ada foto atw gambar nya nggak..seperti apa kerang seharga 600 rb per biji ? tq..



________________________________
From: sunny <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Wed, 16 December, 2009 9:33:02
Subject: [bango-mania] Kerang Rp 600.000/Biji, Satu Porsi Seukuran Kotak 
Korekapi

  
http://www.bangkapo s.com/detail. php?section= 1&category=12&subcat=44&id=11860
 
Kerang Rp 600.000/Biji, Satu Porsi Seukuran Kotak Korekapi 
 
SURABAYA - SURYA- Memanjakan konsumen, Hotel JW 
Marriott Surabaya menyuguhkan kerang abalon, seiring kedatangan chef baru dari 
Malaysia, Mr Simon Li bulan ini. Harga kerang ini fantastis, sekitar Rp 
600.000. 
“Kerang ini sangat istimewa, karena sebelum dikonsumsi perlu dikembangkan 
selama 
10 sampai 20 tahun,” jelas Simon yang menjabat sebagai Executive Chinese Chef, 
Senin (16/11) lalu.

Mengingat harga yang selangit, penikmat tentu saja 
komunitas kelas atas, terutama kalangan pengusaha penggemar Chinese Food. 
“Konon, selain menyehatkan badan, kerang ini juga baik untuk kulit agar tampak 
awet muda,” ujar Simon.

Herry Koeswoyo, Executive Assistant Manager Food 
and Beverage Hotel JW Marriot Surabaya, mengungkapkan, kerang abalon diimpor 
dari Australia. Makanan bervitamin dan protein tinggi itu juga bisa diperoleh 
dari Meksiko, Jepang, dan Prancis. “Namun, kami biasanya ambil dari Australia,” 
jelas Herry.

Simon mengungkapkan, untuk memperoleh hasil masakan yang 
lezat, pihaknya membutuhkan waktu sekitar 8 jam untuk memasak. Makanan ini 
biasanya disuguhkan dengan saus tiram, sehingga saat dimakan terasa kenyal. 
Uniknya, kerang ini tak boleh dimasak dengan peralatan dari besi dan alumunium. 
“Memasaknya dari bahan tanah liat,” ujar Simon.

Yang lebih menakjubkan, 
jangan harap mendapat porsi besar karena telah mengeluarkan uang ratusan ribu 
rupiah. Setiap porsi hanya berisi sepotong abalon seberat 160 gram seukuran 
kotak korek api.

Simon Li adalah koki berusia 40 tahun kelahiran Kuching 
Serawak. Dia berpengalaman bekerja di salah satu resto papan atas di Serawak. 
Pengalamannya juga semakin banyak setelah berkeliling ke negara-negara Asia 
lain, yaitu Taiwan dan Singapura. Chef lulusan Overseas Culinary School di 
Taiwan juga pernah bekerja di Mariot Hotel International Singapore. 
ytz

 


      

Kirim email ke