Kalau pagi-pagi sekali di kawasan Pasar Senin banyak berkumpul penjual aneka macam jajanan pasar. Juga di kawasan Blok M. Harganya juga miring, karena mereka penjual kue grosiran, dimana para pembelinya kebanyakan pedagang kue yang mau dijual lagi.
Btw, sudah berapa tahun tinggal di Jakarta? Facebook: Radityo Djadjoeri ----- Original Message ----- From: Srirezki To: [email protected] Sent: Sunday, April 04, 2010 7:15 AM Subject: [bango-mania] Re: [ask] Wisata Kuliner di Jakarta dengan Banyak Pilihan? Buat smuanya..makasih yah atas info-infonya.. Sangat membantu banget ;) Well, pengen sharing informasi ajah tentang pengalaman mencari makanan pagi-pagi di Jakarta. Sangat susah.. apalagi di hari minggu yang juga liburan panjang paskah ini. Bermaksud untuk menjaja kuliner pinggir jalan yang ada di seputaran Jakarta, akhirnya setelah saya & teman2 lari pagi di Monas, kami lanjut untuk mencari sarapan di Sarinah (karena pengennya di Blok S, tapi kan kalo pagi-pagi gini gak ada yang jualan).. Tapi, alhasil.. kosong.. tak ada yang jualan satupun.. Kami pun lanjut ke Menteng. Lagi-lagi.. KOSONG..hahaha... Setelah itu, kami memutuskan, "ok..kita ke Tebet aja yuukk".. jreng jreng... HENING..hahaha... Setelah cukup putus asa, karena perut sudah lumayan sakit akibat kelaperan, kami pasrah saja untuk kembali ke daerah Benhil, yang dimana memang daerah jajahan kita, karena saya dan teman-teman nge kos di daerah situ... Tetapi, saya tiba-tiba teringat dengan Bubur Ayam Satrio dekat Mall Ambassador yang sangat menggugah. Berhenti lah kami di sekitar jalanan Warung Bubur tersebut. Tapi kok, gak ada ya? Kayanya udah pindah deh.. huaaaaa... ya sudahlah..mo makan apa saja, JADI!! hahaha.. akhirnya, karena kita ngidem Bakso, masuklah kami ke sebuah warung Bakso, tapi yang sisa hanya bakso urat. Lagi, lagi dan lagi.. kami pindah ke warung sebelah yang menjual Bakmi dengan harga yang cukup mahal menurut saya, karena tujuan utama yang ingin kuliner rakyat.. Ya sudahlah, yang penting makan...hahaha... Untung saja, teman saya membawa mobil, jadi mo muter2 kemana aja pun, sok atuh..hahaha.. Tapi bener deh..saya baru sangat2 menyadari.. Jakarta itu sangat susah banget kalo mo cari sarapan untuk jajanan kuliner ataupun teman2nya. Jakarta baru hidup kalo di malam hari kayanya..hehe... Thanks, ciao ;) --- In [email protected], "mediacare" <mediac...@...> wrote: > > Kalau siang jarang ya mbak yang open air, biasanya mereka cuma dapat izin cuma jualan pada malam hari, karena kebanyakan warung tenda. Juga udaranya panas. > > Atau ke Blok S di Kebba, tapi jumlah penjajanya juga nggak begitu banyak dan hanya makanan tertentu yang enak. > > Kalau siang ya enaknya jajan di mall mbak, kan sekarang banyak food court yang menyediakan hidangan tradisional. > > Facebook: > Radityo Djadjoeri > > ----- Original Message ----- > From: Srirezki > To: [email protected] > Sent: Thursday, April 01, 2010 8:18 PM > Subject: [bango-mania] Re: [ask] Wisata Kuliner di Jakarta dengan Banyak Pilihan? > > > > Dear Mas Radityo, > > Saya tinggal di Benhil ;) > > jadi pengennya menjelajah daerah baru juga boleh, dengan wisata kuliner sepanjang jalan, kayanya seru tuh.. > > untuk siang-sore gini enaknya dimana yah? mungkin bisa informasiin tempat detailnya..thanks ;) >
