Budhyana, ”Sejumlah Sekolah Keberatan”
Bahasa Sunda Wajib Dipelajari Siswa SMA

BANDUNG, (PR).-
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat,
Drs. H.I. Budhyana, M.Si., menegaskan, muatan lokal
bahasa Sunda wajib dan harus konsisten dilaksanakan
oleh setiap SD dan SMP di kota maupun kabupaten di
Jawa Barat. Bahkan, sebagai bukti rasa tanggung jawab
dalam memelihara dan mengembangkan warisan Ki Sunda
yang saat ini mulai luntur, bahasa Sunda juga akan
diwajibkan di tingkat SMA.

"Di sejumlah sekolah swasta maupun negeri terutama SD,
muatan lokal bahasa Sunda mulai diterapkan, dan di
beberapa sekolah sudah menjadi salah satu persyaratan
kelulusan. Diharapkan tahun ini, pelajaran bahasa
Sunda sudah diwajibkan di SMA," ujar Budhyana,
didampingi Kepala Balai Pengelolaan Taman Budaya Jawa
Barat, Drs. Nunung Sobari, kepada wartawan, Selasa
(9/8). Dia mengemukakan hal itu di sela-sela jumpa
pers pergelaran sendratari kolosal "Runtuhnya
Alengkadirja" hasil garapan ikatan alumni dan siswa
tari SMKI/SMKN 10 Bandung (Ikalista).

Menurut Budhyana, memasuki tahun ajaran baru ini
bahasa Sunda akan kembali dijadikan mata pelajaran
wajib, sebagai muatan lokal di sekolah-sekolah umum
Jawa Barat mulai dari tingkat SD sampai SMA. Bahkan,
pelajaran bahasa Sunda sedang diusulkan agar menjadi
syarat kelulusan, seperti mata pelajaran bahasa
Indonesia atau pelajaran lainnya.

Untuk mewujudkan rencana tersebut, lanjutnya,
Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berupaya
melakukan koordinasi dengan instansi terkait maupun
pakar, praktisi hingga budayawan yang selama ini
menggeluti dan memperdalam bahasa Sunda.

Gubernur Jabar sendiri, kata Budhyana, pernah
menekankan agar bahasa Sunda dijadikan pelajaran wajib
muatan lokal di sekolah. Tetapi, untuk sementara tidak
diterapkan di sekolah-sekolah di daerah yang
masyarakatnya menggunakan bahasa daerah lain sebagai
bahasa ibu. "Tentunya akan ada pengecualian, yaitu
menggunakan bahasa daerah setempat sebagai pelajaran
bahasa untuk muatan lokal, seperti di Cirebon,
Indramayu atau Kuningan dan daerah yang berbatasan
dengan DKI Jakarta," ujarnya.

Merasa keberatan

Meski begitu, Budhyana mengaku banyak mendapat masukan
dari pihak sekolah yang merasa keberatan menjadikan
bahasa Sunda sebagai mata pelajaran wajib. Selain
karena kurangnya tenaga pendidik, juga banyak anak
didik yang mengeluh saat belajar bahasa Sunda karena
dianggap sulit dipahami.

Bahkan, di Kota Tangerang, Wali Kota H. Wahidin Halim,
telah menyetujui dan mendukung penghapusan muatan
lokal bahasa Sunda. "Alasannya, bahasa Sunda yang
dipelajari di wilayah Jawa Barat sangat berbeda dengan
kawasan Banten, sehingga para anak didik kesulitan
mempelajarinya," ujarnya.

Menyikapi hal seperti itu, pihak Dinas Kebudayaan dan
Pariwisata Jabar akan terus melakukan langkah-langkah
koordinasi dengan sejumlah instansi maupun tokoh
Sunda. Salah satu langkah yang ditempuh adalah
memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada seniman
Sunda untuk menggelar kreasi seninya.

Pergelaran "Runtuhnya Alengkadirja" yang akan digelar
12 dan 13 Agustus akan datang di Teater Tertutup Taman
Budaya (Dago Tea House), misalnya. "Dramatari kolosal
ini dikemas sangat menarik dan akan menjadi tontonan
anak-anak sekolah," ujarnya. (A-87)***

Baktos,

Rahman, Wassenaar/NL

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
<font face=arial size=-1><a 
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12hgl2m49/M=362343.6886681.7839642.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1123616309/A=2894352/R=0/SIG=11fdoufgv/*http://www.globalgiving.com/cb/cidi/tsun.html";>Help
 tsunami villages rebuild at GlobalGiving. The real work starts now</a>.</font>
--------------------------------------------------------------------~-> 

Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke