Bistik Lidah Pawon Resto, Rasa Jawa, Penampilan Eropa
SURABAYA | TIDAK semua lidah Melayu, bisa serta merta dan secara sukarela
‘menerima’ racikan Barat. Bahkan seporsi steak tenderloin yang lezat
dan berdaging empuk sekalipun, tidak semua lidah bisa mencecapnya
dengan nikmat.
“Itu sebabnya ada pilihan bistik lidah ala Pawon
Resto ini, citarasanya benar-benar khas Jawa karena menggunakan bumbu
kayu manis, cengkih, bunga pekak, selain bumbu-bumbu dasar lainnya,”
ujar Totok Yulianto, chef Pawon Resto Hotel D’Season Surabaya.
Paduan
bumbu dasar bistik lidah yang bersentuhan dengan citarasa khas cengkih,
bunga pekak, dan kayu manis ini menghasilkan aroma sekaligus citarasa
sempurna ketika dimasak dengan bahan lidah sapi yang berdaging lembut.
Jadilah kemudian citarasa sempurna khas kuliner Jawa, bistik lidah yang
dipresentasikan ala Barat lengkap dengan salad sayuran, kentang goreng, dan
acar. Hmm… pertemuan citarasa yang spesial.
“Jika
kurang menyukai kentang, bistik lidah ini bisa juga disantap dengan
sepiring nasi putih,” saran Totok Yulianto yang mengimbuhkan jika
penyuka menu Barat praktis, macam steak, sandwich, hingga burger juga
tersedia setiap harinya.
Bistik lidah yang merupakan pertemuan citarasa Barat dan Timur ini bukan hanya
satu-satunya menu yang ada di Pawon Resto. Resto di Hotel D’Season di Jalan
Tenggilis Utara, Jemursari, Surabaya ini juga menyediakan bistik Jawa komplet.
Berbahan daging sapi disajikan dengan sayuran, kentang, acar, plus nasi putih.
Citarasa
khas Indonesia selain dari dapur Jawa, juga disuguhkan menu spesial
lainnya dari dapur Jawa Tengah dan Jawa Barat. “Ada nasi begana, nasi
langi, nasi kuning, nasi liwet, bahkan nasi berkat,” rinci Totok.
Bedanya, menu spesial ini hanya disajikan pada hari Sabtu, Minggu, dan
hari-hari besar lainnya.
Misalnya nasi liwet. Nasi putih punel nan lembut dan panas ini disajikan
lengkap dengan ayam suwir, telur rebus, telur steam kuning, telur steam putih,
dan sayur labu air ini jarang sekali bisa ditemukan di Surabaya.
Atau nasi berkat, yang hanya disuguhkan ketika hajatan, ternyata bisa ditemukan
di Pawon Resto. Nasi berkat, dalam seporsi disuguhkkan nasi putih, empal kerem,
sayur urap, dadar telur, oseng tahu tempe, kering tempe, teri medan, dan acar
kuning. Hmm… saya sungguh seperti menemukan berkat. (tri)
Sumber: Harian SURYA
BACA JUGA BLOG BANGOMANIA
AYO GABUNG DI FACEBOOK BANGOMANIA