Serasa kembali ke kampung halaman: Menyantap menu-menu tradisional di Restoran Kemiri
Yudo Widiyanto Kangen menikmati makanan khas kampung halaman? Jika kondisi tak memungkinkan mudik sekadar untuk bersantap, sambangi saja Restoran Kemiri di Pejaten Village, Jakarta. Di sini, Anda bisa mengobati rindu dengan masakan kampung halaman Anda. Ya, restoran ini memang menyajikan aneka menu khas Indonesia. Restoran Kemiri mengusung konsep mirip food court, namun tetap dengan suasana khas sebuah restoran. Memasuki Kemiri, tampak sekitar 20 outlet yang menyerupai warung tradisional berjajar rapi di bagian tengah resto. Pemilik Restoran Kemiri memang sengaja mengambil konsep warung tradisional. "Saya ingin pelanggan yang berada di restoran merasa dikelilingi warung-warung tradisional yang mengingatkan kampung mereka di masa kecil," tutur Presiden Direktur Restoran Kemiri Alvert Buntaran. Nuansa tradisional semakin kental dengan berbagai aksesori khas Indonesia yang menghiasi ruang resto ini. Di salah satu sudut ruangan ada sebuah becak. Sementara dinding ruangan dihiasi lukisan dan foto yang menggambarkan aktivitas masyarakat di pasar. Puluhan lampu antik yang menerangi ruangan cukup berhasil menghadirkan suasana kampung. Ruangan resto juga dikelilingi pohon buatan yang membuat suasana serasa rindang. Agar kesan kampung kian mencuat, beberapa layangan sengaja dibikin tersangkut di pohon-pohon itu. Bisa pesan satu ekor kambing Banyak menu tradisional khas Indonesia yang tersaji di resto ini. Mulai Nasi Goreng Kampung, Nasi Liwet, Mi Goreng Jawa, hingga Kambing Guling. Tak lupa, tersedia beragam minuman tradisional, seperti Es Goyang dan Es Teler. Sebagai penggugah selera, Anda bisa mencoba mengawali acara bersantap dengan memesan Serabi khas Solo. Serabi di Kemiri ini dimasak pakai tungku arang. Bila Serabi sudah matang, kuah manis disiramkan pada serabi yang mengepul panas itu. Hm... enak. Oh ya, Anda bisa melihat langsung proses pembuatan Serabi ini. Jika tak begitu berkenan dengan Serabi, Anda bisa mencoba berbagai Asinan, seperti Asinan Bogor atau Asinan Jakarta. Kalau Anda ingin langsung makan besar, salah satu pilihan eksotisnya adalah Kambing Guling. Kalau kebetulan mengajak keluarga atau rombongan besar, Anda bisa memesan satu ekor kambing utuh. Tapi kalau datang sendiri, Anda bisa pesan satu ons atau sesuai kapasitas perut Anda. Rasa Kambing Guling di sini gurih dengan semburat manis karena memakai kambing muda. Dagingnya tampak garing, tapi saat digigit, daging terasa begitu empuk. Jangan lewatkan Nasi Liwet. Di Kemiri, Nasi Liwet disajikan dengan piring rotan beralaskan daun pisang. Kesan Jawa sangat terasa pada nasi yang berasa gurih ini. Kalau sudah puas dengan makanan utama, pesanlah Es Goyang atau Es Lilin. Hm... ini bakal mengingatkan pada jajanan semasa sekolah di kampung halaman dulu. * Menu rekomendasi Koki Restoran Kemiri: - Aneka asinan, harga Rp 28.000/porsi - Siomay, harga 32.000/porsi - Kambing Guling, harga Rp 49.000/ons - Nasi Liwet, harga 27.000/porsi - Nasi Goreng Kampung, harga 27.000/porsi - Nasi Bebek, harga 29.000/porsi - Es Goyang, harga 16.000/porsi - Es Teler, harga 18.000/porsi Person quoted: Alvert Buntaran (Presdir Restoran Kemiri) Restoran Kemiri Pejaten Village Lantai 3 Jl Warung Jati Barat No. 39, Jakarta Kontan - 14 Mei 2010 Facebook: Radityo Djadjoeri YM: radityo_dj Twitter: @mediacare
