Ini dia sedikit info mengenai jenis-jenis soto yang saya dapat dari berbagai 
sumber. Semoga menambah pencerahan....
- Soto Solo dan Yogya, biasanya bening tanpa kunyit dan kecap. Sayurnya taoge 
dan soun, dagingnya ayam atau daging sapi.

-
Soto semarang, sama isinya dan kuahnya dengan soto Solo, biasanya di
kecapin, dan ciri semarang yang serba bawang (putih), di kasi taburan
bawang putih di hancurkan. Ciri khas Soto semarang, accesorisnya Sate
kerang.

- Soto Salatiga, sama dengan soto solo, kuahnya kuning bersantan, di sajikan 
dengan remasan krupuk karak.

- Soto Kudus, warna kuning, isi sayurnya taoge (tanpa soun) dan daging ayam.  

- Soto Banyumas/Sukaraja: soto ayam, dengan saus kacang tanah, di taburi 
kerupuk mie

- Soto Pekalongan: soto sapi (daging dan jerohan) kuahnya berbumbu taoco 

- Soto Tegal: soto sapi bening, dengan khasnya sambal taoco

- Soto Sulung (soto madura) : soto jerohan dan atau daging, kuah kuning rada 
butek pengaruh kemirinya

- Soto Ambengan : Soto ayam kuning bening, khasnya bumbu koya

Arohman

--- On Wed, 9/9/09, nicky <[email protected]> wrote:

From: nicky <[email protected]>
Subject: RE: [bango-mania] Anget Sedep Soto Semarang!
To: [email protected]
Date: Wednesday, September 9, 2009, 10:03 AM






 




    
                  


Just 
asking nih,
 
Bedanya soto semarang ini dengan soto kudus apa yah ?
Keterangan isi dan temen2 lauknya seperti sate telur puyuh dan sate 
kerang juga sering dijumpai kalau makan soto kudus ...
 
Salam,
Nicky
 

  -----Original Message-----
From: bango-mania@ yahoogroups. com 
  [mailto:bango- ma...@yahoogroup s.com]On Behalf Of 
  mediacare
Sent: Thursday, September 10, 2009 12:02 
  AM
To: bango-mania@ yahoogroups. com
Subject: Re: 
  [bango-mania] Anget Sedep Soto Semarang!

  
  
  
  Pagi Mbak Caroline
   
   
  Pengirimnya Cak Abdur Rohman, bukan 
  saya.
   
  Dan artikel itu sumbernya dari 
  detikfood
   
   
  salam,
   
  radityo
   
  Please add my Facebook: 
  Radityo Indonesia
  Mediacare Indonesia
  
    ----- Original Message ----- 
    From: Caroline, 
    Helena 
    To: bango-mania@ yahoogroups. com 
    ; Agung Prabowo 
    Sent: Tuesday, September 08, 2009 7:47 
    PM
    Subject: RE: [bango-mania] Anget Sedep 
    Soto Semarang!
    
  
    
    
    Wah mas Radit emang TOP BGT 
    dey...
    Sampe warung2 yang nyempil aja bisa di 
    tracking hehehehe...
    Kalah deh GPS ;p
     
    Btw, ini makanan favorit saya dan 
    suami, kebetulan suami besar di Semarang.
    Buat saya, soto Semarang makanan 
    nostalgia banget, karena tahun 98 an saya pernah kerja di Semarang selama 
    setahun.
    Dan saya langsung jatuh cinta sama 
    makanan ini, sampe di belain tiap hari makan nya cuma pake sotoooooooo 
    everyday ;)
    Jadi penasaran mau mampr ke warung 
    Bella neh.
     
    Txs banget ya mas infonya, jadi 
    semangat mampir ke Semarang pas libur lebaran nanti.
     
    Rgds,
    Helena Caroline
    

    
    
    From: bango-mania@ yahoogroups. com 
    [mailto:bango- ma...@yahoogroup s.com] On Behalf Of Abdur 
    Rohman
Sent: Wednesday, September 09, 2009 9:24 AM
To: 
    bango-mania@ yahoogroups. com
Subject: [bango-mania] Anget 
    Sedep Soto Semarang!


      
    
    
    
      
      
        
          Anget 
          Sedep Soto Semarang! 
Kuah soto yang berwarna bening sedikit 
          kecokelatan menebarkan aroma harum wangi bawang putih yang tajam. 
          Suwiran daging ayam yang empuk berselingan dengan tauge yang 
          renyah.Tambahan sedikit sambal, kecap manis, dan juga kucuran jeruk 
          nipis membuat rasanya jadi makin uenak!

Sepulang makan nasi 
          uduk Gondangdia di lokasinya yang baru, saya melewati sebuah rumah 
          yang garasinya disulap menjadi tempat makan sederhana. Dengan 
          bertuliskan Warung Bella Soto Semarang Asli, pikiran saya langsung 
          melayang ingat dengan kelezatan soto Semarang yang pernah saya coba 
di 
          daerah asalnya.

Tanpa pikir panjang lagi, saya langsung masuk 
          ke dalam warung tersebut. Suasana warung tak terlalu ramai, hanya 
          beberpa orang tengah sibuk dengan soto yang tersaji di hadapan 
mereka. 
          Karena saya baru saja makan nasi, soto Semarang tanpa nasi jadi 
          pilihan saya.

Di bagian depan warung disulap seperti dapur 
          sederhana tempat meracik soto. Meskipun ada pikulan, tapi kuwali 
          tempat menggodok kuah soto tidak tampak. Yang ada hanya panci 
          berukuran besar, yah memang tak sama persis di tempat asalnya tapi 
tak 
          ada salahnya untuk di coba. O, ya di tempat ini juga menjual lumpia 
          asli Semarang plus tahu petis Semarang! Jadi kalau ingin membeli yang 
          mentah untuk dibawa pulang juga bisa.

Tak berapa lama, soto 
          pesanan saya pun datang. Disajikan dalam mangkuk porselin Cina kecil, 
          terlihat taburan bawang putih goreng yang banyak mengapung di 
atasnya. 
          Membuat aroma soto menjadi semakin wangi. Warna kuahnya bening 
sedikit 
          kecokelatan, rasa kuahnya gurih dengan jejak rasa manis yang 
          lamat-lamat.

Memang tak persis dengan soto Semarang yang asli, 
          tapi cukup mengobati rasa rindu saya dan juga menghangatkan tubuh 
          malam kemarin. Agar rasanya lebih mantap, sedikit kucuran jeruk 
nipis, 
          kecap manis, dan juga sambal rawit menjadi racikan akhirnya. Wow.. 
          rasanya menjadi lebih mantap! Isiannya komplet, mulai dari ayam yang 
          sudah disuwir-suwir, tauge, soun, dan juga irisan daun 
          bawang.

Untuk menikmati soto Semarang di meja disediakan lauk 
          pelengkap yang komplet. Ada satai telur puyuh dan satai kerang yang 
          direndam kuah kecap agak melimpah sehingga tetap basah. Kuah 
          perendamnya kecokelatan dengan rasa kecap yang kuat. Aneka gorengan 
          seperti bakwan jagung, tahu dan tempe goreng juga kerupuk gendar juga 
          tersedia sebagai teman menikmati soto Semarang.

Kuah soto yang 
          hangat dan juga sapuan teh tubruk hangat membuat peluh tak ayal lagi 
          mengalir deras dari kening hingga ke leher. Tapi sungguh bisa membuat 
          mata yang mengantuk jadi segar kembali. Untuk seporsi soto Semarang 
          tanpa nasi dihargai sebesar Rp 8.000,00 dan Rp 3.000 untuk sebungkus 
          kerupuk gendar. Hmm.. cukup murah bukan? Kalau sore nanti berada di 
          kawasan Cikini, bisa mampir ke warung soto ini untuk menghangatkan 
          perut saat berbuka puasa! (eka/Odi) 

Warung Bella
Jl. Cikini IV No 12
Telp: 
          021 31937500

Sumber: detikFood
Kunjungi 
          juga http://bango- mania.blogspot. com

    
  

 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke