Tarian Lebah Menunjukkan Lokasi Bunga Tahukah Anda mengapa lebah sering menari di depan sarangnya setelah ia mendapat sari bunga? Ternyata tarian itu merupakan kode untuk memberi tahu lokasi sari bunga pada rekan-rekannya!
Dengan bantuan radar, para ilmuwan berhasil menjawab pertanyaan kontroversial mengenai tujuan lebah melakukan tarian-tarian aneh dan mengibaskan tubuhnya. Tarian lenggak-lenggok yang populer itu sebenarnya berisi informasi mengenai lokasi nektar (sari bunga), seperti yang telah diduga sejak tahun 1960-an. Awalnya, ketika teori itu diungkapkan, banyak orang menanggapi dengan skeptis karena mereka tidak yakin lebah bisa memahami pesan kompleks seperti itu. Tapi kini pelacakan menggunakan radar berhasil membuktikan bahwa penerima informasi bisa mengikutinya. Tarian misterius Para peternak lebah sudah sejak lama bertanya-tanya apa tujuan tarian itu, mengapa lebah menunjukkan tarian misterius di hadapan teman-temannya saat ia pulang dari mencari sari bunga. Biasanya, sesaat sebelum memasuki sarang, seekor lebah yang membawa nektar akan melakukan gerakan-gerakan dalam delapan tarian. Mereka mengibaskan perutnya ketika menari, dan lebah-lebah lain akan mengerumuni dan memperhatikan gerakannya. "Bila dilihat sepintas, tarian itu sangat membingungkan dan seolah terdiri dari gerakan-gerakan tidak beraturan," kata peneliti dari Rothamsted Research, Joe Riley. "Namun bila Anda memperhatikan dengan seksama, Anda akan melihat pola-pola berbeda dan terorganisasi." Hal ini sebenarnya sudah pernah dicoba dijelaskan tahun 1960-an oleh Karl von Frisch, ahli hewan yang memenangkan Nobel. Ia mengatakan bahwa lebah-lebah sedang berusaha menyampaikan serangkaian instruksi tentang bagaimana menemukan sumber sari bunga ketika mereka menari. Arah yang ditunjukkan lebah ketika menari, menurut Profesor von Frisch, mengindikasikan arah sumber makanan relatif terhadap Matahari, sedangkan intensitas lenggak-lenggok mengindikasikan seberapa jauh sumber makanan itu. Teori itu kemudian diuji dengan membuat sumber-sumber makanan buatan dan mengamati apakah tarian lebah bisa menunjukkan dimana lokasi sumber tersebut. Hasilnya, lebah-lebah memang bisa menemukan sumber makanan, tapi para ilmuwan tidak yakin mereka mendapatkannya setelah memahami instruksi yang diberikan rekannya. Lebah-lebah itu sepertinya tidak bisa memecahkan kode-kode instruksi dalam tarian karena mereka butuh waktu lebih lama untuk menemukan sumber makanan dibanding perkiraan para peneliti. Ini membuat para peneliti mengambil kesimpulan lain. Menurut mereka, tarian itu sekedar usaha untuk menarik perhatian lebah-lebah lain, sehingga mereka bisa mencium bau sumber makanan dan mengikutinya. Petunjuk dalam tarian ist. Seekor lebah akan memberi informasi lokasi sari bunga pada rekan-rekannya ketika kembali ke sarang. Namun begitu, suatu uji coba terbaru menunjukkan bahwa teori Profesor von Frisch lah yang benar. Untuk membuktikannya, Profesor Riley dan rekan-rekannya memasang pemancar radar pada lebah-lebah yang telah menyaksikan tarian rekannya. Lewat radar, para peneliti bisa melacak rute yang digunakan lebah menemukan sumber makanan. Mereka mendapatkan, bahwa lebah-lebah itu langsung terbang ke sasarannya, tanpa harus mencari-cari. Untuk memastikannya, lebah-lebah dilepaskan di tempat berbeda, 250 meter dari sarang. Dan uniknya mereka terbang ke titik yang seharusnya ada sumber makanan. Ini berarti lebah benar-benar mengiktui instruksi yang disampaikan lewat tarian. "Ini adalah dukungan bagi teori von Frisch karena dalam percobaan lebah tidak mengikuti rute reguler atau mengikuti bau yang mungkin ditinggalkan lebah penari di udara," kata Prof Riley. Para peneliti juga menemukan salah satu alasan yang mungkin mengapa lebah-lebah butuh waktu lebih lama untuk mencapai lokasi sumber makanan. Mereka memang terbang langsung ke titik yang ditunjukkan, namun cukup lama untuk hinggap karena biasanya mereka melayang-layang dahulu. "Ini karena lokasi buatan itu tidak alami dan kurang wangi bagi lebah, sehingga mereka ragu," ujar Riley. Dalam kondisi normal, kata Riley, lebah akan mengikuti instruksi tarian untuk sampai ke lokasi sari bunga, sebelum akhirnya mereka memanfaatkan penciuman guna mencari titik persisnya. Namun dalam lingkungan laboratorium yang asing, hal ini sukar mereka lakukan. Dengan penemuan ini, maka kontroversi mengenai tarian lebah telah terjawab. Mereka ternyata cukup cerdas untuk memahami instruksi yang diberikan lewat tarian rekannya. (bbc.co.uk/wsn ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery. http://us.click.yahoo.com/X3SVTD/izNLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/ [Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
