Nikmati Lumpia Durian di Pinggir Pantai Jika berwisata ke Ancol, jangan hanya menikmati pantainya karena tempat wisata ini kini juga menawarkan wisata kuliner. Coba deh lebih teliti saat menyusuri kawasan wisata ini, maka Anda akan menemukan sebuah tempat "nongkrong" baru yang mengasyikkan dan mengenyangkan. Kompas.com | Di antara Putri Duyung Cottage dan Bandar Jakarta kini berdiri restoran baru bernama Seaside Suki. Dari namanya saja sudah jelas apa yang dijual restoran ini, pemandangan pantai dan suki, alias penganan rebus-rebusan ala Thailand. Dari restoran ini Anda bisa memandang monumen Ancol sambil menyantap lumpia isi duren. Lumpia isi duren hanyalah salah satu dari 60 jenis penganan yang siap disajikan restoran yang buka tiga bulan lalu ini. Bermacam penganan atau suki itu dipajang di show suki atau semacam etalase tempat menaruh suki. Etalase ini terletak di dekat pintu masuk utama restoran tersebut. Pengunjung restoran bisa memilih sendiri makanan yang diinginkannya. Sejumlah menu yang dipajang di show suki antara lain crab claw atau cakar kepiting, kepiting gulung, brokoli udang, crab steak, swekiau atau pangsit isi udang, berbagai jenis bakso ikan, serta sayur-mayur. Setelah memilih sendiri penganan yang hendak disantap, para pengunjung tinggal cari tempat yang nyaman deh. Bisa langsung di tepi pantai atau ke ruangan ber-AC di lantai dua. Bahan makanan yang dipilih tadi akan diantar ke meja oleh pelayan. Pelayan juga menyiapkan tungku dan panci untuk merebus bahan makanan tadi. Yang unik di Seaside Suki, bahan bakar yang dipakai untuk merebus adalah briket batu bara. Menurut pemilik Seaside Suki, Mulyaman Pranata, briket batu bara dipilih karena harganya terbilang murah, hanya Rp 3.000 per kilogram. Kelebihan lainnya adalah panas yang stabil dan tidak mudah padam oleh angin. "Jika kami menggunakan gas atau minyak mudah mati tertiup angin, maka dari itu kami menggunakan batu bara," ujar Mulyaman. Mulyaman menjelaskan bahwa rasa suki yang ditawarkannya tidak berbeda jauh dari rasa suki diThailand. Namun dia tetap berupaya agar rasa tersebut juga sesuai dengan lidah orang Indonesia. Kata Mulyaman, kuah suki yang ditawarkannya ada dua jenis, yakni kuah tomyam yang asam dan pedas. Kuah kedua adalah kuah kaldu ayam. Sementara itu, Chef Restoran Seaside Suki, Fedi, mengatakan kuah tomyam racikannya terbilang ekstrem. Pedas dan asamnya nendang. Untuk rasa pedas Fedi menggunakan cabai merah dan cabai rawit. Sedangkan untuk rasa asamnya Fedi menggunakan jeruk nipis. Tidak tanggung-tanggung jumlahnya. Untuk satu porsi suki , chef yang sudah enam tahun malang-melintang di dunia makanan laut ini membutuhkan sedikitnya 20 jeruk nipis. Sedangkan untuk bumbu kuah ayam, Fedi hanya mengunakan kaldu ayam yang dicampur dengan garam dan bumbu penyedap masakan. Kedua kuah tersebut dihidangkan bersama dalam satu panci kecil yang diberi sekat. Agar panasnya tetap terjaga di bagian bawah panci ditaruh batu bara. Sementara bahan suki yang dipilih pengunjung langsung dimasukkan ke kuah tersebut hingga matang. Selanjutnya warga Jakarta bisa langsung menyantap makanan Thailand yang berkuah pedas dan asam ini sambil ditemani angin laut yang kadang berhembus kencang dan kadang sepoi-sepoi. Harga terjangkau Sementara itu menurut Afip, bagian operasional Restoran Seaside Suki, setiap item suki yang ditawarkan di show suki harganya berbeda-beda, mulai dari Rp 6.800 hingga Rp 22.000. Menu suki yang ditawarkan berupa sayur-mayurseperti selada, bayam cina, dan topay atau sawi yang menyerupai bunga kol. Selanjutnya ada segala jenis baso, seperti baso ling yang terbuat dari rumput laut, ikan tenggiri, dan ikan ekor kuning. Selain itu ada juga baso ayam jagung yang terbuat dari jagung, daging ayam, dan ikan tenggiri. Segala jenis baso tersebut dijual Rp 18.000 per porsi. Masing-masing porsi berisi lima butir bakso. Selain baso dan sayur-mayur, di show suki juga dijual segala macam pangsit diantaranya pangsit isi udang, pangsit goreng dan pangsit singapur yang terbuat dari adonan ikan yang dihaluskan. Harga pangsit tersebut berkisar antara Rp 12.500 hingga Rp 18.000. "Kami juga menjual gulung kepiting, yang terbuat dari daging kepiting yang dihaluskan lalu digulung dengan telur dadar yang digoreng tipis. Harga kepiting gulung ini satu porsinya sebesar Rp 20.000," ujar Afip. Selain menjual aneka macam suki, Seaside suki juga menyediakan nasi goreng nanas dan nasi goreng kelapa. Penampilannya sih tidak berbeda jauh dari nasi goreng pada umumnya. Namun ada tambahan aroma nanas dan kelapa yang membuat dua nasi goreng ini layak dicoba. Nasi goreng nanas hadir dalam buah nanas yang dagingnya sudah dikerok. Sementara untuk nasi goreng kelapa, nasi dimasukkan ke kelapa, kemudian kelapa dibakar sehingga aroma kelapa menyatu dengan nasi goreng. Hmm..bayangkan saja. Untuk camilan pembuka dan penutup ada lumpia duren dan singkong Thailand goreng. Menurut Fedi, lumpia duren terbuat dari duren yang dihaluskan, lalu digulung dengan kulit lumpia kemudian ditaburi tepung roti. Adonan durian tersebut kemudian didinginkan. "Setelah dingin barulah lumpia duren itu bisa digoreng. Nyam..nyam.. penasaran kan dengan rasanya? (MUR) Sumber: www.kompas.com Kunjungi juga: http://kecap-bango.blogspot.com/
