Baraya, Lamun ngobrol jeung urang NL ngeunaan sajarah papisahna RI jeung NL lolobana mah teu nyarahoeun. Komo generasi anyar sapantaran pun bojo kahandap mah. Nepi ka ayeuna jadi keneh kaahengan, naon anu jadi musabab na ieu lambaran hideung dina sajarah NL nepi ka teu dipikawanoh... Dina minggu2 ieu loba pisan acara TV anu ngabahas ieu kajadian.
Najan elat oge jeung hararese oge, ahirna mah pamarentah NL sacara resmi 'mengakui' tanggal 17 Agustus ... Menlu Bot Akan Hadiri Upacara 17 Agustus Belanda Akui Kemerdekaan RI DEN HAAG, (PR).- Meski Indonesia sudah merdeka sejak 17 Agustus 1945, baru tahun ini Belanda mengakui tanggal tersebut sebagai hari kemerdekaan RI. Pengakuan dicerminkan dengan rencana hadirnya Menteri Luar Negeri Belanda Bernard Rudolf Bot dalam peringatan detik-detik Proklamasi 17 Agustus besok, di Jakarta. Menlu Bot menegaskan, kehadirannya pada upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 RI dapat dilihat sebagai penerimaan politik dan moral bahwa Indonesia merdeka pada 17-8-1945. Atas nama Belanda, ia juga akan meminta maaf. Bernard Rudolf Bot menyampaikan hal itu dalam upacara peringatan berakhirnya pendudukan Jepang di Hindia Belanda, Senin (15/8) di kompleks Monumen Hindia Belanda, Den Haag. Pernyataan Bot itu juga disaksikan Ratu Beatrix yang hadir meletakkan karangan bunga. Bot secara eksplisit mengungkapkan bahwa sikap dan langkahnya tersebut telah mendapat dukungan kabinet. "Saya dengan dukungan kabinet akan menjelaskan kepada rakyat Indonesia bahwa di Belanda ada kesadaran bahwa kemerdekaan Indonesia de facto telah dimulai 17-8-1945 dan bahwa kita 60 tahun setelah itu, dalam pengertian politik dan moral, telah menerima dengan lapang dada," demikian Bot. Pengakuan secara resmi soal kemerdekaan Indonesia pada 17-8-1945 selama ini sulit diterima para veteran Belanda, sebab setelah tanggal tersebut mereka dikerahkan untuk melakukan Agresi Militer. Belanda hanya mengakui kemerdekaan RI pada 27 Desember 1949 saat negeri itu menyerahkan kedaulatan kepada RI, minus Irian Barat. Menurut menteri yang lahir pada 21 November 1937 di Batavia (kini Jakarta) itu, sikap menerima tanggal kemerdekaan Indonesia pada 17-8-1945 dalam pengertian moral juga berarti bahwa dirinya ikut mendukung ungkapan penyesalan mengenai perpisahan Indonesia-Belanda yang menyakitkan dan penuh kekerasan. "Hampir 6.000 militer Belanda gugur dalam pertempuran, banyak yang cacat atau menjadi korban trauma psikologis. Akibat pengerahan militer skala besar-besaran, negeri kita juga sepertinya berdiri pada sisi sejarah yang salah. Ini sungguh kurang mengenakkan bagi pihak-pihak yang terlibat," tandas Bot. Doktor hukum lulusan Harvard Law School itu melukiskan berlikunya pengakuan seputar tanggal kemerdekaan dan hubungan Belanda-Indonesia itu seperti orang mendaki gunung. "Baru setelah seseorang berdiri di puncak gunung, orang dapat melihat mana jalan tersederhana dan tersingkat untuk menuju ke puncak. Hal seperti itu juga berlaku bagi mereka yang terlibat pengambilan keputusan pada tahun ’40-an. Baru belakangan terlihat bahwa perpisahan Indonesia-Belanda terlalu berlarut-larut dan dengan diiringi banyak kekerasan militer melebihi seharusnya. Untuk itu saya atas nama pemerintah Belanda akan menyampaikan permohonan maaf di Jakarta," tekad Bot. "Dalam hal ini saya mengharapkan pengertian dan dukungan dari masyarakat Hindia (angkatan Hindia Belanda-red), masyarakat Maluku di Belanda dan para veteran aksi polisionil," demikian Bot. Desakan pengakuan 17 Agustus telah lama mencuat di Belanda. Bahkan, pada saat HUT ke-50 RI (1995), Ratu Beatrix berencana hadir di upacara tersebut. Namun, PM Wim Kok yang mengalami tekanan dari dalam negeri, menentang keinginan Beatrix tersebut. Sang Ratu akhirnya hanya mampir di Singapura dan baru memasuki RI beberapa hari setelah upacara itu berlalu. Baktos, Rahman, Wassenaar/NL __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> <font face=arial size=-1><a href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12hbio9ig/M=323294.6903899.7846637.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1124234892/A=2896130/R=0/SIG=11llkm9tk/*http://www.donorschoose.org/index.php?lc=yahooemail">Give underprivileged students the materials they need to learn. Bring education to life by funding a specific classroom project </a>.</font> --------------------------------------------------------------------~-> Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
