Kalau di pesisir Pantai Jawa, Ikan Hiu yang kerap dipanggang lazim disebut Iwak 
Cucut. Ada yang totol-totol seperti macan dan ada juga yang punya pedang, 
disebut Cucut Pedang. 

Yang juga enak dipanggang adalah Ikan Pari atau Iwak Pe. Enak disantap dengan 
cocolan kecap Bango plus cabe rawit dan bawang merah mentah, tomat dirajang, 
kucuri dengan jeruk nipis. Kalau mau sedikit repot, bisa dibikin Mangut (santan 
mentah campur sambal trasi, plus bumbu lainnya).

salam,

radityo




  ----- Original Message ----- 
  From: Abdur Rohman 
  To: [email protected] 
  Sent: Wednesday, October 07, 2009 2:08 AM
  Subject: Re: Untuk Herawati - Re: [bango-mania] Review RM Nyam Nyam


    Kalo di Jawa Timur, Sate Hiu bisa didapat di Sidoarjo yaitu di SPESIALIS 
SATE HIU Depot Ikan Bakar Hasil NELAYAN, Jl.Putri Ayu, Wage 2 Sidoarjo. Harga 
per 10 tusuk Rp. 12.000. 


        --- On Tue, 10/6/09, [email protected] 
<[email protected]> wrote:


          From: [email protected] <[email protected]>
          Subject: Re: Untuk Herawati - Re: [bango-mania] Review RM Nyam Nyam
          To: [email protected]
          Date: Tuesday, October 6, 2009, 11:16 PM


            
          Betul mas radit, 
          Apalagi saya juga sebagai pemilik restoran sangat perlu sekali, 
pengkritik makan seperti di luar negeri, jadi kita bisa lebih banyak lagi 
menjaga kwalitas, rasa dan jasa....
          Thx

          Mas radit minta info :
          Aku di bali nih...mau nanya ada sate hiu yang enak pernah masuk tv 
itu dimana alamatnya yahhh....thx

          Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung 
Teruuusss... !


----------------------------------------------------------------------

          From: "mediacare" <mediac...@cbn. net.id> 
          Date: Tue, 6 Oct 2009 20:55:39 -0700
          To: <bango-mania@ yahoogroups. com>
          Subject: Untuk Herawati - Re: [bango-mania] Review RM Nyam Nyam


            

          Dear Herawati Diah,

          Apa yang dipaparkan oleh Nurisya tentang Restoran Nyam-Nyam, 
menurutku masih dalam batas kewajaran. Buktinya Risya memuji Nasi Bambu yang ia 
nilai top banget (dengan huruf kapital).

          Melakukan review sebuah resto tidak harus memuji-muji setinggi 
langit. Kalau enak, katakan enak. Kalau tidak enak, katakan tidak enak. Kalau 
masakan yang tidak enak dibilang enak, nantinya malah menipu orang lain. Kita 
bisa dicap ada "pesan sponsor" di balik review tersebut.

          Saat bersantap di restoran, saya juga memuji ke pemiliknya kalau 
enak. Kalau kurang pas di lidah, saya juga langsung mengkritisinya. Misal 
kurang ini kurang itu. 

          Terima kasih buat Risya untuk review RM Nyam-Nyamnya. Saya terus 
terang penasaran dan ingin mencobai hidangan di resto tersebut.

          Salam,

          Radityo




            ----- Original Message ----- 
            From: diah herawati 
            To: bango-mania@ yahoogroups. com 
            Sent: Monday, October 05, 2009 7:14 PM
            Subject: RE: [bango-mania] Review RM Nyam Nyam


              

            Selamat pagi..


            Sebagai saran, Sebaiknya mengomentari nya jangan lewat milis, 
karena sama saja menjatuhkan RM Nyam-Nyam.kalaupun ingin mengomentari sebaiknya 
yang baik-baiknya saja, yang tidak baiknya tidak usah.

            Karena para pembaca milis akan dan bisa terpengaruh dengan komentar 
sdr. Risya.

            Demikian yang dapat saya sampaikan, mohon maaf apabila saran saya 
ini kurang berkenan.


            Salam


            Hera



--------------------------------------------------------------------

            From: bango-mania@ yahoogroups. com [mailto: bango-mania@ 
yahoogroups. com ] On Behalf Of Nurisya
            Sent: Monday, October 05, 2009 3:57 PM
            To: bango-mania@ yahoogroups. com
            Subject: [bango-mania] Review RM Nyam Nyam


              


            Dear all,


            Akhirnya baru kesampean makan di Nyam-Nyam (Jl. Kalibata Timur I 
No. 10A, telp. 7900771)beberapa hari yang lalu.  Berdasarkan ancer-ancer yang 
diberikan Mas Radit, gak susah nyarinya ada di pinggir jalan sebelah kanan.

            Hasilnya.... ..(dapat digaris bawahi, menurut kami) :


            # Untuk makanannya :  

               - nasi bambunya, T O P B G T deh, asli nyamlengnya

               - mie goreng ultah (mie goreng seafood dengan taburan telur 
dadar berwarna oranye), mienya agak keras, rasa so..so...cenderung kurang

               - udang asam manis (6 buah udang sedang dengan saus asam manis 
dengan beberapa potongan besar mentimun dan nenas), udangnya kurang fresh, 
mentimunnya layu (soalnya mengkerut gitu), nenasnya aja yang manis.

               - cumi bakar (5 buah cumi yang masing-masing disajikan dengan 
tusukan sate), cumi kurang fresh, bumbunya sepertinya agak asam.


            # Untuk minumannya :

               - Juice Orange , pas asam manisnya

               - Es Jeruk, so..so...


            # Suasananya : Mungkin karena datengnya pas makan siang, 
puannnnasssss euy.


            Secara keseluruhan hanya nasi bambunya saja yang bisa direcommended.


            Ok dech, itu aja review dari aku, tidak bermaksud apa-apa hanya 
sekedar share dan itu murni hanya taste lidah kami saja.


            Regards,

            RISYA

       



  

Kirim email ke