----- Original Message ----- 
  From: ruang baca 
  To: [EMAIL PROTECTED] 
  Sent: Saturday, October 18, 2008 3:23 PM
  Subject: [Ruang Baca] Jelajahi Kuliner Khas Tuban



  Sebagai kota tua yang cukup legendaris, Tuban yang terletak di pesisir pantai 
utara pulau Jawa ternyata kaya akan sudut menarik untuk dikunjungi dan 
dinikmati keberadannya. Termasuk menu dan makanan khasnya.

  www.arohman.co.cc BILA Anda sempat jalan-jalan ke Kota Bumi Ronggolawe ini, 
maka jangan sampai melewatkan beberapa kuliner istimewanya, seperti Dawet Sagu, 
Dumplek, Intip Goreng, Keripik Gayam, maupun sajian serba pedas khas Tuban.
  Letak geografis kota pusat pemerintahan kota Tuban yang berada tepat di 
kawasan pantai, menjadikan suhu udara selalu hangat dan cenderung panas. Nah, 
untuk itu jangan lewatkan kesegaran Dawet Sagu sebagai pelarut rasa dahaga 
Anda. Di pusat wisata kota Tuban yang berada di sekitaran Alun-Alun, Anda bisa 
mendapatkan minuman khas ini di gerobak-gerobak kecil pinggir jalan. Seperti di 
sekitaran Jl. Kartini Tuban tak jauh dari Masjid Agung dan Kompleks Makam dan 
Museum Sunan Bonang, Anda memeperoleh minuman unik ini.
  Dawet Sagu disajikan dalam gelas yang terdiri atas dawet sagu, santan, sirup 
manis gula siwalan, plus es batu. Sembari menyeruput kesegarannya, Anda pun 
bisa mencicipi jajanan lain seperti intip goring, wingko, juga jenang krasikan. 
Kesemuannya tergolong menu-menu khas Tuban.
  Bila menginginkan varian menu yang lebih banyak lagi, cobalah dating langsung 
ke Pasar Baru Tuban. Sekalian Anda juga bisa mampir ke Goa Akbar, yang 
lokasinya persis di belakang Pasar Baru ini. Di sini akan dengan mudah 
memperoleh Dumplek juga Kue Serabi. Kue Serabinya benar-benar tradisional, 
karena proses memasaknya masih menggunakan wajan tanah yang di atas anglo. Ada 
pula Ketan Bubuk, Tahu Lontong, serta Kue Sablak. Samblak merupakan kue yang 
terbuat dari tepung tapioca (kanji) dipadu dengan kacang tolo. Biasanya Sablak 
disantap dengan terlebih dulu dicocol kelapa parut. Di Pasar Baru Anda pun akan 
dengan muda mendapat Keripik Gayam yang gurih dan kemremes.

  SEAFOOD SUPERPEDAS

  Bagaimana dengan menu utamanya? Ternyata Tuban memiliki sajian yang pantas 
untuk dicoba. Sekali lagi, nuansa kulinernya tak jauh dengan masih berkaitan 
dengan hasil laut setempat. Ya, seadfood di sepanjang jalan utama dekat 
Kelenteng Kwan Sing Bio bisalah dicoba. Berderet-deret warung tenda seafoof di 
sepanjang Jl. Panglima Sudirman hingga Jl. RE. Martadinata siap memanjakan 
lidah Anda. Ikan Dorang, iklan Kerapu, Udang, hingga Cumi-Cumi. Selain itu 
Rajungan di sana lebih terkenal daripada kepiting biasa.
  Bila Anda kesulitan menentukan pilihan tempat makan, coba saja mampir ke 
warung bernama “Cak Mad Jaya”. Di tempat ini Anda bisa memesan sajian khas 
Tuban yang begitu tersohor, yaitu Rajungan Balsem. Dinamakan “Balsem” karena 
rasanya superpedas.
  Menu khas lain di Tuban, Anda bisa coba di depot milik Ibu Suartiah di 
kawasan Jl. Manunggal Tuban. Cumi-cuminya begitu maknyuss dengan aroma dan rasa 
pedasnya yang luar biasa. Depot pinggir jalan ini ada sejak tahun 1985 dan buka 
mulai jam 09 pagi sampai 09 malam. Semoga bila Anda jalan-jalan ke Tuban tak 
lupa untuk mencoba menu-menu istimewa Kota Tuban. *


  --
  Posted By ruang baca to Ruang Baca on 10/18/2008 03:20:00 PM

Kirim email ke