Menjajal Menu-Menu Khas Jawa Timuran di Jabotabek

Karena komunitas masyarakat asal Jawa Timur, cukup besar jumlahnya di Ibukota, 
berburu masakan Jawa Timur di Jakarta dan sekitarnya kini bukanlah hal yang 
sulit lagi. Mau cari yang kaki lima sampai kelas resto bintang lima tersedia 
lengkap. Tapi yang mana dari sekian banyak tempat itu yang cukup recommended, 
berikut ini beberapa diantaranya. Mungkin masih banyak yang lain ?, bisa juga 
dibagi infonya disiniĀ…

Warung Asmuni, Slipi Jakarta Barat

Dilihat dari namanya, Anda pasti sudah bisa menebak kalau warung yang terletak 
di bilangan Slipi Jakarta Barat ini adalah milik almarhum pelawak Asmuni 
`Srimulat'. Tapi bukan cuma itu yang membuat warung ini begitu terkenal, tetapi 
juga karena Rujak Cingur-nya yang tersohor. 
Cingurnya yang empuk dan gurih berbaur dengan aneka sayuran rebus plus 
buah-buahan seperti timun, bangkuang dan mangga muda yang kriuk dan asem-asem 
suegerr. Bumbu petis yang menyelubungi seluruh isian terasa begitu kental dan 
legit. Legitnya bumbu petis ini dihasilkan dari dua macam petis yang 
didatangkan langsung dari Mojokerto. Kedua macam petis lezat ini dipadukan 
dengan bumbu lainnya seperti pisang batu dan kacang tanah plus terasi yang juga 
didatangkan dari Mojokerto.
Selain Rujak Cingur, Nasi Rawon ala Warung Asmuni  juga layak untuk dicoba. 
Rawon kental berisi potongan daging sapi bagian paha dan pipi ini terasa begitu 
sedap. Dagingnya yang empuk dan  harumnya kluwek asal Mojokerto menyusup halus 
di hidung dan dilidah. Rupanya kluwek harum ini telah mengalami proses masak 
yang cukup lama. "Kluweknya harus direbus  dulu satu hari penuh biar empuk dan 
sari-sarinya keluar," papar Asmiah sang juru masak yang telah bekerja di sana 
selama hampir 25 tahun.
Jangan lupa juga cicip Nasi Pecel Madiun yang juga tersedia di warung yang 
sudah eksis sejak tahun 1985 ini. Pecel Madiun ala Warung Asmuni terasa begitu 
kental bumbu kacangnya. Bumbu kacang yang terdiri dari paduan kacang tanah 
giling, gula merah, kencur, cabai, daun jeruk purut dan terakhir asam jawa yang 
lagi-lagi harus di"impor" dari Mojokerto guna mendapatkan kualitas terbaik. 
Isian dari nasi pecel ini juga begitu semarak dengan aneka sayuran seperti 
kangkung rebus, tauge rebus, kemangi dan irisan timun. Seakan belum lengkap 
Nasi pecel ini juga disajikan dengan segunduk kecil tempe kering yang manis 
gurih, serundeng daging yang empuk dan rempeyek kacang yang crunchy.. hmm.  
Lazis.!
Ada satu lagi yang sayang untuk dilewatkan yaitu Sayur Lodeh plus Tempe Penyet. 
Sayur Lodeh berisi rebung ini tampilannya tampak sedikit berbeda dengan lodeh 
lainnya. Jika lodeh lain kuahnya berwarna putih kehijauan karena menggunakan 
daun melinjo. Lodeh ala warung Asmuni berwarna kuning muda karena pemakaian 
cabai giling dan terasi. Selain itu isiannya pun hanya terdiri dari irisan 
rebung (bambu muda), kacang panjang dan irisan tempe. Rasa kuah santannya 
begitu gurih, dan tercecap rasa pedas yang sangat halus dari pemakaian cabai 
merah yang digiling kasar, tekstur rebung yang halus namun crunchy pun makin 
membuat rasa Sayur Lodeh ini jadi makin leko (enak dalam bahasa Jawa). 
Tak lengkap rasanya menyantap lodeh tanpa ditemani Tempe Penyet ala Warung 
Asmuni yang juga banyak diincar pembeli. Tempe goreng bumbu garam dan bawang 
putih ini dipenyet dengan sambal terasi mentah yang super lezat. Hmm.. mantap. 
Untuk menikmati aneka hidangan di warung yang buka setiap hari ini tak perlu 
sampai merogoh kocek terlalu dalam, kisaran harganya hanya mulai dari Rp 5 ribu 
untuk Sayur Lodeh dan Rp 14 ribu untuk Nasi Rawon.        
        
Warung Asmuni
Jl. Anggrek Cendrawasih Blok K No. 37
Slipi  Jakarta Barat 
Telp : (021) 5302621

Depot Malang, Cikajang

Ingin menikmati Nasi Rawon dengan rasa yang spesial? kalau begitu Depot Malang 
adalah pilihan utama Anda, terutama bagi Anda yang berasal dari Jawa Timur. 
Sebab menu yang dijuluki "Black Soup" ini merupakan menu favorit di Depot yang 
terletak di Jalan Cikajang No.32, Jakarta Selatan. Depot ini telah hadir sejak 
1986 dengan menu awal adalah Soto Ayam saja. Namun seiring waktu berjalan dan 
request dari dari para pelanggan untuk menghadirkan berbagai macam masakan khas 
Jawa Timur, maka Lien Sofwan selaku pemilik Depot Malang pun langsung 
mengembangkan menu yang berasal dari Jawa Timur lainnya. Seperti Tahu Tek, Nasi 
Pecel, hingga Nasi Rawon.
Warung milik Ibu Lien ini, sebetulnya hanyalah halaman rumah yang disulap jadi 
rumah makan yang berkapasitas 50 tempat duduk. Nasi Rawon menjadi andalan dari 
rumah makan ini. Nasi Rawon ala Depot Malang ini melalui proses masak yang 
cukup lama yaitu satu hari sebelum rawon itu dihidangkan. Menurut Lien, proses 
ini sengaja dilakukan untuk menghasilkan rawon dengan kualitas prima. Rawon ala 
Depot Malang ini terasa begitu empuk dagingnya dan pekat bumbunya.  
Meski kuah hitam yang tampak dari mangkuk terlihat sedikit menyeramkan, dengan 
potongan-potongan daging yang juga hitam, namun rasanya akan membuat Anda 
merasa enggan untuk berhenti. Sebab kuahnya yang gurih dan dagingnya yang 
berbentuk mirip dadu ini terasa empuk dan tidak nyangkut di gigi saat digigit. 
Sedangkan kandungan yang dikeluarkan dari rempah-rempah seperti kluwak, 
lengkuas, kunyit, jahe, kemiri sereh serta daun jeruk begitu terasa di lidah 
akibat proses masak yang memakan waktu 24 jam itu. Untuk menikmati menu Rawon 
ini Anda hanya mengeluarkan uang sebesar Rp 17 ribu per mangkuk.
Menu lain yang tak kalah lezatnya adalah Tahu Tek yang terdiri dari tahu goreng 
setengah matang yang dipotong kecil-kecil dengan gunting, kentang goreng 
setengah matang, tauge, irisan ketimun dipotong kecil-panjang (seperti acar) 
dan kerupuk udang. Rasanya? Sudah pasti mantap karena racikan bumbu yang begitu 
pas dan siraman kuah petis yang memukau. Sepiring Tahu Tek nan lezat ini hanya 
dipatok seharga Rp 16 ribu perporsi. Selain itu untuk menyegarkan tenggorokan 
Anda tersedia pula Es Kelapa Muda dengan sirup berwarna merah dengan rasa 
vanilla susu  dengan harga Rp 8 ribu per gelasnya.
Biasanya Depot Malang ini dibuka tiap hari dari pukul 07.00-19.30. Mayoritas 
pengunjung biasanya memadati Depot Malang ini pada jam sarapan dan makan siang. 
Jadi Anda harus hindari jam-jam ramai tersebut agar Anda bisa leluasa menikmati 
hidangan khas Jawa Timuran nan sedap ini. 

Depot Malang
Jl.Cikajang No 32, Jakarta Selatan
Telp. (021) 7206810

( Sumber : Info Kuliner)

Kirim email ke