huahhhhhhhhh.....isin aku Mas. *shock
--- On Thu, 8/6/09, Abdur Rohman <[email protected]> wrote: From: Abdur Rohman <[email protected]> Subject: [bango-mania] INSPIRASI: Manda Prayogo, Jurnalis Kuliner Sejati To: [email protected] Date: Thursday, August 6, 2009, 5:23 AM INSPIRASI: Manda Prayogo, Jurnalis Kuliner Sejati Kabar Surabaya, Kamis, Agustus 06, 2009 Manda Prayogo ( red: tengah), nama yang sudah tak asing bagi pewarta kuliner di Surabaya. Jejak gaya penulisannya yang lugas dan cenderung humoris membuat pembacanya tak perlu mengeryitkan dahi. Apalagi yang dipaparkan juga tentang kenikmatan makanan yang so pasti memiliki nilai plus untuk direkemondasikan. Tulisan pemilik blog ”jago makan” ini bisa disimak di http://jagomakan. blogspot. com. Namun untuk yang lebih serius bisa ditemukan di media tempat dia bekerja Suara Surabaya Media atau Surabaya City Guide magazine. Hampir referensi makanan enak yang ada di Surabaya ada di tangan perempuan bertubuh subur ini. Tak heran bila Bangomania Surabaya pun selalu menjadikannya rujukan untuk mendapatkan informasi yang berkaitan dengan makanan enak kepadanya. Pada Cangkrukan Bango akhir Juli (30/7) lalu di RM Tamansari Surabaya, pengagum film Sweet November ini pun ditodong oleh Nurulita Novi Arlaida (Media Relation Manager PT Unilever Indonesia Tbk) untuk berbagi pengalaman sebagai jurnalis kuliner. Apalagi prestasinya pun cukup mentereng. Tak tanggung-tanggung dalam ajang bergengsi lomba penulisan kuliner Kecap Bango di ajang Festival Jajanan Bango tahun 2007 lalu pun dia berhasil menggondol juara pada dua kategori sekaligus. Dan setahun berikutnya (2008) pun masih berprestasi di ajang yang sama. ”Saya, dipilih bos di desk kuliner dengan pertimbangan paling berbobot. Hikss, Ternyata ini malah seperti kutukan buat saya. Lha, tidak majalahnya saja makin berkembang, penulisnya bodinya juga makin ugal-ugalan. Hikss… kalau bukan karena saya mencintai bener pekerjaan ini, sudah saya tinggalkan profesi dan pindah jadi model! Model baju hamil maksudnya. Hiksss,” ujar Manda diiringi derai tawa para wartawan dan tim Bango yang hari itu tampak begitu gayeng. Ketika disinggung oleh Mbak Novi --panggilan akrab Nurulita, apa manfaat yang dirasakan turut serta di FJB, dengan bangganya Manda mengutarakan bahwa berkat prestasinya menjadi pemenang lomba penulisan dalam Festival Jajanan Bango lalu dia mampu membeli rumah type 36. Spontan hal tersebut membuat para wartawan terbelalak. Tak terkecuali Surya Saputra yang langsung bertepuk tangan menyamangati Manda yang siang itu suaranya agak serak-serak parau akibat gejala flu yang menghinggapinya. Itulah sekelumit inspirasi sukses seorang jurnalis kuliner Manda Prayugo. Berkat seringnya mengorek pengalaman dari para penjaja makanan tradisional, kini dia pun mencoba melakukan inovasi dengan membuka depot Lontong Kupang yang lain daripada yang lain yang diberi label KUPANG LONTONG TANJUNG PERAK. Menurutnya, keistimewaan kupang lontong racikannya benar-benar hygienis, sehingga penikmatnya tak perlu takut sakit perut usai menyantapnya, karena kupangnya benar-benar dibersihkan sebersih-bersihnya sehingga aman dan nyaman dikonsumsi. (arm) Sumber: KabarSurabaya
