Ada lagi ASINAN LENGKAP di Jl. Suryakencana Bogor, boleh dicoba dan 
dibandingkan.




________________________________
Dari: kamal mustakmal <[email protected]>
Terkirim: Minggu, 4 Januari, 2009 13:12:02
Topik: [bango-mania] Asinan Bogor


  
Dari judul diatas, Asinan Bogor kayaknya lucu juga ya kok dapur minang 
menyajikan Asinan Bogor..? Ya iyalah, khan masih ada tempat sebagai kuliner 
Nusantara he..hee..heee. Lagian saya juga bagian dari masyarakat sunda umumnya 
dan Bogor khususnya. Lho koq bisa..? ya bisa aja lagi, wong istri saya juga 
asli orang Sunda (Bogor). Wo alah..baru pcaya deh.

Siapakah yang pernah ke Bogor dan ngga mengenal Asinan Gedung Dalam...? 
Keterlaluan banget deh. Siapa yang ngga suka dengan Asinan tersebut...? Ah 
kayaknya semuanya pada menyukainya, termasuk saya. Dulu saya suka mbeli Asinan 
Gedung dalam untuk dibagikan teman-teman dan kolega, waktu harga masih 5 ribuan 
s/d 10 ribuan. sekarang sih udah 15 ribu perak kali sebungkus.

Disini saya ingin berbagi kepada pencinta Kuliner Nusantara Resep Asinan Bogor 
versi Gedung Dalam (rasa nggak kalah-kalah ama). Resep ini sebenarnya belum 
lama saya dapatkan, tetapi sudah 3 kali dipraktekan dan hasilnya mak Nyus. 
Pertama saya praktekan tanggal 6 Oktober 2008, dan yang kedua kalinya tanggal 
27 Desember 2008 yang lalu.
Ceritanya, anak dan ponakan (Gina Azkia dan Nauli) kami ingin membuka stand 
kelas enam pada acara Pekan Muharram 1430 H di SD Inka Bogor, dimana setiap 
murid dituntut oleh sekolah belajar berwiraswasta/ berdagang dengan menyediakan 
stand/meja per kelas anak. Mereka bingung juga mau jualan apa di stand 
tersebut, akhirnya saya tawarkan jualan Asinan Buah saja, mereka setuju untuk 
jualan Asinan. Walah, mikir juga lagi liburan gini harus nyari bahan-bahan buat 
Asinan, apalagi jam 08.00 pagi Asinan Buah segar harus sudah siap di pajang. 
Demi anak-anak sih yang apa boleh buat, harus siap bangun jam 03.00 pagi untuk 
menyiapkannya.

Bahan-bahan yang saya buru dipasar Bogor untuk Asinan Buah Lezat versi Gedung 
Dalam adalah sebagai berikut :

Bahan utama buah-buahan :

1. Bengkuang 4 kg @ Rp. 3,000 Rp. 12.000 
2. Mangga Mengkal 3 kg @ Rp. 4,000 Rp. 12.000
3. Kedondong 3 Kg @ Rp. 3.000 Rp. 9.000
4. Timun 3 kg @ Rp. 5.000 Rp. 15.000
5. Nanas 4 bh @ Rp. 2.500 Rp. 10.000
Subtotal Total Bahan Rp. 58.000

Bahan-bahan untuk Kuah :

1. Gula pasir   2 kg @ Rp. 7.000 Rp. 14.000
2. Cabe merah bsr 1/2 kg @ Rp.14.000 Rp. 7.000
3. Jeruk peras 2 kg @Rp. 5.000 Rp. 10.000
Subtotal bahan Kuah Rp. 31.000







Total Belanja Rp. 91.000

Cara pengolahan : 

1. Bahan buah : Mangga, Kedondong, Bengkuang dan Nanas dikupas kulitnya dan 
dipotong- potong sesuai ukuran yang diinginkan. Masing-masing irisan buah 
dipisah. Timun
diiris sesuai dengan bentuk diinginkan, tanpa mengupas kulitnya. 

2. Pembuatan Kuah/Bumbu :


Sebanyak 2 kg Gula pasir dilarutkan dalam 1 liter air dengan dididihkan diatas 
kompor. Gunakan larutan gula yang sudah dingin/hangat kuku untuk menggiling 1/2 
kg cabe merah besar yang sudah dibersihkan tangkainya. Gunakan Blender dan 
giling sampai halus sekali. Kemudian Saring gilingan cabe dengan saringan yang 
agak kasar. Ampasnya kemudian di Blender sekali lagi dengan menambahlan larutan 
gula, saring kembali dan satukan Hasil air Cabe giling yang sudah disaring 
tersebut. Ampasnya buang saja....jangan dimakan ya...? Jeruk peras sebanyak 2 
kg diperas dan diambil airnya dan saring.


Sekarang masukan semua bahan-bahan buah yang sudah dipotong-potong kedalam 
wadah yang cukup besar. Masukan Larutan gula, larutan cabe giling dan peresan 
air jeruk. Tambahkan garam 4 5 sendok makan. Campuran diatas diaduk-aduk agar 
bahan bercampur merata. Diamkan 1/2 sampai 1 jam...hmmmm. ..hmmmm sekarang kita 
udah siap untuk menikmat Asinan Gedung Dalam versi dapur minang...heee. ..hee



Dari bahan-bahan tersebut diatas dengan modal Rp.91.000, didapatkan Asinan Buah 
sebanyak 43 bungkus dengan harga jual @ Rp. 5,000 / bungkus. Hasil penjualan 
Rp. 215.000. Yah lumayan juga. Eitss.. ini anak-anak nggak pada mau jualan 
dengan alasan berat dan lebih asyik nonton pertunjukan. ..wah..wah. ..terpaksa 
ibunya yang jualan. Wong yang jualan ibunya, ya jualannya pun setengah maksa 
deh...setiap orang tua murid lewat disuruh beli...ya wajar aja ludes 43 
bungkus..heee. .heee. Laris manis tanjung kimpul...Asinan Abis duitnya buat 
jajan anak-anak disekolah..hee. .hee..ngga apa-apa kok. Puaasssss.

Ternyata membuat Asinan Buah ala Gedung Dalam cukup simple dan sederhana, 
rasanyapun Mak Nyus dan Siippp. Jeruk peras berguna sebagai pengganti cuka. Ini 
menjamin Asinan Buah lebih sehat dan aman dikonsumsi untuk lambung...


Selamat mencoba dan silakan berikan komentarnya.


Salam, 
 http://dapur- minang.blogspot. com/ 
    


      
___________________________________________________________________________
Coba emoticon dan skin keren baru, dan area teman yang luas.
Coba Y! Messenger 9 Indonesia sekarang.
http://id.messenger.yahoo.com

Kirim email ke