*Menikmati Mangut Welut di Pasar Godean*

* *
*Seberang Gerbang Pasar Godean, Jln Godean Km 15
Yogyakarta*

<http://kulineronline.files.wordpress.com/2010/04/pasar-godean-1.jpg>

Rabu 31 Maret 2010, saya bersama dengan Mas Eka sekeluarga dan Tami makan
malam di warung mangut welut godean. Kami singgah dalam perjalanan pulang
menjenguk Ichank yang sedang berkemah di PPSJ Kulonprogo, kebetulan melewati
Pasar Godean.

Mangut welut Godean ini dirintis oleh mBah Darmo pada tahun 1946, dengan
menu utama nasi mangut welut. Sejak tahun 1997 pengelolaan dilanjutkan oleh
Bu Surani (cucu mBah Darmo) bersama dengan suaminya, Pak Ngadiyono. Sejak
itu mulai ada menu tambahan gudeg, sayur daun singkong dan sambal krecek.

Warung 
Mangut<http://kulineronline.files.wordpress.com/2010/04/warung-mangut-1.jpg>

Warung mangut welut ini menyajikan mangut welut dengan bumbu mangut yang
lebih pedas karena menggunakan laos. Sedangkan menu tambahan lainnya berupa
gudeg, sayur daun singkong, sambal krecek, lele goring, lauk pauk baceman,
telur, wader dan krupuk. Minumannya hanya menyediakan teh. Jam buka warung
dari jam 6 sore sampai 10 malam.


Melayani Pembeli<http://kulineronline.files.wordpress.com/2010/04/menjual-1.jpg>

Tempat berjualan berupa warung kecil yang bersebelahan dengan penitipan
sepeda motor, di lengkapi dengan 3 buah lincak bamboo. Dagangan digelar di
bagian depan, dan pengunjung menikmati makan malam di dalam, di atas lincak.
Kami memesan nasi mangut welut yang datang tidak berapa lama setelah
dipesan.


Makan 
Malamku<http://kulineronline.files.wordpress.com/2010/04/makan-malamku-11.jpg>

<http://kulineronline.files.wordpress.com/2010/04/makan-malamku-11.jpg>

Seporsi mangut welut terdiri dari nasi, mangut welut dan sambal goreng
krecek. Saya kemudian menambah dengan 2 buah kerupuk dan seekor lele goreng
untuk melengkapi lauk.

Menikmati<http://kulineronline.files.wordpress.com/2010/04/menikmati-11.jpg>

Saya pun kemudian menikmati makan malam dengan sepiring nasi mangut welut,
lele goreng dan kerupuk. Menurut saya mangutnya enak, kuahnya cukup pedas,
welutnya empuk tidak a lot, tulangnya lunak sehingga bias dimakan. Nasinya
juga empuk, pulen, dan lele gorengnya juga enak.

Setelah makan, mBak Ungah membayar makan malam kami. Untuk makan malam
berempat, menghabiskan uang 35 ribu, sangat murah sekali. Ternyata seporsi
mangut welut hanya 6 ribu.

Welut 
Goreng<http://kulineronline.files.wordpress.com/2010/04/welut-goreng-1.jpg>

Sebelum pulang, saya menyempatkan diri membeli welut goreng di Pasar Godean.
Ada sekitar 35 penjual welut goreng yang berjualan di sini sejak pagi.
Sekilo welut goreng harganya 50-60 ribu, tergantung porsi tepungnya (harga
tanpa menawar). Saya membeli sekilo welut goreng yang harganya 60 ribu
karena tepungnya sedikit untuk oleh-oleh dan dimakan di rumah.

Menurut saya, mangut welut dan penjual welut goreng di Pasar Godean layak
dikunjungi oleh pecinta kuliner terutama yang menyukai welut dan mangut.

*Daftar Harga:*
1. Nasi Mangut Welut Rp. 6000,00
2. Welut Goreng Rp 60.000,00

-- 
~tomo~
http://kulineronline.wordpress.com

Kirim email ke