menurut putri H Sahadi ini, soto mie nya memang asalnya dari bogor, namun 
kuahnya juga tidak terlalu medok, dan juga menggunakan cuka aren. Soal 
penggunaan topping risoles menurutnya juga sebenarnya baru berkembang 
belakangan, (meski juga sudah lama). Sebelumnya sang ayah juga tidak 
menggunakan risoles, katanya.

Soto Mie theresia, yang mengaku dari bogor juga kuahnya tidak medok, tidak 
seperti Soto Mie nya Pak Diman, di depan Tip-top Pondok Bambu yang mengklaim 
asli bogor, disini kuahnya memang medok kemerahan

Nampaknya para pedagang soto mie ini baik yang mengklaim asli bogor maupun asli 
betawi, sama-sama sudah melakukan perubahan untuk menyesuiakan selera dan 
permintaan pasar 

--- On Tue, 26/8/08, Lisa B <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Lisa B <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [bango-mania] Soto Mie Bogor
To: [email protected]
Date: Tuesday, 26 August, 2008, 10:38 AM










    
            Wah, Pak Anthony kayaknya punya pengetahuan yang cukup luas soal 
kuliner...  senang sekali bisa dapat pencerahan dari Bapak .  Kebetulan saya 
juga pencinta makan dan salah satu makanan favorit saya adalah Soto Mie. 

Mungkin benar apa yg Pak Anthony bilang soal Soto Mie Jakarta vs Soto Mie 
Bogor.  Kalo yg dkt Kebon Kacang , saya juga pernah makan dan memang persis 
sperti yang Pak Anthony sebutkan.  Isi sotonya beda dengan Soto mie pada 
umumnya dan banyak pernak-pernik tambahannya seperti perkedel, paru, daging, 
peyek kacang.

Nah, kalo Soto Mie Bogor (yg mungkin krn lokasinya berdekatan dengan Jakarta 
sehingga diclaim
 sebagai Soto Mie Jakarta) yang enak menurut saya ada di Jl. Karang Anyar Jalan 
E, belakang Metro Pasar Baru Krekot deket Jalan Lautze.  Tempatnya di rumah 
biasa, tapi rasanya, terutama kuahnya LUAR BIASA maknyuss!  Tapi saya lupa euy, 
nama tempatnya apa.  Tapi kalo tanya orang dekat sana, soto mie Jalan E, pasti 
tau.

Cobain deh... apalagi pake emping yang lebar, trus disiram sambel +kecap 
manis.... wuuiiiihhh.. .

 Happy 'Soto Mie' hunting


lisa

----- Original Message ----
From: Anthony Bachtiar <[EMAIL PROTECTED] id>
To: bango-mania@ yahoogroups. com
Sent: Tuesday, August 26, 2008 9:35:54 AM
Subject: [bango-mania] Soto Mie Bogor

Dear All


Kalau menurut saya Soto Mie yang kita kenal sehari hari itu biasanya  

disebut Soto Mie Bogor,

isinya jelas ada mie kuning, lalu bihun, plus kubis/kol di iris dan  

risol lalu potongan daging yang berasal dari bagian kepala sapi atau  

kikil dan tetelan.

Bumbunya cuka, garam, lada dan vetsin terus dikasih kuah berminyak  

dengan isi irisan daun bawang.

Biasanya Mie dan kol terasa empuk dan layu ketika dimakan.


Kalau di tanya Betawi punya soto mie atau tidak, pernah sewaktu saya  

kecil ada satu penjual soto yang mengklaim itu adalah soto mie asli  

betawi terletak di tepi jalan Asem Lama No 147 kira kira di depan  

sebuah pertokoan jadoel atau pertokoan lama yang sebelum saya lahir  

toko itu sudah ada (sekarang jadi jalan Wahid Hasyim) kira kira kalau  dari 
Sarinah Thamrin menyeberang kearah Tanah Abang dari lampu  

pengatur lalu lintas kira kira 200 meter sampai melewati Jalan Kebun  

Kacang XI lalu maju lagi disebelah kiri didepan pertokoan tua tersebut.


Cirinya adalah:


Isinya hanya Mie dan Kol/kubis saja.

Kuahnya agak bening dan diberi cuka aren (bukan cuka pabrik) pada  

saat dimakan biasanya kol masih terasa garing dan kuahnya agak hambar  

(sesuai gambaran pak Thoman Sasongko) jadi kita harus tambah sendiri  

kecap manis atau cuka aren, garam, lada, vetsin dsb karena bumbunya  

memang tidak dibuat medok dan berwarna ke merah merahan seperti  

SotoMie Bogor. Selebihnya untuk menambah selera bisa ditambahkan  

isinya secara optional seperti, Risol. Perkedel, Pastel kentang,  

Potongan daging, babat, empal, emping, kerupuk. kacang bawang dsb.


Penjual soto itu turun temurun dan kalau misalnya sejak saya kecil  

mereka sudah jualan artinya sudah 30 tahun lebih mereka jualan dan  

kalau dihitung sejak orang tua saya mungkin sudah ada sekitar 50  

tahun mereka jualan disana.  Jadi kalau sudah 50 tahun jualan  

mestinya itu adalah Soto Mie asli betawi ya.

Setiap hari buka sejak jam 10 pagi hingga jam 9 malam kecuali hari  

senin tutup.


Selamat mencoba.


Anthony Bachtiar


On Aug 26, 2008, at 8:53 AM, thomas sasongko /id.jkt-mktg wrote:


>

> iya, pernah makan di situ Soto Mie Pak Haji Ali, kalau saya bilang  

> rasanya kurang keluar (maaf) mungkin karena proses memasaknya agak  

> bersih....teori saya, untuk makanan pinggir jalan "rasa berbanding  

> terbalik dgn kebersihannya"





      
      

    
    
        
         
        
        








        


        
        

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

Kirim email ke