Surabaya Punya Pusat Grosir Jajanan



RENCANA menjadikan Pasar Kembang sebagai salah satu tujuan wisata kuliner Kota 
Surabaya terwujud.

Pasar
Kembang dijadikan pusat grosir jajanan tradisional oleh PD Pasar Surya.
Pusat jajanan diposisikan di lantai 2 pasar itu. Soft opening dimulai
pada 1 Mei, tapi rencananya, grand opening akan dilakukan secara meriah
pada 28 Mei mendatang

“Dulunya lokasi itu hanya dipakai sebagai
tempat hiburan bioskop, sekarang berubah menjadi Pusat Grosir Jajanan
Surabaya sejak tanggal 1 Mei,” ungkap Humas PD Pasar Surya, Oscar R
dikonfirmasi, Minggu (3/5).

Menurutnya, aktivitas pusat
perkulakan jajan pasar itu dibuka mulai pukul 03.00 dengan mengikuti
pola perdagangan yang selama ini telah berjalan. Ini karena sebagian
pedagang adalah yang telah punya pelanggan tetap sehingga pada pukul
06.00 jajanan yang dijual sudah habis terjual. Sedang jajanan yang
belum habis dikirim ke beberapa sentra penjual jajanan di seluruh
pelosok kota seperti Pasar Wonokromo, Pasar Pecindilan, Tampak Siring,
Ketintang, Wiyung dan lainnya.

Oscar menambahkan, untuk lebih
memberikan kenyamanan kepada pedagang dan pembeli, lantai 2 Pasar
Kembang diberi fasilitas tambahan seperti penerangan listrik, perbaikan
lantai dan tangga akses, perbaikan MCK serta pembenahan parkir.

Selama
berjualan para pedagang akan mendapat dukungan keamanan dari PD Pasar
Surya. Tujuannya agar setelah pindah ke dalam pasar, tempat berjualan
semula tidak ditempati lagi pedagang liar. “PD Pasar akan bertindak
tegas kepada siapa saja yang berjualan di depan pasar,” ujarnya.

PD
Pasar siap membantu pedagang berjualan di dalam pasar termasuk menjaga
ketertiban PKL agar jangan sampai kembali berjualan di depan pasar.
Sehingga rencana menjadikan Pasar Kembang sebagai salah satu tujuan
wisata kuliner Kota Surabaya bisa terwujud. PD Pasar telah
berkoordinasi dengan Kecamatan Tegalsari serta Polsek setempat.

Dalam
kesempatan itu perwakilan PT Bogasari juga berjanji akan membantu
pengadaan meja jualan. Setiap pedagang akan mendapatkan meja khusus
ukuran 80 x 150 cm serta beberapa peralatan berjualan lain.

Hingga
kemarin tercatat ada 119 pedagang yang menyatakan siap berjualan di
dalam pasar. Rencananya total stan yang disiapkan adalah 135 los atau
stan. Kuota itu diutamakan bagi mereka yang sudah lama berjualan di
depan Pasar Kembang. Mereka jumlahnya mencapai 97 pedagang. Sisanya
berasal dari pedagang yang telah lama diikenal di lingkungan pasar.

Ketua
Paguyuban Pedagang Kue Surabaya (PPKS) Nanang Syamsul Huda mengatakan
kondisi di luar pasar kurang nyaman. Apalagi mereka sering kesulitan
ketika harus berhadapan dengan obrakan petugas ketertiban. Dan saat
musim hujan, selain tidak bisa leluasa berjualan, dagangan bisa rusak
dan tidak laku.

Karena itu para pedagang berpikir untuk bisa
masuk ke dalam pasar. Salah satu alternatif yang menarik para pedagang
adalah masuk ke dalam Pasar Kembang. Di samping dekat dengan para
pembuat jajanan, Pasar Kembang selama ini juga sudah dikenal sebagai
pusat kulakan jajanan. pur

Sumber: Surabaya Post
Foto: www.surabayatourism.com
Simak info kuliner nusantara lainnya di http://kecap-bango.blogspot.com


      

Kirim email ke