Walah.... ripuh atuh!
Gadis Arivia: Perempuan Bakal Bangkrut
Jakarta, Warkot
Kirim Teman | Print Artikel
Aktivis perempuan, Gadis Arivia, secara tegas menolak RUU Anti
Pornografi dan Pornoaksi yang tengah dibahas Komisi VIII DPR RI.
Menurutnya, isi RUU ini sama sekali tidak bersifat melindungi
perempuan, tapi justru jadi sebuah gerakan untuk membenci kaum perempuan.
"Sebagian perempuan setuju adanya RUU ini. Menurut mereka, RUU ini
punya semangat melindungi perempuan. Tapi buat saya, RUU ini punya
semangat untuk membenci perempuan karena perempuan itu seksi, erotis,
dan sensual. Perempuan memang begitu dan kita bangga disebut
demikian," ucapnya di forum diskusi Dewan Kesenian Jakarta (DKJ)
tentang "RUU Anti Pornografi dan Pornoaksi", di Taman Ismail Marzuki
(TIM), Jumat (6/1).
"Kalau kita lihat pasal-pasal di RUU ini, sebagian besar isinya soal
pengaturan tubuh perempuan, dilarang mengenakan busana ketat, dilarang
melakukan aksi atau gerak-gerik yang berlenggak-lenggok, atau
menimbulkan sensualitas," katanya. Menurutnya, kalau RUU ini disahkan,
perempuan Indonesia banyak yang akan bangkrut.
"Dengan adanya undang-undang itu, kita kena dampak, tidak bisa
melakukan aksi apa-apa. Kan ada BPPN yang mengawasi aksi pornografi
dan pornoaksi, dan banyak perempuan yang harus bayar denda Rp 200 juta
sampai Rp 1 miliar. Gimana kita enggak bangkrut," ucapnya.
Perempuan yang aktif di Jurnal Perempuan ini melihat RUU ini adalah
bentuk lain kekerasan negara terhadap perempuan. "Ini pelanggaran
serius, karena melanggar privasi perempuan, melanggar hak otonomi
perempuan untuk mengatur tubuhnya sendiri," kata Gadis.
Dia lebih setuju jika diadakan pengaturan untuk produk-produk berbau
pornografi. "Saya menolak undang-undang, tapi setuju adanya pengaturan
yang ketat. VCD film untuk dewasa harus dijual secara khusus, di
tempat tertutup, hanya untuk kalangan dewasa. Ini lebih mendidik,"
paparnya.
Gadis memberi contoh, "Perempuan Jawa masih banyak yang pakai kemben.
Apa mereka harus bayar denda Rp 200 juta? Jelas, ini budaya
patriarkis. Dari kajian feminisme, RUU ini terlihat sangat membenci
tubuh perempuan." (yus)
http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/
[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/