Gurih Lezat Soto dan Keripik Ceker



JAKARTA
| Kuah soto yang gurih hangat pas sekali disantap setelah seharian
beraktifitas. Daging ceker yang gendut kenyal bikin lupa waktu saking
asyiknya mengeksekusi ceker. Tambahan lain seperti satai telur puyuh
dan keripik ceker yang gurih renyah menambah kenikmatan acara 'nyoto'.
Sluurrp, hangat!!

Setelah seharian berkeliling di kawasan
Gandaria, perut saya ternyata meronta minta diisi. Sambil menuju jalan
pulang, tanpa sengaja saya melihat sebuah warung tenda yang baru saja
menata dagangannya tapi yang mengantri begitu panjang. Warung Soto
Ceker Arifin namanya.

Lokasinya yang tepat berada di pinggir
taman Gandaria dan juga di samping sebuah mesjid besar, membuat warung
ini semakin padat pengunjung. Baik mereka yang sengaja datang kesana
atau yang tak sengaja mampir. Meja-meja panjang berjajar rapi di
pinggiran taman Gandaria.

Suasana tenda yang temaram karena
hanya menggunakan pencahayaan lilin di setiap meja membuat suasana
makan jadi sangat romantis, apalagi bagi mereka yang datang
berpasang-pasangan. Sayapun harus rela mengantri untuk bisa duduk dan
menimmai soto ceker.

Pelayanannya cukup cepat, saya yang memesan
soto ceker (hanya ceker saja) tak sampai lima menit, pesanan pun
datang. Kalau ingin memesan soto ceker komplet pun juga bisa. Kalau mau
yang komplet bisa dicampur sekalian dengan nasi ataupun dengan campuran
satai ati ampela atau telur puyuh. Selain itu, kalau memang tidak suka
dengan ceker bisa memesan soto ayam juga.

Kuah soto nya berwarna
kuning kecokelatan tanpa menggunakan santan, aromanya harum gurih
bawang goreng dan seledri yang kuat. Rasanya ringan tanpa lemak yang
berlebihan. Jumalah cekernya ada sekitar 8-10 ceker dalam satu porsi.
Cekernya lumayan besar dengan dagingnya yang tebal dan kenyal.

Aromanya
tidak anyir dan enak sekali, setahu saya memasak ceker itu susah susah
gampang. Tapi kalau tidak paham betul akan menghasilkan soto yang
sedikit berbau anyir dan juga daging cekernya agak sedikit berlendir.
Tapi soto ceker Arifin berbeda. Rasanya gurih lezat, dan bumbunya
meresap hingga ke dalam daging cekernya.

Tanpa ragu saya pun
meninggalkan sendok garpu dan langsung beralih menggunakan tangan agar
lebih afdol menikmati kelezatan soto cekernya. Tambahan sedikit sambal
dan juga kucuran air jeruk nipis membuat rasanya makin mantap. Perlahan
namun pasti satu persatu ceker saya eksekusi hingga tak ada yang
tersisa di dalam mangkuk. O ya, tak ketinggalan keripik ceker yang
kriuk..kriuk.. gurih dan renyah jadi pendampingnya.

Seporsi soto
ceker saya hanya cukup merogoh kocek sebesar Rp 7.000,00 saja.
Sedangkan untuk keripik cekernya sebesar Rp 5.000,00. Wah, puas sekali
rasanya. Perut kenyang badanpun kembali bersemangat! Tak ketinggalan
sebelum pulang saya membeli beberapa keripik ceker sebagai camilan
menuju rumah. (eka/Odi) 


Soto Ceker Arifin
Jl Gandaria VI, Jakarta Selatan
Area Taman Gandaria

Sumber: detikFood
Klik juga http://kecap-bangoo.blogspot.com atau www.bangomania.org


      

Kirim email ke