Mengingat kuliner adalah bagian dari budaya, masing-masing makanan tradisional 
punya sejarah dan maknanya sendiri-sendiri. Salah satu contohnya ya kenapa di 
suatu daerah lebih banyak ditemukan makanan dengan bahan daging kerbau, bukan 
daging sapi. Kudus adalah salah satu contoh dimana masyarakatnya masih 
menghargai tradisi masa lalu melalui makanan. Pengaruh Hindu pada suatu jenis 
makanan masih tetap dipertahankan, walau penganutnya sudah "hilang", "musnah" 
atau "melebur" ke anutan baru dari Tanah Arab.Itu lebih karena tradisi turun 
temurun bukan  anjuran atau perintah Wali. Beberapa masjid tua di Nusantara, 
salah satunya Masjid Kudus, dulunya adalah peninggalan Hindu yang lalu dirombak 
menjadi masjid. 

salam,

radityo




  ----- Original Message ----- 
  From: Abdur Rohman 
  To: [email protected] 
  Sent: Saturday, September 13, 2008 11:56 AM
  Subject: Re: Bls: [bango-mania] sate kelet pekalongan


        ++ Orang dahulu sangat menghargai antar suku dan agama. Solidaritasnya 
juga sangat tinggi. Demikianlah yang terjadi pada masa para walisongo, yang 
salah satunya tinggal di Kudus\Muria itu. Salah seorang sunan melarang 
penganutnya (umat Islam setempat) menyembelih sapi demi menghormati para 
pemeluk agama Hindu di sana. 
        Wah, ternyata dalam juga ya falsafah hakikat kuliner nusantara 
kita....?!

        Arohman

        --- On Sat, 9/13/08, wisnu ismawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

          From: wisnu ismawan <[EMAIL PROTECTED]>
          Subject: Bls: [bango-mania] sate kelet pekalongan
          To: [email protected]
          Date: Saturday, September 13, 2008, 11:48 AM



          setau saya masyarakat pekalongan dan kudus lbh byk menyediakan kebo 
drpada sapi. malah konon, masyarakat kudus tdk boleh menyembelih sapi. jadi 
pasokan daging sapi diperoleh dari pati atau kota sekitar. rumor has it, 
katanya dulu salah satu sunan di kudus sdg tertidur, lalu ada org jahat mo 
membunuhnya. beliau lalu terbangun karena mendengar lenguhan sapi. ga jadi mati 
deh. lalu beliau meminta warga kudus utk tdk membunuh sapi. dan budaya dan 
agama hindu sgt kental di kudus, jadi ada jg yg bilang, org kudus tdk 
menyembelih sapi karna sapi adalah binatang suci bagi umat hindu. mungkin say 
asalah, klo salah mohon pencerahan yah. 
          wah saya belum sempet nikmati wedang alang2. kayaknya enak... yum 
yum...
          oh iya dipekalongan jg ada masakan namanya kepiting gemes. krn saya 
ga doyan kepiting, sy ga brani cerita kayak apa rasanya. buat saya rasa 
kepiting ya gitu aja. kecuali kepiting telor asin yg di resto layar surabaya, 
itu saja saya yakin, yg saya makan telor asinnya hahahahhahaha.
          klo mo ke pekalongan kita lewat kota brebes yg ngetop dgn telor 
asinnya. ditempat telor asin itu jg jual poci tanah liat utk minum teh dan 
manisan labu. enak lho.


          ----- Pesan Asli ----
          Dari: utari ninghadiyati <utari_ninghadiyati@ yahoo.com>
          Kepada: bango-mania@ yahoogroups. com
          Terkirim: Jumat, 12 September, 2008 16:11:32
          Topik: Re: [bango-mania] sate kelet pekalongan


                jadi inget waktu ke pekalongan dulu...sempet juga makan sate 
tapi bukan sate kelet tapi sate kebo yang jual perempuan. dia mewarisi sate ini 
dari sang ayah. jualannya nggak banyak makanya mesti cepet. seinget ku tekstur 
daging kebo sama sapi nggak jauh beda cuma kebo lebih alot aja. tapi asyik kok.
                di sana sempat keliling-keliling nyari yayuk penjual wedang 
alang-alang, tapi malang karena dia nggak jualan. sebenarnya ada satu lagi 
makanan yang memang khas sana dan sempet makan, cuma lupa namanya. masakan ini 
berkuah cokelat pekat dengan irisan jeroan yang padat banget deh.. full 
kolesterol lah..


                utari ninghadiyati
                jurnalis, penulis lepas
                08568124445
                my blog www.utarininghadiya ti.multiply. com

                --- On Fri, 9/12/08, wisnu ismawan <wisnu.ismawan@ yahoo.com> 
wrote:

                  From: wisnu ismawan <wisnu.ismawan@ yahoo.com>
                  Subject: [bango-mania] sate kelet pekalongan
                  To: bango-mania@ yahoogroups. com
                  Date: Friday, September 12, 2008, 4:49 AM


                  saya pernah berkunjung di pekalongan jateng. pada suatu 
malam, ada bpk2 tua jual sate ( ini cerita bener lho, bukan cerita horor ). 
satenya kok bentuknya aneh. saya tanya, itu sate apa. namanya ternyata sate 
kelet. dibuat dari kulit kepala sapi atau kebo. rasanya aneh, kenyil2 gitu. 
kenyil2 itu apa ya ? kenyil2 itu rasa seperti kalo kita gigit karet ban dalem 
sepeda motor ( hehhehehehe berarti saya sudah pernah, bodoh ya  si wisnu, pake 
ngaku segala ). tapi enak juga. porsinya mini, jadi saya hrs makan lbh dari 3 
porsi. sate tsb katanya udah langka bgt. mungkin udah kaya cauk rambak di solo 
yg sudah sgt langka. sate kelet.. klo bahasa jawa biasanya sih, kelet itu 
lengket. tapi bahasa jawanya pekalongan lain dgn bahasa jawa tengah yg lain, 
dan saya lupa nanya, kelet itu artinya apa. besok paginya saya makan sego 
megono. nasi dan urap dari daun kecombrang. rasanya ? aneh... tapi ttp kudu 
dicoba. habis 2 piring. laper bough ! enak juga. trus iseng nyoba tauto 
pekalongan.. . ga terlalu doyan, tapi saya yakin ini sebenarnya enak, tapi si 
abang yg jual aja kali baru mulai dagang jadi rasanya kok ga pas bgt. btw, 
pekalongan itu makanan khas nya apa ya ? 


--------------------------------------------------------------
                  Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru 
                  Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail 
dan @rocketmail. br> Cepat sebelum diambil orang lain!  





----------------------------------------------------------------------
          Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di 
Yahoo! Answers  



   

Kirim email ke