Tali dan Simpul, Rahasia Matematika Bangsa Inca

Para ilmuwan telah mengumpulkan bentuk-bentuk
perhitungan berumur 500 tahun yang dilakukan pada
jaman kerajaan Inca. Tim berhasil memecahkan kode
matematika dari deretan khipu, struktur yang terlihat
jelas berupa tali yang berwarna dan diikat.

Para peneliti telah lama mengetahui bahwa Inca yang
hidup di sepanjang pantai timur Amerika Selatan dari
1400 hingga 1532 menggunakan cara demikian untuk
menggambarkan angka.

Tapi, baru pertama kali ini ditemukan hubungan
matematika di antara khipu-khipu tersebut. Cara ini
mungkin dapat membantu untuk menguak jenis informasi
yang disimpan.

Pengkodean angka khipu dalam bentuk simpul pada tali
tergantung pada tali penghubung bagian pangkalnya.
Semakin dekat simpul dengan pangkalnya, semakin tinggi
nilainya. Misalnya untuk menunjukkna angka ka 1, 10,
atau 100 tergantung pada posisinya.

Nilainya juga tergantung pada bentuk ikatannya. Simpul
tunggal sebagai kode angka sepuluh, seratus, atau
seribu. Simpul tunggal menunjukkan salah satunya,
sedangkan simpul yang banyak antara 2 hingga 9 buah
menunjukkan angka 2 hingga 9.

"Meskipun kami dapat membaca nilai numerik yang
ditunjukkan simpul pad tali, kami tidak tahu apa
mereka tunjukkan. Inilah yang menjadi tantangan
berikutnya," kata Gary Urton, seorang antropolog dari
Universitas Harvard yang merupakan penulis utama
laporan penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal
Science minggu ini.

Matematika modern

Urton dan koleganya Carrie Brezine menggunakan
kemampuan komputer untuk melihat hubungan numerik di
antara kumpulan tali-tali tersebut. Mereka
menganalisis 21 kelompok khipu yang ditemukan
seluruhnya pada 1956 dekat pemukiman Inca di lokasi
arkeologi Paruchoco di ibukota Peru, Lima.

"Ini adalah beberapa kelompok khipu yang ditemukan
sangat berdekatan sehingga paling tidak menunjukkan
bahwa beberapa orang menggunakannya dengan tujuan yang
sama," kata Urton.

Yang lebih meyakinkan lagi, tujuh khipu ternyata
menunjukkan hubungan numerik. Misalnya, nilai
penjumlahan seluruh tali dengan warna yang sama pada
sebuah khipu ditambahkan dengan nilai penjumlahan
tali-tali serupa pada khipu lainnya. Hasilnya,
penjumlahan khipu tersebut ditemukan pada tali-tali
serupa pada khipu ketiga.

Kematian atau pajak

Urton berspekulasi bahwa penjumlahan ini mungkin
menunjukkan jumlah pembayaran pajak. Perlu diketahui,
penduduk Inca membayar pajak dengan cara bekerja
beberapa hari dalam setahun pada proyek-proyek
negerinya. Ikatan tali dapat menggambarkan hitungan
hari, dan jumlahnya mungkin merepresentasikan jumlah
seluruh pekerjaan di area tertentu, kata Urton.

Bill Conklin, seorang arkeolog tekstil di Museum
Tekstil di Washington DC mengatakan bahwa penelitian
ini luar biasa, teliti, dan hebat. Tapi, ia
memperkirakan bahwa jumlahnya mungkin menunjukkan
hewan yang dikorbankan.

"Korban adalah hal yang penting di Inca," katanya.
"Jika mereka tidak melakukan ritual pengorbanan yang
benar, hujan tidak akan turun."

"Bisa juga demikian," kata Urton menambahkan bahwa
penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk
memecahkan hal tersebut. Timnya telah membuat database
jumlah, warna, dan ciri-ciri lainnya dari 290 khipu,
sekitar setengah dari 600 khipu yang ada. Mereka
berharap untuk menggunkannya untuk menemukan pola
lainnya.

http://www.nature.com/news/2005/050808/full/050808-11.html

Baktos,

Rahman, Wassenaar/NL

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
<font face=arial size=-1><a 
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12hp9ekck/M=323294.6903899.7846637.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1123854860/A=2896130/R=0/SIG=11llkm9tk/*http://www.donorschoose.org/index.php?lc=yahooemail";>Give
 underprivileged students the materials they need to learn. Bring education to 
life by funding a specific classroom project  
</a>.</font>
--------------------------------------------------------------------~-> 

Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke