Tapi memang Kecap Bango paling enak loh... aku pernah cuba2 beberapa kecap yang 
ada di Indo n LN tetep nda ada yang sesuai dengan selera lidah aku... kecuali 
KB :)

TOP untuk KECAP BANGO

Regards,
Rani




________________________________
From: vini dacutez <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, April 16, 2009 3:42:12 PM
Subject: Re: [bango-mania] Kecap Bango langka di Malaysia





Hi hi hi baca sampai habis niy ,. 
lucu ,., he he he


2009/4/15 mediacare <mediac...@cbn. net.id>




Kecap Indon...nesia. .' lagi best '....
 
Oleh: Yuenda Viki Larasati
 
Share
Yesterday at 10:06am
 
 
Moms.....gimana seandainya di dapur kehabisan stock 
kecap..??..

Wah, kalau ini sampai terjadi bisa-bisa predikat sebagai ibu 
tidak bertanggung jawab bakal menempel di punggungku dengan tulisan besar, bold 
& underline.Seandainy a pun dakyu minta maaf atas kelalaian dalam penyedian 
si hitam pekat ini, pastinya jawabanTiada Maaf Bagimu akan terlontar 
menyertai wajah cemberut tanda kecewa yang terpantau dari menurunnya selera 
makan.warga rumah 

...UPst....sorry mori bebek meri ya guys....

Kecap 
memang murah meriah, bumbu serba guna dengan rasa luar biasa tapi cukup irit. 
Dengan modal kecap doang makan bisa terasa nikmat dan nyamleng.
Bangun pagi 
'sabu-sabu' temtu pake kecap. Maksudnya sarapan bubur prens...bukan nggelek 
yah.. Breakfast dengan telor ceplok plus nasi kecap krupuk,... wah ini 
favorit masa kecil, atau kalau kefefet makan nasi krupuk plus sambel kecap juga 
sudahoYe..

Aneka masakan semur,miss-tumis, mi goreng, bakso, 
sate tiada berkesan tanpa kehadiran si hitam manis nan pekat. Tapi sayang 
sangat 
susah menemukan merk kecap yang pas di KL. Kalo tidak terlalu cair malah 
terlalu 
kental dan berwarna hitam dengan rasa asin meski di botolnya sudah tertera 
kata2 
' Kicap Manis'....wehhh ketipuuu...

Menyimpan beberapa botol 
kemasan kecap produk Indonesia menjadi terasa perlu. Terdapat dua merek kecap 
terkenal yang dapat ditemukan di sini. Kecap dengan brand tiga huruf dan kecap 
bergambar burung. Para kecap ini termasuk langka di di KL secara hanya dijual 
di 
daerah pasar Chowkit tempat pemukiman warga Indonesia. Jadi kalau sampai lupa 
menyetok barang ini kemungkinan akan gigit jari ketika suatu saat simpanan 
habis 
sedangkan di toko penjual makanan Indonesia ternyata juga sedang kosong. 
Terbukti sekarang mulai sering kehabisan, masih mending terkadang terdapat 
kemasan plastik bukan kemasan botol.Akibatnya orang serumah protes karena 
kehilangan lauk favoritnya.. .nasi putih anget, tempe goreng garit plus sambel 
kecap... wess....bakalan cuma bisa ngeces dan ngiler 
membayangkannya. ...

Suatu saat pernah dakyu benar-benar kehabisan kecap, 
sedangkan toko andalan sedang tidak dapat diandalkan. Jadilah dakyu berkeliling 
super kampret mencari tahu kecap apakah yg biasa dipakai oleh orang lokal. 
Interview dengan para belanjawan dan belanjawati selalu saja tidak mendapat 
jawaban memuaskan.
" tak tahulah kicap mana yg sedap..."
" selalunya 
saya guna kicap indon...' e bi si'...lagi sedap..."
" kicap gambar burung.. 
lagi best..."
" kicap indon pekat, manis, sedap.....best giler..., tak cair 
tak kental..."
Biyuh..biyuh. ...nuwun sewu...saat ini saya 
sedang mencari kecap lokal mak cik...

Rencana membuat bihun goreng pun 
terlaksana juga setelah akhirnya menjatuhkan pilihan pada ' Kicap Mee ' dengan 
cara menghitung kancing bajuku...kicap mee..kicap lemak manis..kicap mee..kicap 
lemak manis..kecap mee..!! ..pas....kancing yg kuhitung 
habis sudah....

Tapi ternyata hasilnya sangat horor 
sudara-sudara. ..
Warna bihun seperti rambut yg di cat 'gojag-gajeg' ..pokoknya enggak banget 
deh..!! ...coklat ?..Hitam..? ..nyaris perpaduan coklat 
hitam tapi banyak hitamnya, meski rasanya tetap gurih serta sedap secara dakyu 
yg mangsak..
:D

Wallah..kok jadi mengeluh 
yah...

Aaahh....Sebenarnya tidak cuma soal kicap or kecap yang 
sering kita keluhkan masih banyak lagi.Dari soal makanan, bahasa,budaya, 
lingkungan,sampai soal salun pedandan ( salon ), pokoknya bakalan gempor kalau 
menghitung mengingat jumlahnya segambreng. Padahal kalau mau jujur, 
semestinya kita beradaptasi dengan lingkungan dimanapun kita tinggal. Tidak 
mungkin kita selalu mendapatkan apa yg kita mau,..apalagi di negeri 
orang....

Ah ..sutralah.. .
Gara-gara kicap....!!
 
 
http://www.facebook .com/profile. php?id=134277203 0&ref=profile# /note.php? 
note_id=74015467 302&ref=mf
 
Please add my Facebook: 
Radityo Indonesia
Mediacare Indonesia


-- 
          visit me at


~.: http://vinifirliyan ti.blogspot. com :.~

   


      

Kirim email ke