bango mania

















Tuesday, February 9, 2010



Uenaak Tenan Iga Penyet Suroboyo!




JAKARTA
| Daging iga yang satu ini tak hanya rasanya yang gurih enak,
teksturnya juga hmm... sungguh empuk. Cocolan sambal rawit yang
pedasnya dahsyat menambah nikmat rasanya saat disuap bersama nasi putih
hangat. Apalagi jika dinikmati dengan menggunakan tangan wuih...
dijamin makin sedap!

Nama Le'ko di Surabaya memang sudah taka
asing lagi di kalangan pencinta iga penyet. Restoran yang menyajikan
menu iga penyet sebagai andalannya ini memang sudah tersohor hingga
akhirnya akhirnya muncul di Jakarta. Setelah lama jadi incaran akhirnya
di akhir pekan kemarin saya dan teman-teman sesama penyuka iga berhasil
menyambangi restoran tersebut.

Berbekal rasa penasaran kami pun
menempuh perjalanan Kebon Jeruk - BSD. Namun untunglah letaknya yang
berada di jejeran ruko Villa Melati Mas tepat berada di pinggir Jl.
Raya Serpong sehingga tidak menyulitkan kami menemukannya.

Saat
tiba tampak meja-meja sederhana dari kayu dideretkan di sisi kiri dan
kanan ruangan dan beberapa telah terisi oleh pengunjung. Sedangkan
bagian dinding dihiasi beberapa testimonial dari para artis yang pernah
bersantap disini seperti Ivan Gunawan, dll.

Sesederhana
tempatnya menu-menu yang ditawarkan pun bisa dibilang tak begitu
banyak. Meskipun begitu menu iga andalan restoran ini ditawarkan dalam
beberapa variasi seperti Iga Hotplate, Iga Tepung, Iga
Goreng/Penyet/Sup, dan Iga + Otot Goreng/Penyet/Sup. Selebihnya ada Sup
sump-sum, empal, tahu, tempe, babat, dan ayam.

Berhubung niat
kami mememang ingin mencicipi iga maka pilihan kami jatuh pada Iga
Penyet, Iga Hotplate, dan Iga Sup. Ada 3 pilihan tingkat kepedasan
sambal yang ditawarkan mulai dari tidak pedas, sedang, dan pedas. Wah
sebagai penyuka pedas kami pun tertantang untuk memesan porsi pedas.

Sebagai
pendamping si iga penyet tak lupa dipesan seporsi cah kangkung. Untuk
pilihan minumannya sendiri cukup unik karena disajikan dalam porsi
biasa dan porsi jumbo. Karena beda harga tidak terlalu jauh antara
ukuran jumbo dan biasa, kami memesan es lemon tea ukuran jumbo.

Setelah
beberapa menit menunggu akhirnya hidangan kami tersaji juga di atas
meja. Sekitar tiga sampai empat potong iga penyet plus taburan bawang
tersaji dalam piring mungil dari tanah liat. Dibawahnya tersembul
sambal dadak merah yang tampak garang sekaligus menggoda selera plus
lalapan khas hidangan penyet.

Wah tak terasa terbit sudah air
liur ini. Agar makin nikmat saya pun melupakan sendok dan langsung
bergegas menuju wastafel yang sudah disediakan. Untuk menyantap
hidangan seperti ini memang paling nikmat menggunakan tangan.

Iga
ini digoreng kering sehingga menimbulkan sensasi gurih sedikit crispy
di bagian diluar. Segera saja saya coba keempukan si iga dan ternyata
saya benar-benar tidak kecewa. Dagingnya langsung terlepas dari tulang
saat dikoyak dengan tangan. Aroma bawang putihpun tercium menguap dari
sobakan dagingnya. Saat disuapkan ke dalam mulut dengan nasi hangat dan
cah kangkung hmm... empuknya iga dan krenyes kangkung memberikan
sensasi tersendiri di dalam mulut.

Cocolan sambal yang merah
garang dengan memakai sambal rawit ini langsung menyetrum lidah. Tak
ayal lagi titik-titik keringat pun mulai berlelehan. Huah... huah
puedas dan enak! Untunglah segelas es lemon tea berukuran besar mampu
meredamnya.

Slurpp... saat menghirup kuah sup iga yang bening
dengan warna sedikit kecokelatan ini langsung membuat jatuh cinta.
Kaldu sapinya yang ringan dan tidak berlebihan lemak meluncur hangat di
tenggorokan. Buat sup iga ini irisan dagingnya sedikit lebih besar dan
sedikit lebih banyak sehingga bisa disantap 2-3 orang. Ditempatkan di
dalam paci mungil stainless steel dengan pemanas dibawahnya membuatnya
tetap hangat saat dinikmati sampai akhir.

Untuk iga hotplate
tampilannya tak beda jauh dengan iga penyet. Bedanya iga hotplate ini
disajikan di atas hotplate dan hal tersebut membuat kedua sisi daging
iga yang tampak sedikit gosong kehitaman. Meskipun iga yang satu ini
tak kalah empuk namun tetap saja yang jadi favorit saya adalah si iga
penyet dan sup iga.

Semua menu yang terdapat di warung Le'ko ini
dihargai tak lebih dari Rp 37.500,00. Untuk seporsi iga penyet dan sup
iga yang lezat tersebut masing-masing dihargai Rp 25.000,00. Sedangkan
iga hotplate sedikit lebih mahal yaitu Rp 32.000,00 dan Rp 7.000,00
untuk es lemon tea jumbo. Tak begitu mahal bukan? Lain kali meski harus
menempuh perjalanan lumayan jauh saya pun tak keberatan untuk datang
kembali mengulang kelezatan iga penyet ini! (dev/Odi) 

Warung Le'ko
Spesialis Iga Penyet 
Ruko Villa Melatin Mas SQR A2 No.8
Telp: 021-53151434

Citywalk Sudirman Lantai 1
JL. KH Mas Mansyur No.121
Jakarta Pusat
Telp: 021-2555-8890

Jl. Boulevard Barat Blok B No.9
Kelapa Gading
Jakarta Utara
Telp: 021-45851340


Sumber: detikFood
KUNJUNGI SELALU BLOG BANGOMANIA DI http://bango-mania.blogspot.com





Posted by
ruang baca


at
12:13 AM
























Labels:
Iga Penyet




      

Kirim email ke