Baraya sajagat maya,
Kumaha atuh nya. Cenah mah IND teh beunghar ku
rajakaya, tapi lamun ditengetan rahayat na miskin...
loba teuing butitina :((
Oge, ieu aya artikel, cenah mah beunghar ku bahan
piubareun, tapi hese ubar lamun keur gering...
75% Tumbuhan Obat Dunia di RI
BANDUNG, (PR).-
Industri jamu Indonesia hampir tidak memiliki
ketergantungan impor. Hasil riset Lembaga Ilmu
Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan berbagai perguruan
tinggi menunjukkan, 75 % dari ribuan jenis tumbuhan
obat di seluruh dunia dapat ditemukan di berbagai
daerah di Indonesia.
Ramdan Panigoro didampingi Hadi Suprapto Arifin dan
Wina Erwina dari Panitia Pameran Internasional Jamu,
menyampaikan hal tersebut kepada "PR", Rabu (10/8).
Sejalan akan diselenggarakannya Pameran Internasional
Jamu yang pertama di Bandung.
Dikatakan Ramdan, Indonesia sendiri baru mampu
memanfaatkan sekira 180 jenis tanaman sebagai bahan
baku obat tradisional dari sekira 950 jenis tanaman
yang berkhasiat obat. Padahal, permintaan pasar
domestik maupun ekspor cenderung meningkat.
"Dari data gabungan perusahaan jamu, diperoleh
informasi, berbagai produk jamu Indonesia telah
memasuki pasar Asia Tenggara, Asia Timur, Timur
Tengah, Eropa, dan Amerika. Hal itu sangat
menggembirakan karena masih banyak produk lain dari
Indonesia yang mengalami hambatan dalam pemasaran
internasional," ujarnya.
Sementara itu, Wina Erwina menyampaikan, kekayaan jamu
Indonesia seperti itu belum mendapat porsi yang
memadai. Bahkan, indikasi menunjukkan, jamu sebagai
produk kekayaan lokal Indonesia saat ini terancam.
Hal itu, kata dia, dapat dilihat dari adanya
kecenderungan Malaysia yang akan menjadikan jamu
sebagai produk paten negaranya. Padahal, jamu
merupakan produk asli tradisi Indonesia. "Melihat
indikasi seperti itu, sudah sepantasnya bila Indonesia
mengembalikan citra jamu ini sebagai kekayaan
nusantara. Karena kalau melihat namanya saja, jamu itu
kan berasal dari kata jampi," ujarnya.
Oleh karena itu, lanjut Wina, pameran ini bertujuan
untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap
peranan jamu dalam pelestarian biokultural. Sehingga
penyelenggaraannya pun dilakukan bukan saja di
Indonesia, tetapi juga di 4 negara sekaligus. Di
Universitas Padjadjaran Bandung (Indonesia) pada 13-22
Desember, Arsinali, Greece (Yunani) pada 22 Okt-13
Nov, Leiden Belanda pada 19 Des-20 Jan, dan di
Singapura pada 2-20 Maret 2006. (A-148)***
Baktos,
Rahman, Wassenaar/NL
____________________________________________________
Start your day with Yahoo! - make it your home page
http://www.yahoo.com/r/hs
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
<font face=arial size=-1><a
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12hod1p3o/M=320369.6903865.7846595.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1123793352/A=2896110/R=0/SIG=1107idj9u/*http://www.thanksandgiving.com
">Help save the life of a child. Support St. Jude Children¿s Research
Hospital</a>.</font>
--------------------------------------------------------------------~->
Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/