Terima kasih mas Agung (manager Restoran Omah Sendok) dan teman-teman yang 
menanggapi subyek tentang Pajak yang dikenakan saat bersantap di restoran.

Sepertinya sudah cukup ya, dan kita sudahi saja. Dari diskusi ini dapat kita 
rangkum masukan dan opini dari 3 sisi:

1. Sisi konsumen/pelanggan
2. Sisi manajemen/pemilik gerai penjual makanan
3. Sisi pemerintah (pemungut pajak)

Diskusi ini menurut rencana akan kita  bahas lebih mendalam dalam sebuah 
talkshow yang kita sebut OBama (Obrolan Bangomania). Dahulu pas bukber Kobama, 
Mas Yogi dari Bebek Yogi pernah mengusulkannya, mengingat dia sebagai pebisnis 
kuliner merasa "diperas" oleh petugas pajak dari Pemda (cmiiw). Dan sekilas Mas 
Yogi pernah menanggapi soal topik ini di milis soal "pemerasan" tersebut.

Untuk Mas Wisnu selaku pemilik Cafe Tungdeblang di Semarang mohon dapat 
memaklumi begitu panasnya komentar dari beberapa member milis selaku konsumen. 
Mereka sebetulnya tidak menyalahkan pemilik gerai mengutip pajak, tapi 
menyalahkan pemerintah/pemda yang mengutipnya, akibat banyak "gayus-gayus"nya.

Sekian dan terima kasih

Salam,

Moderator




Facebook: Radityo Djadjoeri
YM: radityo_dj
Twitter: @mediacare


  ----- Original Message ----- 
  From: Agung S 
  To: [email protected] 
  Sent: Saturday, May 01, 2010 8:25 AM
  Subject: Re: [bango-mania] Masih ada Tax/Pajak kok (was: JANGAN MAU BAYAR PPN 
untuk MAKAN dan MINUMAN...


    
  Wah....rasanya pajaknya sendiri sih wajar2 saja selama memang peraturannya 
seperti itu........yang gak wajar adalah  Gayusnya .........



  Pada 30 April 2010 10:28, romadhon ardiansyah <[email protected]> 
menulis:

      
    wah2, klo dipikir2, kita banyak banget ya bayar pajaknya..gampangnya gini, 
gaji kita kena pajak penghasilan. terus klo gaji itu buat beli makanan di 
restoran kena pajak juga..jd, udah sekian persen gaji kita yg abis buat bayar 
pajak. terus yg saya belum tau, bayar pajak PP1 itu berdasarkan penjualan atau 
keuntungan sih?terus itu disetor ke pusat dalam bentuk pajak PPh perusahaan 
atau dalam bentuk lain?ada yg punya info? abis klo dipikir2 enak dong ya 
restoran dan hotel selama ini karena pajak mereka konsumen yg bayar



    2010/4/29 Agung S <[email protected]>


        
      Rasanya semua pemain dibidang ini tetap mengikuti aturan yang ada
      yaitu pembayaran PB1 kepada pemerintah. Tinggal tergantung yg
      menjalankannya, ada harga menu yg tertera sdh dimasukkan 10% & ada yg
      masih harga nett dan nantinya ditambahkan tersendiri. Mengenai PPN
      rasanya tidak pernah ada kaitannya dengan harga makanan/minuman.
      Mungkin dulu ada beberapa resto yg membebankan service kepada tamu
      hingga 11% yg kalau ditotal dng PB1 menjadi 21%. Tapi sekarang sudah
      jarang sekali yg menerapkannya, kecuali hotel2 & resto kelas atas.
      Demikian sedikit share nya mungkin membantu....

      Salam,
      Agung
      ServeSmart Indonesia
      Resto Consultant & Coaching Specialist



      On 4/27/10, Fransiskus Andi Indromojo <[email protected]> wrote:
      > Sekedar tambahan.. Tadi jg makan di salah satu resto sushi yg theme nya
      > ijo.. Nama pajaknya confirmed PB1... *sigh*
      >
      > Thanks & Regards,
      >
      > fr...@mobile
      > -许福贤-
      > ::Fiat Mihi Secundum Verbum Tuum::
      >

      > -----Original Message-----
      > From: Liana <[email protected]>
      > Date: Mon, 26 Apr 2010 13:07:41

      > To: [email protected]<[email protected]>
      > Cc: [email protected]<[email protected]>
      > Subject: Re: [bango-mania] Masih ada Tax/Pajak kok (was: JANGAN MAU 
BAYAR
      > PPN untuk MAKAN dan MINUMAN...
      >
      > Ya inti emang tetap byr pajak kok dr dulu seingat saya emang bukkan 
pajak
      > pertambahan nilai tp pajak pembangunan 1. Ya apapun namanya tetap harus
      > dibyr konsumen gitu.
      >
      > Sent from my iPhone
      >
      > On Apr 26, 2010, at 10:59 AM, [email protected] wrote:
      >
      > Berarti intinya mau PPN ato PPn ato PP1 ato PP10 pokoknya tetep kena 
pajak
      > 10% jadi yah ga efek lah hehe
      >
      > Sent from my BlackBerry®
      > powered by Sinyal Kuat INDOSAT
      >
      > From: Ali Bagus Antra <[email protected]>
      > Date: Mon, 26 Apr 2010 02:07:33 -0700 (PDT)
      > To: <[email protected]>
      > Subject: Re: [bango-mania] Masih ada Tax/Pajak kok (was: JANGAN MAU 
BAYAR
      > PPN untuk MAKAN dan MINUMAN...
      >
      >
      > iya betul...PP1 kalo ga salah.begitu kata karyawan dispenda. pajak 
daerah
      > buat makanan dan minuman.jd memang masih ada ternyata.bukan pp10,tp pp1
      >
      > --- Pada Sen, 26/4/10, Fransiskus Andi Indromojo 
<[email protected]>
      > menulis:
      >
      > Dari: Fransiskus Andi Indromojo <[email protected]>
      > Judul: Re: [bango-mania] Masih ada Tax/Pajak kok (was: JANGAN MAU BAYAR 
PPN
      > untuk MAKAN dan MINUMAN...
      > Kepada: [email protected]
      > Tanggal: Senin, 26 April, 2010, 1:22 AM
      >
      >
      > sekedar info saja.. saya tadi baru makan di foodcourt di suatu mall 
deket
      > bunderan HI...
      >
      > ehh.. masih ada tuh pajek 10%.. tulisannya PPB1... nah luh.. apa pulak 
itu
      > PPB1...
      >
      >
      >
      > --
      > Thanks & Regards,
      >
      > fr...@webmail
      > -许福贤-
      > ::Fiat Mihi Secundum Verbum Tuum::
      >
      > 2010/4/26 Ali Bagus Antra <antra...@yahoo. com>
      >
      > saya sempat mengkonfirmasi tentang ini ke pegawai dispenda di Bandung.
      > Mereka bilang memang PPN itu sudah sejak lama ditiadakan. Sekarang yang 
ada
      > kalo di Bandung tuh PP 10,yang besarnya (10%) ditentukan oleh perda dan 
bisa
      > saja berbeda di tiap daerah. dia janji untuk membawa salinan perda nya.
      > nanti kl sy sudah baca sy infokan lagi disini...
      >
      > --- Pada Sen, 19/4/10, Berthold Sinaulan <bertholdsinaulan@ yahoo.com>
      > menulis:
      >
      > Dari: Berthold Sinaulan <bertholdsinaulan@ yahoo.com>
      > Judul: [bango-mania] Masih ada Tax/Pajak kok (was: JANGAN MAU BAYAR PPN
      > untuk MAKAN dan MINUMAN...
      > Kepada: bango-mania@ yahoogroups. com
      > Tanggal: Senin, 19 April, 2010, 6:53 PM
      >
      >
      >
      >
      > Ya, betul. Saya juga makan di beberapa tempat di Jakarta, masih tertulis
      > tax. Tapi kalau di salah satu restoran pizza di Jakarta, memang hanya 
tax 10
      > persen saja, nggak ada lagi yang lain.
      > Saya tanya ke beberapa teman, info yang saya terima memang tax untuk 
beli
      > makan dan minum masih ada kok, cuma mungkin namanya bukan PPN lagi. Tks.
      >
      > Berthold
      >
      > --- On Tue, 20/4/10, akyu delima <delima...@gmail. com> wrote:
      >
      > From: akyu delima <delima...@gmail. com>
      > Subject: [bango-mania] RE:FW: JANGAN MAU BAYAR PPN untuk MAKAN dan
      > MINUMAN...
      > To: bango-mania@ yahoogroups. com
      > Date: Tuesday, 20 April, 2010, 8:29 AM
      >
      >
      > kmaren pas saya makan di Ramen 38 MAG, tertulis di struk Gov Tax 11% dan
      > service Tax 10%... lumayan kan..
      >
      > iseng lah saya bertanya sama kasirnya.. gov tax itu apa yah mbak??
      > waduh mbak saya jg nga gitu tau yah.. dari pengelolahnya sih mbak.
      >
      > well.. ini sih lebih mahal dari PPN wkwkkwkww... .
      >
      >
      >
      >
      >
      >
      >
      >
      >
      >
      >
      >




    -- 
    Romadhon Ardiansyah
    0856 7 621 631




  

Kirim email ke