> baheula, eta we contona saurna "semua agama adalah
> kendaraan menuju surga " janten hartosna ceuk
> anjeuna sadaya agama sami saena, sedengkeun jentre
> pisan dina agama abi mah " Inna Dinna Indallahi
> Islam " , teu aya deui agama nu pangleresna salian
> ti Islam. Upami dipedar didieu mah seueur pendapat
> anjeuna nu matak lieur teh. Sekedar informasi, upami
> teu lepat mah anjeuna teh kelebet salah saurang
> "pupuhu" di JIL ( Jaringan Islam Liberal ) nu
> sanesna diantawisna Kang Ulil Abshar Abdala...mung
> duka kumaha dugi ka ayeuna oge abi mah sok "lieur"
> upami ngabandungan JIL teh
Haturan Kang Dhanny,
Enya kaman wae yeuh... kakara ngelol deui. Sibuk
sigana mah nya he he he.
Duka naon alesanana Kang, ari kuring mah malah sahate
jeung ideu2 JIL teh. Anggota lain, simpatisan lain...
tapi ari kuring mah resep ngabandungan cara maranehna
milih topik2 kaagamaan anu paheut pakuat pakait jeung
kahirupan manusa di alam kiwari.
Mimiti kuring apal kana ieu kelompok teh, kuring
sababaraha kali dikirim artikel kubabaturan. Ti barang
harita, tara tinggaleun sok ngalongokan situs na.
Leupas tina perkara pro jeung kontra. Ajaran2 JIL
(urang sebut ajaran we ngarah gampang!) indit na tina
sikep anu ngahareupkeun 'mikir bebas', 'interpretasi/
tafsir'kamanusaan... ngadumaniskeun iman jeung akal.
Meureun ketah he he he...
Upama aya jalma anu teu satuju kana ieu cara mikir,
ceuk kuring mah wajar we, alus malah! Ngan anu sok
jadi paur teh... nya eta sok loba fihak anu sok
ngarasa 'pangbener'na, pek weh ngadedet2 maneh...
pasea weh. Lieur tah. Ari kuduna mah dialog...
diskusikeun we nya.
Tingali we kasus Ahmadiyah jeung JIL anu (arek)
diserbu! Sok sedih mikiranana...
Sakadar info ngeunaan JIL, bieu ngundeur di situs na:
(kade ulah dianggap kuring promosi)... mun teu satuju
urang obrolkeun deui we! ;))
Di Seputar Generik JIL
Oleh Hamid Basyaib
03/10/2005
Tujuan kami hanyalah menawarkan pelbagai kemungkinan
lain bagi aneka masalah keagamaan yang oleh banyak
orang dianggap telah baku, tuntas, dan karenanya tidak
mungkin selain tak ada manfaatnya dipersoalkan
atau ditinjau ulang. Pada hemat kami, banyak di antara
ihwal keagamaan tersebut terbuka untuk direnungkan dan
didiskusikan kembali.
Hanya beberapa beberapa bulan sejak berdiri, Maret
2001, Jaringan Islam Liberal (JIL) dikenal sebagai
kelompok yang turut menghangatkan perbincangan di
seputar masalah-masalah keagamaan di Tanah Air. Tujuan
kami mengumumkan pemikiran-pemikiran itu kepada publik
terutama umat Islam, tapi juga khalayak non-muslim,
termasuk di mancanegara -- bukanlah untuk membuat
mereka menganut paham JIL atau untuk men-JIL-kan
seluruh masyarakat muslim. Ambisi semacam ini tentu
tak pada tempatnya, selain tak realistis.
Tujuan kami hanyalah menawarkan pelbagai kemungkinan
lain bagi aneka masalah keagamaan yang oleh banyak
orang dianggap telah baku, tuntas, dan karenanya tidak
mungkin selain tak ada manfaatnya dipersoalkan
atau ditinjau ulang. Pada hemat kami, banyak di antara
ihwal keagamaan tersebut terbuka untuk direnungkan dan
didiskusikan kembali.
Kami menganggap banyak di antara doktrin-doktrin
keagamaan tersebut yang perlu dilihat secara lebih
jernih dan tajam; digeledah fakta-fakta sejarahnya,
dilacak asal-usul dan argumen-argumen
pembentukan/pembakuannya, dicermati maksud-maksud
pokoknya yang dapat berbeda dari bunyi teksnya di
permukaan, ditimbang relevansinya dengan situasi
kekinian.
Ringkasnya: supaya agama, sebagai sumber nilai,
berjalan seiring dengan kemanusiaan universal atau
bahkan menjadi pedoman yang wajar dalam mengilhami
perilaku hidup manusia di banyak bidang, sebagai
individu dan anggota masyarakat. Semua itu berlaku
untuk aspek-aspek sosial/publik (muamalah) agama ini,
bukan segi-segi peribadatan dan tata caranya, yang
merupakan urusan pribadi masing-masing dan memang
bukan pusat perhatian JIL.
Bahwa kemudian ide-ide JIL memunculkan kontroversi,
itu kami pandang sebagai risiko inheren, meski
kontroversi pastilah bukan tujuan kami. Sangat kami
sayangkan bahwa kontroversi itu berkembang menjadi
kekerasan atau fitnah.
Kini JIL menjadi sasaran empuk bagi aneka fitnah.
Segala ide yang dianggap nyeleneh dinisbatkan pada
JIL, padahal mungkin JIL sendiri bukan hanya tak
pernah berpendapat demikian tapi bahkan tidak setuju
dengan ide-ide itu. JIL telah dijadikan nama generik
untuk segala ide yang dipandang buruk tentang agama.
Isu terbaru adalah menyangkut sebuah buku berjudul
Indahnya Perkawinan Sejenis. Buku ini digosipkan
sebagai produk JIL, atau setidak-tidaknya pihak
penulis/penerbitnya punya hubungan dengan JIL. Isu ini
tidak benar. Meski kami menghormati hak orang lain
untuk mengutarakan pendapat mereka tentang hal itu,
kami tidak setuju pada isinya yang dicerminkan dari
judul sensasional itu.
Kami selalu siap mempertanggungjawabkan ide-ide JIL,
dengan keyakinan mendalam bahwa ide-ide itu belum
tentu benar. Sikap bertanggung jawab kami pandang
sebagai bagian dari martabat dan kehormatan. Kami
sendiri tidak akan, dan tak akan pernah, melakukan
fitnah terhadap siapapun. Sebab hal itu kami pandang
menciderai kehormatan diri, hal yang sangat
dipentingkan dalam Islam.
Kami berharap para pelontar fitnah pun kembali ke
kejernihan pikiran. Mari kita kembali bertukar pikiran
secara wajar dan sehat, sebagai cara kita menyatakan
bahwa kita termasuk orang-orang yang rendah hati
berhadapan dengan kebenaran mutlak yang merupakan
milik Tuhan. Dan perbedaan pendapat tidak harus
diakhiri dengan kata sepakat. Semua pihak sah untuk
tetap memegang pendapat masing-masing, bahkan setelah
semua argumen yang relevan dipaparkan.
Yang penting: semuanya dilakukan dengan wajar, sesuai
martabat kita sebagai manusia, dan dilakukan dengan
kejujuran maksimum. Semuanya demi mendekati kebenaran
yang merupakan hak mutlak Tuhan itu. [Hamid Basyaib]
__________________________________
Yahoo! Mail - PC Magazine Editors' Choice 2005
http://mail.yahoo.com
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital.
http://us.click.yahoo.com/ons1pC/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/
[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/