Danny, ”Apresiasi Masyarakat Terus Merosot”
Khazanah Budaya Jabar Kini Terancam Punah?

CIREBON, (PR).-
Apresiasi masyarakat Jawa Barat terhadap budaya dan
kebudayaan khas daerahnya dinilai terus merosot. Hal
ini merupakan ancaman serius bagi kelestariannya.
Bahkan bila tidak diantisipasi bukan tidak mungkin
khazanah budaya Jabar bisa terancam punah.

Demikian ditegaskan Gubernur Jabar, H. Danny Setiawan
saat membuka acara "Silaturahmi & Dialog Budaya Jabar"
di Keraton Kasepuhan, Kota Cirebon, Rabu (6/7).
Kegiatan itu diselenggarakan LKC (Lembaga Kebudayaan
Cirebon), berisi dialog soal kebudayaan serta
pergelaran seni tradisional daerah di Wilayah III
Cirebon yang berlangsung di depan gedung Kantor
Bakorwil.

Di Keraton Kasepuhan, selain membuka acara itu,
Gubernur Danny juga melakukan dialog interaktif dengan
seniman, budayawan dan sejarawan dari Wilayah III
Cirebon dan daerah lain di Jabar. Mendampingi
Gubernur, Ketua DPRD Jabar, H.A.M., Ruslan, Sultan
Kasepuhan, H. Maulana Pakuningrat, Wakil Wali Kota
Cirebon, H. Agus Alwafier serta putra mahkota Kraton
Kasepuhan, P.R.A. Arief Natadiningrat yang juga
bertindak sebagai moderator.

Peringatan soal ancaman kepunahan budaya Jabar,
dikemukakan Gubernur Danny saat memberi sambutan di
depan sekira 100 peserta silaturahmi itu. Dituturkan,
belakangan ini ada kecenderungan kuat bahwa apresiasi
warga Jabar terhadap khazanah budayanya terus merosot.

Gempuran budaya barat yang menampilkan hedonisme dan
materialisme di balik kemajuan teknologi informasi,
menjadikan masyarakat Jabar secara tidak sadar
berpaling dari kebudayaannya. Hal itu diperkuat oleh
masih rendahnya tingkat kesalehan sosial masyarakat.
"Apresiasi masyarakar Jabar terhadap khazanah budaya
sendiri terus merosot. Ini sungguh mengkhawatirkan.
Misalnya apresiasi terhadap seni-seni tradisional,
nyaris sudah tidak ada lagi," ujar gubernur.

Menyikapi hal itu, Gubernur Danny meminta agar
masyarakat Jabar, khususnya para seniman dan
budayawan, harus lebih serius memperjuangkan
pelestarian seni-seni tradisional. Salah satu caranya
ialah dengan menghidupkan terus budaya-budaya lokal
yang menjadi modal bagi kebudayaan Jabar secara umum.

"Budaya lokal harus terus dihidupkan. Ini tanggung
jawab moral masyarakat, terutama seniman dan
budayawannya. Mereka dituntut harus bisa menghidupkan
sekaligus juga mengaktualisasikannya dengan kebutuhan
zaman. Acara seperti silaturahmi dan dialog kebudayaan
ini merupakan salah satunya yang perlu terus
dikembangkan sebagai momentum untuk membangkitkan
khazanah budaya Jabar," tuturnya.

Visi Budaya Jabar 2010

Menyinggung soal aktualisasi, Gubernur Danny meminta
seniman dan budayawan merumuskan identitas khazanah
budaya lokal. Setelah itu, menyusun konsep strategi
kebudayaan yang bisa terus sesuai dengan nilai-nilai
kekinian dan menyentuh kebutuhan warga.

"Kita harus merumuskan bagaimana supaya budaya lokal
bisa menjawab tantangan kekinian yang ada di
masyarakat. Misalnya sejauh mana budaya lokal bisa
menghidupkan perhatian terhadap persoalan kerusakan
lingkungan hidup, lahan kritis dan ancaman bencana
alam. Juga dengan bagaimana mengondisikan untuk
merangsang warga meningkatkan kualitas dan kuantitas
SDM dan banyak lagi," tutur Gubernur.

Pada kesempatan itu, Gubernur Danny juga mengemukakan
soal visi Jabar pada tahun 2010. Target itu sebenarnya
merupakan visi kebudayaan secara umum, bahwa Jabar
ingin menjadi provinsi termaju serta mitra terdepan
DKI Jakarta. "Visi itu merupakan program akselerasi
(percepatan) pembangunan. Ada beberapa misi yang
hendak dicapai, antaranya peningkatan SDM, pemantapan
pemerintahan dan kehidupan sosial berdasarkan agama
serta budaya lokal," tutur dia.(A-93/A-87)***

Baktos,

Rahman, Wassenaar/NL

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke