Kalau pas kita jalan ke salah satu Mall dan melihat restoran yang ada baik itu yang berdiri sendiri maupun yang bergabung dalam satu food court sangatlah banyak................. Memang sampai saat ini Mall masih merupakan target bagi pemilik restoran untuk membuka usahanya..........walaupun dengan persaingan yang sangat ketat......... Belum lagi dengan masalah sewa yang menjadikannya pemberi kontribusi 3 besar selain F&B Cost dan Salary...................
Saya ambil contoh di Mall Kelapa Gading Jakarta yang menurut saya termasuk Mall yang sangat banyak jenis dan variatif restorannya. Disini aroma persaingan sangatlah ketat.........dengan karakter pengunjung yang mayoritas chineese yang senang jajan tetapi lebih dimalam hari saja. Sedangkan harapannya agar selama jam operasi restoran selalu dikunjungi tamu dengan rutin........tapi kenyataannya terutama jika siang hari restoran yang mempuyai 100-200 kursi itu sama sekali tidak terlihat adanya tamu satupun.........sangat ironis terlihatnya. Hampir semua restoran menampilkan harga special, baik berupa discount khusus maupun paket murahnya..................padahal mereka tahu persis pemberian iming2 seperti itu bukanlah target utamanya, tetapi toh mereka tetap harus menampilkan itu sebagai penarik pengunjung masuk dalam berkompetisi dengan restoran lainnya....... Jika saja karyawan / pengelola tidak dibekali "kecerdikan" dalam pelaksanaannya......maka sudah bisa dipastikan restoran tersebut akan sangat sulit mempertahankan eksistensinya apalagi berkembang...... Salam, Agung http://servesmartindonesia.blogspot.com/ http://finance.groups.yahoo.com/group/pedulirestoran/?yguid=315203567
