Dear Bangomania, buat kamu yg gemar membakar lidah dengan makanan pedas,
this one is recommended. Gak cuma Padang, Manado atau Surabaya gudangnya
makanan pedas, ternyata Kuta Bali juga punya jagoan.

Nasi Pedas Bu Andika, begitu warung sederhana ini biasa dikenal. Jangan
berharap bisa makan bigul, betutu atau bebek bengil disini, karena disini
justru menyajikan sejenis nasi campur ala Jawa.

*Cuek Kolesterol
*Beragam lauk pauk lezat bisa dipilih sesuka hati (bayarnya yg ga sesuka
hati dong hehe). Ada sayur lodeh, urap-urap, kangkung, sate, mie dan telur.
Tapi dua lauk favorit saya adalah ikan asin kering dan kulit ayam goreng.

Dua lauk itu begitu istimewa. Ikan asin kering gak cuma berasa monoton asin,
tapi juga manis karena bermandikan karamelisasi gula. Kriuk2 lagi! Nah,
kulit gorengnya juga digoreng lalu dioseng-oseng hingga kering. Rasanya?
Manis dgn sensasi gurih yg melimpah di setiap gigitan. Cuek (sesaat) dgn
kolesterol. Guilty pleasure.


*Ditabokin Sambel Setan!!!
*Karena dilabelin Nasi Pedas, otomatis elemen pamungkas warung ini adalah
sambelnya yg maha pedas. Hint, benernya ada 2 jenis sambel. Jenis pertama,
sambal biasa yang kadar pedasnya moderat. Yg kedua adalah Sambel Setan. Nah,
sambel ini hanya akan ditambahkan by request. Bahkan sambel ini
disembunyikan di bagian bawah gerobak.

Sambel Setan ini selintas pandang sangatlah sederhana. Hanya irisan cabe
merah dalam genangan minyak. Tapi entah kenapa hanya dalam dua-tiga kali
suapan sambel ini sukses membakar seluruh rongga mulut dan lidah. Bikin
keringat dan air mata bercucuran. Pertama kali makan sambel setan ini,
kepalaku sampe cekot-cekot. Berasa ditabokin !!! *minjem istilahnya temen
saya hehe*

Kejamnya lagi, disana cuma disediakan minuman dingin dalam kemasan yang nota
bene gak efektif menurunkan efek kepedesan. Otomatis kita bakal minum secara
massive dan akhirnya bayar lebih banyak. Ah.. dikerjain nih.

TIPS  : kalo makan sambel setan, dipinggirin dulu, kunyah lomboknya aja dan
hindari minyaknya, karena itu bagian yang paling ’jahat’ pedasnya.
Never The Same

Hal yg unik, setiap selesai milih2 lauk, porsi kita langsung dihitung dan
dikasi price-tag berupa kartu. Nah, pertama kali makan di Nasi Pedas Bu
Andika, aku kena IDR 24,000. Mahal ya?

Kali kedua santap disana, dengan lauk yg sama percis, bayar IDR 17,000.
Rekan ku malah bisa dapet IDR 14,000. Gak ada standard assesment. Mungkin by
feeling dan liat kita berlogat Bali apa nggak haha..

Conclusion, Nasi Pedas Bu Andika ini salah satu nasi campur terenak yg
pernah aku cicip. Relatif memang, kalo ga demen pedas, jelas menu ini harus
dihindari. Hati-hati juga dengan lambung karena pedas berlebih juga gak
baik. But overall: ikan asin, kulit goreng dan sambal setan adalah
unbeatable combination. Bangomania berani uji nyali disini? :)

*Lokasi
*Nasi Pedas Bu Andika
Jl. Raya Kuta, Gang Kubu 120C
Kuta, Bali
(seberang supermarket Supernova)

Buka pagi – sampe malem.

Foto-foto : http://tinyurl.com/nasipedas


Jie W. Kusumo (Jiewa)
http://www.inijie.com
http://www.facebook.com/inijie

Kirim email ke